
# selamat membaca
setibanya di rumah sakit. Cindy di bawa masuk ke ruang IGD untuk mendapatkan perawatan. luka lecet yang di alaminya hanya di beri zalf khusus luka lecet. sementara untuk gusi yang membengkak, Cindy di sarankan untuk menemui dokter gigi.
awalnya Cindy menolak karena terkait wawancara yang harus ia hadiri sesaat lagi. tetapi pihak rumah sakit menahan Cindy karena kondisinya yang tidak memungkinkan untuk segera di pulangkan. bahkan Cindy sendiri tidak percaya dengan apa yang terjadi kepada wajah cantiknya itu.
"ya Tuhan. kenapa jadi begini wajahku?!" pekiknya pelan ketika ia mengintip dari kaca cermin di sudut ruang IGD tersebut.
seorang perawat yang melihat tingkah Cindy segera mendekatinya. lalu ia membujuk Cindy agar mau di periksa di poli gigi untuk mendapatkan perawatan.
"sayang kan mbak. kalau ga di obati terus. takutnya nanti kenapa napa giginya mbak. kan sayang loh mbak. masa cantik cantik tonggosan". ucap si perawat menakuti Cindy.
Cindy yang awalnya hanya syok dengan wajahnya, akhirnya pun menjadi ketakutan kala perawat mengatakan yang sebenarnya. lalu ia pun mau di bujuk oleh perawat tersebut untuk di periksa ke poli gigi.
alhasil Cindy di tahan di rumah sakit hingga dokter gigi tiba. sedangkan bapak tukang parkir tadi meminta ijin pada Cindy untuk pulang. akhirnya Cindy di tunggal -sendirian tanpa teman. tanpa ada yang di kenalinya di kota ini.
"belum apa apa aku udah naas duluan. ya Tuhan.. gagal lagi akunya dapat kerjaan layak". bathinnya menjerit.
beberapa saat kemudian..
di ruangan poli gigi. Cindy di periksa oleh seorang dokter spesialis gigi. ia melihat kondisi gusi Cindy yang membengkak.
"saya kasih anti bengkak dan radang nya dulu. kalau tiga hari masih belum mengalami perubahan. kamu harus datang untuk check up lagi". ujar sang Dokter.
"jadi. ini gusi saya yang bengkak apa ga bisa Dokter kasih say obat agar cepat hilangnya Dok". protes Cindy.
Dokter gigi tersebut menggeleng kan kepalanya.
"semua butuh proses mbak. ga bisa instant. kalau saya lakukan operasi sama gusi kamu ya bisa saja. tapi kan ga segampang itu". sahut si Dokter.
__ADS_1
akhirnya Cindy hanya di beri resep obat anti nyeri dan radang.
setelah menembus obat di apotik . Cindy kembali ke losmen semalam yang ia singgahi. ia beristirahat disana sejenak sampai nanti siang ia kembali lagi ke Jkt.
ia memandangi wajahnya di kaca. perawat di rumah sakit tadi memang benar jika keadaan dirinya sangat tidak memungkinkan untuk melakukan wawancara. yang ada bukan pekerjaan yang ia dapatkan, melainkan bulllyan.
beberapa jam kemudian..
Cindy terjaga dari tidurnya karena pihak losmen mengetuk pintu kamarnya. memberitahukan jika jadwal menginap telah selesai. Cindy memutuskan untuk kembali ke Jkt sore ini.
...----------------...
"aduh mak. ngagetin aja ni orang". pekik Merry.
ia yang baru saja keluar dari toilet, tetapi di kejutkan oleh seorang sosok laki laki tampan yang berdiri tepat di pintu masuk dari toilet wanita tersebut. dialah Alex yang sedari tadi dengan sengaja mengikuti Merry dan menunggunya di sini.
Merry melototkan matanya ketika ia tau pria yang ada di hadapannya adalah pria yang menyebabkan dirinya terpaksa berhutang hingga seratus juta.
ia menelan salivanya kasar. karena ia tau kesalahan dirinya. sementara pria yang ada di hadapannya kini hanya menyeringai dengan tatapan yang hendak ingin menerkam mangsanya.
"hellow dear.. how are you? ". sapanya ramah. tetapi bagi Merry mengandung bahaya.
Merry menyengir kuda. mencoba menenangkan situasi hatinya yang tiba tiba amburadul karena pria ini.
"are you dumb baby? ". atau ga ngerti bahasa inggris makanya tidak menjawab pertanyaan saya. hah? ". tanya Alex sinis.
Merry menundukkan wajahnya takut.
"gimana?". sudah terkumpul uang yang harus kamu bayar?". tanya Alex kembali.
__ADS_1
Merry masih menundukkan wajahnya dan menggeleng pelan. Alex tersenyum menyeringai. ia merasa puas mengerjai gadis yang ada di hadapannya kini. setelah dari tadi ia hanya mendengar ocehan gadis itu bersama teman temannya.
karena itu tiba tiba muncul ide jahilnya untuk mengerjai gadis itu hari ini. ketika Alex melihat Merry berjalan sendiri menuju ke sebuah toilet, segera ia mengikuti dan menunggunya hingga Merry keluar dari ruang toilet tersebut.
dan rencananya hari ini sukses. ia berhasil membuat gadis itu menunduk takut dan terdiam.
"benar benar mainan yang menarik". bathin Alex.
sementara Merry bersungut sungut di hatinya. entah mimpi apa dia semalam sehingga ia harus mengalami nasib naas hari ini. yaitu harus ketemu sama pria killer ini lagi.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
hai readers..
tak terasa waktu ramadhan telah memasuki di ujung waktu. aku minta maaf ya kalau ada salah salah kata..
terimakasih yang masih setia nunggu bonchapnya.
aku harap readers tetap semangat untuk nge
like
vote
komen
rate
favoritnya ya???
__ADS_1
Minal aidzin walfaidzin ya