
Aira saat ini sedang membantu raihan packing semua barang milik rafqy, karena akan tinggal sementara di rumah ibu mertuanya, aira tidak menyisakkan pakaian di rumah bundanya, semuanya di bawa.
''Mas raihan, sama box bayi nya juga di bawa?? '' ucap aira.
''Gak usah box bayi nya maa, kan ada ayunan yang kita bawa. '' ucap raihan.
''Oke deh. '' ucap aira.
''Mas mau masukin semua ke mobil yah. '' ucap raihan dan aira mengangguk.
Raihan membawa koper dan tas berisi pakaian rafqy, dan merapihkannya di bagasi mobil.
''Raihan kamu lagi apa?? '' Ucap ayah mertua raihan yang melihat menantunya kesusahan.
''Ini ayah masukin pakaian rafqy. '' ucap raihan.
''Itu pakai mobil yang ayah ajah, itukan belakangnya terbuka, bisa untuk simpan barang juga. '' ucap ayah menunjuk mobil sport trill nya untuk di pakai raiha.
''Emang gak apa apa ayah. '' ucap raihan.
''Gak lah, kamu biasakan pakai mobil ayah janga merasa sungkan semua boleh kamu pakai, udah ahh ayah mau ketemu cucu ayah. '' ucap ayah mertuanya raihan.
Raihan langsung masuk mengambil kunci mobil nya dan segera merapihkan di belakang mobil nya.
Raihan kembali lagi ke kamar mengambil koper dan terus seperti itu sampai empat kali balikan, dan semua barang masuk di mobil sport milik ayah mertuanya.
Raihan masuk ke dalam kamar dan mendengar suara gemercik aira, dia langsung massuk ke dalam karena kebiasaan aira gak pernah mengunci kamar mandi.
''Mas raihan, sana ihh aku kan belum selesai mandinya. '' ucap aira kesal.
''Bareungan mandinya yah biar sebentar waktunya. '' ucap raihan dan aira mengangguk setuju.
Ternyata raihan membuat aira lama mandinya, karena dengan rayuan manisnya, aira luluh dan membantu raihan menyalurkan hasratnya dengan cara lain dan satu jam kemudian mereka selesai.
''Makasih istriku sayang. '' ucap raihan senyum cerah dan mencium kening aira.
''Iya mas raihan, awas yah jangan sekali kali lagi pegel tau ga tangan aku. '' ucap airacemberut.
''Gak janji sayangku. '' ucap raihan sambil berlalu keluar kamar karena takut istrinya menyubitnya lagi.
''Raihan apa apaan sih lari gitu. '' ucap ibu nya raihan yang melihat anak nya lari dari atas menghampiri nya di ruang keluarga.
''Takut aira nyubit ibu, ini semua cubitan aira. '' ucap raihan menunjuk lengan nya.
''Mana ga ada bekas juga. '' ucap ibu.
''Ada bu tadi. '' ucap raihan.
''Udah ahh, kamu itu aneh aneh ajah. '' ucap ibunya raihan.
''Rafqy mana ibu?? '' ucap raihan karena tidak melihat jagoannya.
__ADS_1
''Di bawa sama bunda. '' ucap ibu.
''Ohh, perpisahan yah, bunda sama ayah kan berangkat sekarang. '' ucap raihan.
''Iya kayanya, biarin biar melepas rindu. '' ucap ibu.
''Yaudah deh, raihan mau ke kamar ajah. '' ucap raihan dan ibu hanya geleng geleng melihat tingkah putra nya.
Raihan masuk ke dalam kamar dan memeluk aira dari belakang, karena aira sedang merapihkan make up nya.
''Sayang, kamu marah sama mas?? '' ucap raihan.
''Gak marah, cuma kesall. '' ucap aira.
''Sama ajah sayang. '' ucap raihan.
''Aku ga marah mas tapi jangan sekali kali lagi yah, aku lagi menyusui loh, gak baik sampai kedinginan kaya tadi, gimana kalau ASI aku jadi jelek kualitasnya. '' ucap aira.
''Iya maaf deh, nanti maa gak akan lagi deh. '' ucap raihan.
''Iya di maafkan. '' ucap aira.
Raihan membalikan tubuh aira jadi berhadapan dengannya.
''Aku sayang kamu istri cantikku, kamu dan rafqy segalanya buat aku, makasih. '' ucap raihan sambil mencium kening aira dan membawa kepelukannya.
Aira hanya tersenyum mendapatkan perlakuan manis dari suaminya, aira senang dengan semua nya dan sangat nyaman di pelukan raihan.
Aira dan raihan turun dengan bergandengan tangan, rafqy menangis karena ASI persediaannya udah abis, aira langsung membawa rafqi dan menyusuinya.
''Jagoan mamah haus yah. '' ucap aira sambil menoel noel pipi putra nya.
''Bunda sama ayah pergi sekarang, ayah mau ke tanggerang kumpul keluarga disana, kamu tinggal dulu di rumah ibu kamu yah, biar ada yang membantu menjaga rafqy. '' ucap ayah.
''Iya, ayah jangan khawatir, aku tinggal di rumah ibu, mau aku antar ke bandara ayah. '' ucap aira.
''Ga usah, ayah pakai sopir ajah kan mau ke rumah paman kamu dulu sayang, kartika kan lumpuh kakinya di amputasi satu, jadi sekalian longokin sekalian juga arisan keluarga. '' ucap ayah.
''Maaf aira ga bisa ikut yah ayah, salam ajah buat paman dan tanteu dari aira. '' ucap aira.
''Iya, nanti ayah sampaikan, ayah juga akan ke turki dan akan pulang saat mau launching pulau hayalan, paling dua bulanan. '' ucap ayah.
''Ayah sama bunda hati hati yah, jaga kesehatan dan jangan kasih aira adik baru. '' ucap aira dan membuat bunda melotot.
''Kamu itu bicara ngawur. '' ucap bunda.
''Becanda bunda. '' ucap aira sambil memangku rafqy agar air susunya ga balik lagi.
''Sini gendong dulu sama opa yah sayang. '' ucap ayahnya aira menggendong rafqy dan mencium semua wajah rafqy dan di ikuti bunda.
''Yaudah kita bareungan ajah yah sekalian perginya. '' ucap bunda.
__ADS_1
Ayah menggendong rafqy sampai masuk kedalam mobil dan raihan segera mengambil rafqy saat ayah memberikannya pada raihan.
ibu mertua aira pamitan dengan ayah dan bunda aira, aira sempat menangis di pelukan ayah dan bundanya.
''Cengeng banget deh, udah punya anak juga. '' ucap ayah.
''Ayah ma jahat deh, kalian hati hati yah selalu kabarin aira. '' ucap aira.
Raihan langsung bersalaman dengan kedua mertuanya, setelahnya ayah dan bunda masuk mobil dan mobil maju meninggalkan pekarangan rumah aira.
Supir membawa mobil ibunya aira, sedangkan ibu masuk ke dalam mobil bersama aira dan raihan.
''Tumben mau pakai mobil punya ayah, biasanya susah banget. '' ucap aira.
''Tadi gak cukup barang di mobil mas, terus ayah meminta pakai mobil ini biar barang masuk semuanya, yaudah mas langsung pakai ajah. '' ucap raihan.
''Iya gimana mas raihan ajah. '' ucap aira.
Ibu di belakang hanya jadi pendengar sambil memangku rafqy yang tertidur.
Satu jam kemudian mobil yang di kemudikan raihan sampai di pekarangan rumah ibunya raihan.
Ayah sudah menunggu di depan pintu karena ingin menggendong cucunya.
''Cucu opa bobo yah. '' ucap ayah yang melihat cucunya di gendongan istrinya sedang tertidur.
''Iya ayah, jagoan kita bobonya pulas. '' ucap ibu.
Aira keluar mobil dan bersalaman dengan ayah nya di ikuti raihan.
''Ini mobil mertua kamu apa mobil kamu?? '' ucap ayah.
''Mobil ayahnya aira, aku pakai dulu ayah, biar barang barang masuk semuanya. '' ucap raihan.
''Yaudah ayo, ayah bantu mengeluarkan nya dari dalam bagasi. '' ucap ayah nya raihan.
Raihan dan ayah sibuk merapihkan koper dan membawanya ke lantai atas ke kamar raihan, sedangkan aira di dapur dengan bibi untuk memasak makan malam.
Ibu raihan menidurkan cucunya di ruang tengah di atas ayunan yang raihan bawa agar rafqy nyaman tidurnya dan ga membuat ibu kesemutan karena terus memangku rafqy.
Ibu mendengar obrolan aira dan bibi di dapur, ibu sangat menyayangi aira malahan lebih sayang ke aira dari pada ke rere, aira mudah beradaptasi dan selalu menyamankan dirinya di rumah ibu dan gak kaku, beda dengan rere yang pemalu dan menjadikannya jarak dengan ibu mertuanya.
''Rumah ini hidup ada aira dan raihan, semoga mereka mau tinggal disini. '' ucap ibu nya raihan.
.
.
.
.
__ADS_1
...........