
Raihan masuk ke dalam ruangan rere di susul tirta, hendri dan putra.
''Sayang, kita pulang sekarang yah, takut kemalaman soalnya. '' Ucap Raihan.
''Oke mas, aku packing barang barang dulu yah. '' Ucap Aira.
Rafqy seakan tau suara papahnya dan menangis di gendongan rere minta di gendong Raihan.
''Ko jagoan anteu nangis heumm... '' Ucap Rere menangkan rafqy tapi rafqy tidak berhenti.
''Sini biar saya yang gendong, dia kenal dengan suara papahnya, makanya nangis minta gendong. '' Ucap Raihan dan Rere pun memberikan Rafqy padanya.
''Ihh bener berhenti nangisnya loh. '' Ucap Rere melihat Rafqy yang mendekap erat di gendongan Raihan.
''Naluri bapa itu namanya Rere. '' Ucap Hendri mengejek.
''Kan aku ga pengalaman, jadi ga tau kak Hendri. '' Ucap Rere.
''Kaka, kita juga ikut pulang yah, Olive nya udah bobo yuh kasian. '' Ucap Nukeu.
''Iya sayang, kamu rapihkan barang barang kamu sama Olive, biar kaka yang gendong Olive. '' Ucap Tirta.
''Kamu ikut pulang ke rumah ibu kan Rere. '' Ucap Aira.
''Gak deh Aira, Mommy di rumah kan sendiri, aku masih mau nemenin soalnya. '' Ucap Rere dan Aira mengangguk.
Raihan dan Aira pamit terlebih dahulu dan segera menuju mobilnya, Aira menyimpan barangnya di kursi belakang dan segera membawa Rafqy dari gendongan Raihan..
''Sama mamah dulu yah sayang, papah nya kan mau nyetir, Rafqy nanti lihatin papah yah. '' Ucap Raihan.
Aira masuk kedalam mobil setelah Raihan membuka kan pintunya dan menutup kembali, Raihan masuk ke dalam mobil dan segera melajukan mobilnya menuju pulang ke kediaman rumah Ibunya.
Satu jam kemudian Raihan dan Aira sampai di rumah, dan Aira masuk terlebih dahulu karena Rafqy tertidur.
Rumah dalam keadaan sepi dan Aira memilih langsung ke atas menuju kamarnya.
''Nyenyak nya jagoan aku. '' Ucap Aira sambil mencium kening jagoannya.
Aira masuk kedalam kamar mandi untuk segera menyegarkan tubuhnya karena lengket.
Di lantai bawah saat ini....
Raihan menenteng tas dan barang lainnya milik Aira dan jagoannya.
''Loh, ko kamu sendiri, mana cucunya ibu. '' Ucap ibu yang melihat Raihan hanya sendiri.
''Cucu ibu udah di bawa duluan tadi sama Aira. '' Ucap Raihan.
''Oh gitu yah. '' Ucap ibu.
''Yaudah Raihan ke kamar dulu bu, mau mandi badan raihan lengket. '' Ucap Raihan.
''Yaudah sana. '' Ucap ibu.
__ADS_1
Raihan masuk ke kamarnya dan mendengar gemercik air di kamar mandi, Raihan menyimpan barang bawaannya dan menyimpannya di dekat sofa.
Raihan duduk dan membuka ipednya, melihat laporan yang di kirim oleh putra.
Aira keluar dari kamar mandi dengan menggunakan handuknya, raihan meliriknya dan kaget melihatnya.
''Kamu sengaja yah mancing aku sayang. '' Ucap Raihan.
''Ngaco banget kamu, udah mas kamu memang mesum banget sih. ''Ucap Aira kesal.
''Sini dulu sayang. '' Ucap Raihan menepuk pahanya agar Aira mendekat.
''Gak mau mas. ''Ucap Aira.
Raihan berdiri dan langsung menarik tangan Aira dan mendekap di pelukannya.
''Kamu memang harus di paksa yah. '' Ucap Raihan sambil mencium bibir Aira.
''Stop mas, sana mandi. '' Ucap Aira saat melepas ciuman nya.
''Jangan gitu dong, pegang ini. '' Ucap Raihan menunjuk miliknya yang sudah tegak.
''Kamu emang mesum mas, mandi dulu sana. '' Ucap Aira.
''Gak mau sayang, dia minta dimanjain dulu. '' Ucap Raihan.
Aira mengerucutkan bibirnya sambil mendumel kesal.
Raihan mengecup leher aira dan memberi tanda nya, ntah kapan Raihan melakukannya, saat ini sudah polos.
Aira terus menerima sentuhan lembut dari suaminya.
''Disini sempit mas, emangnya bisa. '' Ucap Aira karena saat ini mereka sedang di sofa.
''Udah kamu nikmatin ajah yah sayang. '' Ucap Raihan dengan santainya.
Raihan mulai penyatuannya dan terus tanpa mendengarkan rengekan Aira.
Satu jam kemudian Rairan menyelesaikan nya.
''Terimakasih sayang, I Love You. '' Ucap Raihan sambil mencium kening Aira.
''I Love You Soumuch mas Raihan monster mesum ku. '' Ucap Aira sambil tersenyum.
''Monster mesum ini sudah memberikan kamu benih dan hasilnya sangat baik dan tidak mengecewakan. '' Ucap raihan.
''Bangga nya kamu mas, awas dong mas berat tau. '' Ucap Aira dan Raihan langsung duduk di sofa.
''Aku mandi duluan, awas kalau mas nyusul yah, tunggu aku selesai. '' Ucap Aira.
''Iya sayang, sana mandi duluan. '' Ucap Raihan.
Aira masuk ke kamar mandi dan segera mandi, dua puluh menit kemudia Aira keluar dengan piyama tidurnya, dan menggulung rambutnya dengan handuk.
__ADS_1
''Kamu takun mas nerkam lagi yah, makanya pakai pakaian di dalam kamar mandi. ''Ucap Raihan.
''Sana mandi mas. '' Ucap kesal Aira.
''Iya istriku yang bawell. '' Ucap Raihan.
Raihan masuk ke kamar mandi dan aira mengeringkan rambutnya.
Rambut aira sudah kering,Aira menyiapkan pakaian untuk suaminya dan menggantungkan handuknya,Aira merebahkan tubuhnya di samping jagoannya dan tak lama tertidur lelap.
''Malah tidur yah kamu, padahal belum makan malam. '' ucap raihan saat keluar dari kamar mandi.
Raihan memakai pakaianya dan segera turun untuk mska malam
''Mana Aira?? '' Ucap Ayah saat Raihan turun.
''Aira udah tidur ayah sama Rafqy. '' ucap raihan yang ikut gabung makan dengan ayah, ibu dan rangga.
''Yaudah ayo kita makan ajah. '' Ucap ibu.
Mereka berempat makan dengan keheningan, setelah selesai Raihan meminta Rangga ke ruangan kerjanya dan Rangga mengikutinya.
''Kaka serius yah Rangga, bukan kaka mencampuri urusan kamu, tapi ini demi ibu loh. '' Ucap Raihan.
''Ada apa emang nya kak. '' Ucap Rangga.
''Ada masalah apa sih kamu sama Rere, sampe rere pergi dari rumah dan kamu gak menyusulnya, kaka pasti udah susul kalau istri kaka pergi, selesaikan masalah kalian baik baik dengan kepala dan fikiran yang dingin jangan dengan emosi, ikatan pernikahan bukan untuk di permainkan loh. '' Ucap Raihan.
''Rangga bingung kak, Rere ahir ahir ini sangat cerewet loh, makanya Rangga ngebiarin dia pergi dan ga menyusulnya, kalau butuh juga dia akan balik lagi kesini kak. '' Ucap Rangga.
''Hadeuuh, kamu itu aneh, cewe emang cerewet loh malahan Aira lebih cerewet dan bawel dari Rere, tapi kaka enjoy. '' Ucap Raihan.
''Bukan Cerewet itu kak, Rere selalu ngajak Rangga periksa, Rangga sibuk banget kaka, kalau kaka ga percaya tanya ke ayah, kemarin Rangga membuat kerugian ke perusahaan ayah, Rere terus ajah nyerocos di rumah, Rangga pengen tenang loh pulang ke rumah, bukan di recokin Rere. '' Ucap Rangga.
''Kalian memang sama sama keras kepala makanya susah nyari jalan tengahnya, kalau urusan perusahaan kenapa kamu ga nanya ke kaka, kaka akan bantu kanu loh Rangga. '' Ucap Raihan.
''Udah tanggung kak, kemarin udah stabil lagi. '' Ucap Rangga.
''Syukur lah kalau gitu, tapi tetap bicarakan baik baik dengan Rere. '' Ucap Raihan dan Rangga mengangguk.
''Udah ahh, kaka mau istirahat dan kamu coba renungkan semuanya. '' Ucap Raihan sambil keluar dari ruang kerjanya.
.
.
.
.
.
........
__ADS_1