Jasminka/Orchidea

Jasminka/Orchidea
prasangka


__ADS_3

Retha dan Satria menyusul Rendy dan yang lainnya untuk ziarah ke makam mama Jasmine. sekalian mereka juga menggelar doa untuk mama Jasmine dan juga Jasmine yang turut menjadi korban menghilang dalam insiden kecelakaan sebuah pesawat dua malam yang lalu. mereka berharap Jasmine masih bisa di selamat kan.


...----------------...


masih dalam suasana duka menyelimuti kampus f****** xxx. apa lagi mereka yang terjadwal satu sidang dengan Jasmine. terlebih Retha yang terakhir bersama Jasmine ketika di Jkt. tak ada tanda tanda atau intuisi apapun terhadap Jasmine malam itu. ia pikir ia bisa bertemu lagi dengan Jasmine sepulang dari sana. tapi nyatanya jauh dari expectasi nya.


pihak Badan Executive Mahasiswa menggelar doa bersama untuk Jasmine korban dari kecelakaan pesawat naas tersebut. foto dan karangan bunga di pasang di tempat Jasmine terakhir berdiri yaitu dimana setiap hari nya Jasmine menghabiskan waktunya menunggu bus. yaitu halte dekat kampus.


sementara seseorang yang setiap harinya memandang Jasmine dari seberang Jalan. dan baru beberapa hari yang lalu mengenal dan mengetahui namanya adalah Jasmine. hanya bisa memandang sendu foto gadisnya dalam spanduk yang di pasang di halte tersebut. dialah Andra yang menyukai Jasmine diam diam. 'Andra mencium lembut karangan melatinya sesuai dengan nama gadisnya. lalu ia meletakkan karangan tersebut di halte bersamaan dengan karangan bunga yang lain.


sementara ada seseorang yang memperhatikan tingkah Andra sedari tadi dengan perasaan nya yang bercampur aduk. dialah Cindy yang tanpa sepengetahuan Andra juga memperhatikan dan menyukai nya secara diam diam.


bukannya Cindy takut mengungkapkan perasaan nya. hanya saja pantang bagi seorang Cindy yang di kenal angkuh dan sombong menyatakan perasaan cinta untuk laki laki. karena selama ini laki laki lah yang selalu mengejar dan menyatakan perasaan cinta mereka ke Cindy.


meskipun kebanyakan dari mereka yang Cindy tolak. dalam hidupnya Cindy hanya beberapa kali berpacaran. itu pun secara backstreet. karena keluarga Cindy menentang suatu hubungan yang tak memiliki masa depan. karena itu dua kakaknya menjalani rumah tangga hasil perjodohan dari orang tuanya. alhasil Cindy pun kena imbasnya. pertunangan yang Cindy jalani saat ini pun juga hasil perjodohan orang tuanya.


mungkin di awal pernikahan kedua kakaknya tidak saling mencintai. tetapi seiring waktu berjalan mereka mengakui jika mereka mencintai pasangannya dan menjalani pernikahannya dengan bahagia.


mungkin karena itu jika seluruh anggota keluarga Cindy membujuk dan memaksa Cindy agar menerima pertunangan dari seorang lelaki tampan yang telah berusia matang. bahkan jika di lihat dari umurnya lebih cocok jika Lelaki tersebut menjadi pamannya.

__ADS_1


Tinnnnn..


bunyi klakson mobil membuyar kan lamunannya. ia melihat ke arah mobil. seseorang mengeluarkan kepalanya.


"non Cindy. Ayok pulang". ajak sang supir yang menjemput Cindy.


Cindy mendekati mobilnya sementara matanya masih memandang Andra. seseorang di belakang supir membuka pintunya. ia pun masuk ke dalam mobil. Cindy terpaku melihat seseorang yang sedang tersenyum padanya yang tak lain adalah tunangannya.


"hallo sayang. kamu ga tanya aku kapan datang? ". tanya lelaki tampan tersebut yang kerap kali di panggil namanya dengan sebutan mr. Alex tersebut.


"kapan datang? ".tanya Cindy datar lalu ia pun menundukkan wajahnya.


mr. Alex tersenyum melihat calon istrinya. ia mendekati Cindy dan memegang dagunya agar menatap Dirinya.


Cindy menggeleng kan kepalanya pelan.


"bagaimana dengan skripsi nya sayang". tanya Alex kembali.


"baik". sahut Cindy.

__ADS_1


"kapan jadwal sidang skripsi nya sayang? " Alex bertanya kembali.


"lusa". sahut Cindy datar.


Alex menarik sudut bibirnya. itu berarti tidak lama lagi calon istrinya akan segera di wisuda. yang berarti juga pernikahan mereka pun tidak akan lama lagi.


"setelah kamu wisuda kita akan segera menikah. sabar ya sayang". ujar Alex. lalu ia pun mencium ubun ubun kepala Cindy dan tersenyum.


sebenarnya dalam diri Alex bukannya tak ingin diri nya menjamah Cindy lebih jauh lagi. hanya saja ia tak ingin membuat calon istrinya yang masih hitungan umur jagung itu merasa tidak nyaman karena dirinya.


karena bagaimana pun ia mengerti jika gadis seusia Cindy masih butuh kebebasan untuk berekspresi. menunjukkan bakatnya pada dunia. ia pun berjanji jika setelah menikah nanti tidak akan pernah melarang sang istri untuk berkarier nantinya. ia akan memberikan ruang privasi kepada sang istri agar membuat si istri merasa nyaman hidup berumah tangga dengan nya.


sementara Cindy semakin mendekati wisuda bukan semakin bahagia tetapi semakin menderita bathin karena nya. sepanjang hari ia terus memikirkan Andra yang telah menjadi pujaan hatinya, dari pertama kali Cindy bertemu dengannya. hingga ia melihat seorang Andra mencium dan menaruh buket bunga seperti nama temannya yang menghilang.


"mungkinkah pak Andra menyukai Jasmine selama ini? ". bathinnya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


berikan cinta kalian untuk penulis berupa

__ADS_1


like, komen, vote and rate.


agar penulis punya semangat buat nge up bonchapnya.


__ADS_2