
raihan dan aira kini sedang di dalam kamar aira, mereka sedang mempersiapkan pakaian dan keperluan barang yang lainnya untuk nanti menginap di rumah raihan,
raihan keluar dari dalam kamar mandi, dengan handuk yang melilit di pinggangnya, dengan rambutnya yang basah,raihan mendekat ke aira yang sedang mengepak baju mereka berdua, raihan memeluk aira dari belakang, tapi aira tidak menghiraukannya, aira tetap fokus pada baju yang akan di bawanya, raihan kesal karena aira cuek dan tidak memperdulikannya, raihan langsung mengecup leher aira sampai meninggalkan jejak kemerahan, dan berhasil membuat aira kesal.
''mas apa apan sih geuli tau, sana pakai baju kamu, nanti keburu malam kita kan mau ke rumah ibu. '' ucap aira sambil melepas pelukan suaminya.
''ea sayang mas mau pake bajunya. 'ucap raihan sambil membuka handuk nya dan berhasil membuat aira teriak.
''aaaaaa, mas kenapa buka handuk disitu, sana ke ruang ganti. '' ucap aira sambil teriak dan menutup matanya, raihan seolah tuli dan tetap memakai pakaian nya satu persatu.
''mas kamu menodai mata perawan ku loh. '' ucap aira.
'' sayaaang, kamu harus terbiasa oke. '' jawab raihan enteng.
''udah selesai kan. '' tanya raihan kembali
''udah mas, semua udah siap tinggal pamit ke ayah sama bunda trus kita berangkat. '' jawab aira sambil membawa handuk bekas raihan utuk menjemur nya di tempat jemuran handuk.
raihan dan aira turun ke lantai bawah untuk pamitan,karena mereka akan menginap di rumah ibu raihan.
''ayah bunda aku sama mas raihan pamit eah. '' ucap aira sambil mencium tangan ayah dan bunda nya.
''ea sayang, kamu hati hati di jalananya, dan ini kasih ke ibunya raihan. '' ucap bunda sambil memberikan bungkusan kotak pada aira.
''ea bunda. '' jawab aira.
aira dan raihan saat ini sudah di dalam mobil, raihan terus melirik aira yang fokus dengan leptop di pangkuannya.
''sayaaang, kamu lagi ngerjain apa sih, fokus banget?? '' ucap raihan.
''lagi mendisain dekorasi pernikahan mas, tadi ada tamu undangan yang nanya ke nukeu tentang dekorasinya, dan nukeu memberikan nomer aku ke tamu undangannya. '' jawab aira.
''ohh gitu eah sayanng, bisa gak nanti ajah ngerjainnya aku pengen kamu fokus ke akua. '' ucap raihan.
__ADS_1
''mas aku sengaja ngerjain di perjalanan, biar nanti di rumah ibu aku fokus ke kamu. '' jawab aira sedikit gomball.
''so sweeet, kamu itu gombal nya receh sayang. '' ucap raihan sambil mencibir aira.
''stop mas, kamu fokus setir ajah jangan ganggu konsentrasi nya aku. '' jawab aira kesal karena raihan terus berceloteh.
''oke sayaaang, awas ajah aku balas nanti malam. '' ucap raihan tapi aira enggan untuk menjawab.
1 jam kemudian mobil raihan tiba di pekarangan rumah ibunya, raihan membuka kan pintu untuk aira lalu menggandeng lengan aira,mereka berdua pun masuk.
''Asalamualaikum.....'' ucap aira dan raihan
''walaikumsallam.... '' jawab rangga yang lagi duduk di kursi meja makan.
''kok sepi rangga, ibu sama ayah kemana?? '' tanya raihan.
''ibu sama ayah lagi istirahat kayanya. '' jawab rangga.
''yaudah deh kaka juga mau ke kamar ajah. '' ucap raihan sambil menggandeng lengan aira.
''aku mau rapihkan baju dulu ea mas. '' ucap aira.
''ea sayang. '' jawab raihan sambil memejamkan matanya dan tertidur.
setelah aira selesai merapihkan pakaian ke lemari, aira langsung turun ke bawah untuk membantu menyiapkan makanan untuk makan malam.
''bibi, boleh aira bantu?? '' ucap aira
''neng aira di kira bibi siapa?? '' ucap bibi
aira dan bibi memasak makanan untuk makan malam, mereka memasak sambil tertawa karena celotehan bibi yang bikin aira terus tertawa, ibu raihan keluar dari kamarnya dan mencari asal suara yang di dengarnya.
''siapa sih yang tertawa renyah gitu?? '' gumam ibu raihan,sambil berjalan dan asal suara itu di dapur ibu raihan kaget ternyata aira yang sedang tertawa dengan bibi di dapur,
__ADS_1
''sayaang, kapan kamu sampai?? '' ucap ibunya raihan
''ibu, aku tadi sampainya, ke ganggu eah gara gara suara aira. '' ucap aira.
''gak ko sayaang, ibu emang udah bangun ko. '' jawab ibunya raihan.
''kamu lucu gini pakai celemek, udah lepas dan ga usah masak eah, biar bibi ajah yang masaknya. ''ucap ibu nya raihan.
''gak ibu, aira mau bantu bibi ajah, ibu tunggu ajah eah biar bibi dan aira yang akan masak, lagian sebentar lagi juga selesai. '' ucap aira.
''yaudah deh ibu mau bangunkan ayah dulu eah, biar kita makan malam bareungan. '' ucap ibu sambil berjalan keluar dari dapur.
aira dan bibi telah selesai memasak lalu menyiapkan di meja makan dan menyusunnya,
''aira ke kamar dulu eah bibi mau bangunin mas raihan. '' ucap aira
''ea neng. '' jawab bibi singkat sambil tersenyum.
''neng aira udah cantik,baik,sopan lagi beda jauh sama neng kartika mantan pacarnya mas raihan dulu. '' gumam bibi.
aira masuk ke kamarnya dan raihan masih tidur terlelap, aira pun langsung menuju kamar mandi karena tubuhnya bau masakan, 10 menit kemudian aira selesai mandi dan keluar dari kamar mandi lalu masuk ke kamar ganti untuk memakai bajunya.
raihan mengerjapkan matanya dia belum full kesadarannya, raihan langsung duduk dan matanya mencari cari aira tapi tidak terlihat, aira yang baru selesai memakai bajunya langsung keluar dan melihat raihan sedang duduk dan menatap aira sambil tersenyum mania..
''mas mandi sana biar seugar badannya, trus kita makan malam bareungan yang lainnya. '' ucap aira sambil menyisir rambutnya,
''ea baaweel,cup. '' ucap raihan sambil mencium pipi kanan aira dan langsung berlari masuk ke dalam kamar mandi
''mesuuum. '' teriak aira dan membuat raihan tertawa mendengar nya
15 menit kemudian raihan keluar dari kamar mandi dan memakai baju yang telah di siapkan aira, raihan mendekat ke aira.
''nanti malam kamu siap kan sayaang, aku ga menerima penolakan eah, pokonya harus mau ea saayang. '' bisik raihan di telinga aira.
__ADS_1
aira hanya diam dan tidak menjawab ucapan raihan, dia langsung secepatnya keluar kamar untuk keluar menuju meja makan.