
#selamat membaca Bonchap..
beberapa bulan setelah insiden kecelakaan pesawat..
"mama". gumam seorang gadis yang terjaga dari tidurnya.
"sudah bangun sayang". tanya seorang wanita yang di panggil Sonya.
yang sedari tadi memperhatikan wajah gadis yang di bawa oleh pemilik agency tempat ia menaungkan nasibnya.
gadis itu mengangguk pelan.
"mandilah lalu sarapan. tante tunggu di bawah". titah Sonya.
gadis tersebut menuruti perintah Sonya. ia beranjak dari ranjangnya menuju ke kamar mandi.
tak lama kemudian ia keluar dan menggunakan mini dress yang telah di sediakan di atas ranjangnya.
lalu ia turun menghampiri Sonya yang telah menunggunya di meja makan. Sonya memberinya sepiring sandwich dengan taburan keju diatas nya. dan juga segelas susu berkadar lemak rendah.
"habiskan sarapanmu. setelah itu ikut tante ya?. ujar Sonya ramah.
tak butuh waktu lama mereka menghabiskan sarapannya. setelahnya Sonya mengajak gadis itu keluar dari rumah mewahnya menuju sebuah salon sekaligus butik.
setibanya di salon pribadinya. Sonya menyuruh anak buahnya agar merubah total penampilan gadis yang di bawanya.
"ubah total penampilan nya. sekecil apapun jangan terlihat lagi dirinya yang sekarang ini". titahnya pelan dan tegas pada anak buahnya.
"baik madam". sahut karyawan nya.
"sayang. kamu ikut ya sama mereka". titah Sonya kepada gadis yang di sebut pemilik agency yang di panggil dengan sebutan My D itu.
gadis itu mengangguk pelan dan mengikuti arahan karyawan salon. sementara Sonya menghubungi seseorang di ponselnya.
beberapa jam kemudian...
Sonya terperangah kaget melihat penampilan baru dari gadis yang di bawanya. ia tersenyum puas melihat hasil dari karya anak buahnya.
"benar benar luar biasa. sungguh gadis yang menarik". gumam nya pelan.
"tinggal di asah sedikit lagi. aku yakin gadis ini adalah bisa menjadi aset yang berharga untukku nantinya". gumamnya seraya menarik sudut bibirnya.
lalu Sonya mengajak gadis itu keluar dari salon dan butiknya menuju ke suatu gedung yang akan merubah gadis itu dari yang biasa menjadi yang luar biasa.
__ADS_1
selama dalam perjalanan Sonya menyeringai senang. membayangkan pundi pundi yang akan terus mengalir ke sakunya, karena gadis ini.
"kau memang pintar tampan dalam mencari berlian yang tersembunyi". desisnya pelan seraya melirik gadis yang duduk di sampingnya.
...----------------...
hingar bingar musik pengiring para model yang berjalan di atas catwalk dengan begitu percaya diri. mereka saling tebar pesona dan unjuk kepiawaian mereka dalam berjalan sembari membawa produk produk yang mereka gunakan sebagai bentuk kerjasama antara pemilik produk dan masing masing model.
tetapi seorang lelaki yang bertulang lunak yang sedari tadi terus saja masih mengomel seraya memperhatikan para calon model yang di latihnya.
"hey girls. itu kurang tegak dadanya. ayok ulangi. punggung jangan di tekuk ya girls". tunjuk seorang laki laki yang bertulang lunak tersebut.
"aduh jangan begitu jalannya. ulangi. ulangi". hardik laki laki yang biasa di panggil Gery tersebut.
"itu dagunya di angkat sedikit dong. gimana sih kamu. bolak balik di kasih tau". hardiknya.
"eh kamu yang di sudut situ. bantuin tu cewek". titahnya.
"hey girls. senyumnya dong. expressi bibir lu girls. yang lu pake itu lipstick merk ternama". hardiknya kembali.
"isss susah deh kalau melatih anak kampung. ya begini ini. gimana mau dapat klien bagus kalau modelnya kayak gini semua. cuma modal cantik sama kulit putih mulus doang. bakatnya ga ada sama sekali". dumelnya pelan.
ia melirik sebentar ke arah calon calon model, lalu berpaling sebal dari mereka menatap ke arah sebuah foto yang di pajang di dinding Aula yang di pakai untuk melatih gadis gadis baru menjadi seorang model sexy and plus plus.
tak lama kemudian seorang wanita paru baya yang masih terlihat cantik dan sexy masuk dengan anggunnya. membawa seorang gadis yang terlihat dengan sorot mata yang masih polos. hanya perbedaan nya adalah pada penampilan nya yang telah di rubah oleh Sonya menjadi wanita yang siapa pun melihatnya menjadi tergiur untuk mendekati dan berkencan dengannya.
"hai girls...how are you today? ". sapa tante Sonya pada anak muridnya sekaligus ladang uangnya.
"fine tante". sahut semua.
para model model tersebut memang di latih untuk bisa berbahasa inggris pada umumnya. agar mereka juga memiliki nilai plus di mata klien mereka dan juga gampang jika mereka berinteraksi jika melakukan sebuah kencan.
sementara Gery sedari awal melihat gadis yang di bawa Sonya. netranya tak berpaling sedikit pun pada kecantikan dan keunikan yang di miliki gadis tersebut. ia merasa gadis tersebut berbeda dengan yang lainnya. Gery menarik sudut bibirnya. ia seperti menemukan sesuatu di dalam diri gadis itu.
"gimana Ger?. pelatihan nya untuk hari ini? ". tanya Sonya yang masih memperhatikan aset asetnya.
sementara yang di tanya masih berfokus pada gadis tersebut yang masih asyik celingak celinguk memperhatikan keadaan di sekeliling nya.
"Ger".panggil Sonya lembut.
"Gery!! ". panggil Sonya keras.
yang seketika itu juga membuyarkan lamunan Gery dari menatap gadis itu dan langsung berpaling menatap Sonya.
__ADS_1
"ahhh iya Nya. ada apa? ". tanya nya bego.
tentu saja hal ini membuat Sonya memutar bola matanya malas untuk mengulang pertanyaan yang sama pada salah satu asistennya tersebut.
"aku bertanya bagaimana pelatihan nya untuk hari ini? ". tanya Sonya dengan senyum yang di paksakan pertanda mulai kesal.
"oh itu. it's good. fine. mereka terlihat ada kemajuan sedikit". jawabnya dengan kikuk.
"sedikit? ". tanya Sonya seraya melirik nya sejenak. lalu menatap kembali pada aset asetnya.
"iya. hanya beberapa orang yang masih harus di latih keras. selebihnya itu anak boleh lu bawa". ujarnya mantap.
Sonya melirik Gery dan tersenyum puas. lalu ia pun mengarahkan netranya menatap keseluruhan aset asetnya.
"hai girls.. you have a new friend today. I hope you all can help this girl to be a model like you". ujar Sonya.
"please your cooperation". titah Sonya.
"yes madam". sahut semuanya.
"nice girls". balas Sonya puas.
"D". panggil sonya kepada gadis itu.
tetapi gadis itu masih bergeming. netranya menatap ke sebuah taman yang di penuhi bermacam bunga dan yang membuat ia terpaku adalah pada sebuah bunga yang berwarna putih yang tumbuh di antara bunga bunga Anggrek yang memiliki banyak warna.
sementara Sonya masih sabar menunggu gadis itu berpaling menatapnya setelah ia memanggil nya dua kali.
lalu Sonya menghampiri gadis itu yang berdiri dekat pintu taman bunga.
"My D sayang. kamu lagi apa ". panggilnya lembut.
tetapi yang di panggil tidak juga menyahut.
"kamu lihat apa sih? ". tanya Sonya kembali.
"Jasmine". ucap gadis tersebut.
Sonya mengernyitkan dahinya. dan mengulangi kata gadis itu.
..."Jasmine? "...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
dukung novel ini berupa like, vote, komen, rate and be your favorit novel ya?? "