
Di arena basket saat ini.
Setelah rangga selesai dengan pertandingannya, rangga masuk ke final karena memenangkan kembali pertandingannya, rere dengan sabar menunggu rangga, setelah rangga selesai dengan aktivitasnya, rangga menghampiri rere dan mengajaknya makan terus belanja pesanan aira.
''Ayo sayang, kita cari makan dulu, perutku laper banget. '' ajakan rangga pada rere dan membuat rere diam karena jantungnya berdetak kencang.
''Ayo kita cari makan. '' jawab rere tanpa melihat wajah rangga.
Rere dan rangga berjalan, rangga terus menggenggam tangan rere, karena rangga begitu nyaman dengan menggenggam erat tangan rere, saat mereka makan siang di sebuah kedai, dua wanita menghampirinya dan tanpa aba aba salah satu wanita itu menumpahkan air minum pada kepala rere,dan membuat rangga murka.
''Apa yang kamu lakukan sania, saya bisa melaporkan kamu saat ini juga, karena disini kejahatan sekecil apapun bisa di pidanakan, tunggu sebentar polisi akan menangkap kamu. '' ucap rangga dengan marahnya.
Beberapa menit kemudian polisi datang dan menangkap sania, karena kejahatan sedikitpun di negara itu bisa langsung di pidanakan, rangga langsung membawa rere keluar dari kedai dan sebelumnya memberikan bukti cctv pada polisi.
''Maafkan aku rere, kamu baik baik aja kan rere?? '' ucap rangga sambil menggenggam tangan rere.
''Aku baik baik aja ko rangga, kamu ke swalayan sendiri eah, aku nunggu di mobil ajah. '' ucap rere.
Setelah sampai di swalayan, rangga langsung masuk dan segera berbelanja semua yang sudah di catat oleh aira, rangga membelikan makanan untuk rere dan juga minuman, setelah membayar ke kasir, rangga segera keluar dan langsung menuju mobil di parkiran,memasukan semua belanjaan ke dalam bagasi mobil.
''Kamu makan roti ini eah buat ganjal perutnya, tapi minum dulu biar lebih rileks. '' ucap rangga dan rere menerimanya lalu meminum nya.
''Kamu juga,ayo minum dulu trus kita makan rotinya berdua eah. '' ucap rere sambil memberikan botol minum pada rangga dan rangga langsung meminumnya.
Rangga dan rere memakan rotinya berdua dan sepanjang perjalanan menuju hotel tidak ada satu kata yang mereka obrolkan.
Sesampainya di depan pintu masuk hotel, rangga langsung membawa belanjaannya di bagasi dan meminta supirnya untuk pulang karena mereka ga akan kemana kemana lagi.
''Sini aku bawa satu belanjaannya, kamu pasti susah bawa belanjaan segitu banyaknya. '' ucap rere.
''Udah ga usah sayang, kamu tinggal tekan lift ajah biar kita bisa segera ke kamar. '' ucap rangga.
''Ini udah di hotel dan ga usah manggil sayang sayang lagi. '' ucap rere sambil melangkah masuk ke dalam lift.
''Aku pengennya terus manggil kamu sayang, dan pacaran kita ga pura pura lagi tapi nyata. '' ucap rangga.
''Jangan ngelantur kamu, perjanjian nya kan kita pura pura selama kamu bertanding. '' ucap rere tetap dengan pendiriannya.
''Aku serius rere, aku sayang ke kamu, ntah kapan perasaan ini tumbuh. '' ucap rangga.
''Kamu jangan membuat lelucon deh, aku ga suka. '' ucap rere.
''Aku harus membuktikan bagaimana ke kamu re, aku serius sayang ke kamu. '' ucap rangga kembali dan rere gak menanggapinya, dan langsung keluar lift menuju kamar hotelnya.
Di dalam kamar ternyata nukeu sedang maskeran dan kaget melihat rambut dan baju rere berwarna ping, nukeu repleks membuka maskernya dan menghampiri rere.
''Kamu kenapa rere, ini rambut lengket banget baju juga,ada apa sama kamu re?? '' ucap nukeu.
''Aku di siram sama nene lampir yang kemarin nyamperin kita di kedai keu, dia tiba tiba datang dan aku ga tau, dia tanpa aba aba langsung menumpahkan jus ke kepala aku. '' jawab rere
''Dasar nene lampir gila, trus mereka nasibnya gimana sekarang?? '' ucap nukeu karena dia tau kalau bodiguard selalu mengikuti kemana pun mereka pergi.
''Di tangkap polisi. '' jawab rangga yang tiba tiba masuk dan membawa belanjaannya ke dalam dapur.
''Bener itu re yang di bilang rangga?? '' ucap nukeu.
__ADS_1
''Ea keu, aku ga tau kenapa bisa ada polisi datang dan rangga memberikan rekaman cctv sebagai buktinya, udah ahh aku mau bersihin jus nya. '' ucap rere sambil masuk ke dalam kamar mandi.
Di perusahaan aira saat ini...
Aira dan pak sakti saat ini sudah menentukan 1 perusahaan yang akan bergabung dan bukan perusahaan aditia yang terpilih tapi perusahaan dari maroko yang mendapatkannya.
Setelah selesai dengan meetingnya, aira kembali ke ruangannya untuk mengambil tas dan leptop nya.
''Pak sakti, saya pulang duluan. '' pamit aira.
''Baik nona, mari saya antar sampai ke lobi. '' jawab pak sakti.
''Saya duluan pak sakti. '' ucap aira sambil masuk ke dalam mobil tapi pak sakti langsung menghampirinya.
''Besok saya harap nona datang ke perusahaan, untuk menandatangani dokumen pengesahan. '' ucap pak sakti.
''Siap pak, besok saya palingan jam9 datang kemari. '' jawab aira dan pak sakti mengangguk tanda setuju.
''Hati hati nona dan selamat sore. '' ucap pak sakti.
1 jam kemudian aira sampai di depan lobi hotel dan meminta supirnya menjemput besok pagi jam9, aira langsung masuk untuk menuju kamarnya. Tapi tanpa sepengetahuan aira ternyata adit mengikutinya dan pengawal yang melihatnya langsung memberitahu aira dan memberikan foto laki laki yang mengikuti nona mudanya.
''Buat apa si adit mengikuti sampai ke hotel, awas ajah kalau kamu macem macem. '' gumam aira dalam hati.
Aira langsung menghubungi rangga untuk menjemputnya ke bawah, dan rangga pun mengiyakannya dan menjemput aira ke lobi di bawah.
''Ada apa kak?? '' ucap rangga.
''Ada mantan kaka yang terus ngikutin sampai sini, tolong bantuin kaka eah?? '' ucap aira.
''Gimana sekarang perutnya, apa masih mual?? '' ucap rangga.
''Udah ga terasa mual, cuma makan sekarang jadi banyak. '' jawab aira.
Lift terbuka, rangga langsung membawa aira keluar dan membawanya masuk ke dalam kamarnya.
''Aira, gimana bisa si adit ada di negara ini?? bukannya dia di swiss. '' ucap rere.
''Aku juga ga tau rere, kenapa dia ada disini. '' jawab aira.
''Adit nekad banget siih,sampe dia berani nyusul ke hotel. '' ucap rere.
''Lebih baik kaka menyuruh ka raihan datang deh kesini kak, aku ga mau si adit sampe macem macem. '' ucap rangga.
''Bener ra, aku setuju sama rangga, coba kamu bilang ke raihan suruh datang kesini. '' ucap rere.
''Kita telphone sekarang raihannya eah. '' ucap nukeu.
Rangga langsung menelphone raihan, tak berselang lama raihan langsung mengangkat telphonenya,
''Ada apa kamu nelphone kaka?? '' ucap raihan.
''Lebih baik kaka secepatnya datang kesini kak, mantan kak aira terus ganggu kak aira, aku ga bisa selalu dampingi kak aira. '' ucap rangga.
''Tunggu disitu, kaka pergi sekarang menyusul, ingat rangga kamu harus temani kaka kamu kemanapun dia pergi, sebelum kaka datang. '' ucap raihan.
__ADS_1
''Baik kak, kaka hati hati dan ajak kak tirta kemari, pusing aku sama istrinya. '' ucap rangga.
''Ea, kaka juga mau ajak tirta dari kemarin dia pengen nyusul terus, yaudah kaka tutup telphone nya eah. '' ucap raihan dan langsung menutup telphone nya.
''Rangga kaka jadi parno deh, adit udah menikah tapi kenapa dia ganggu terus, kenapa dia nekad?? '' ucap aira.
Rere, nukeu dan rangga langsung memeluk aira yang sedang menangis.
''Kamu sabar eah aira, kita ada disini nemenin kamu. '' ucap rere.
Di kediaman aira saat ini.
''Raihan, kamu mau kemana, udah rapih gitu?? '' ucap bunda.
''Raihan mau susul aira ke TURKI, disana aira di ganggu aditia mantan yang mencampakkan aira. '' ucap raihan.
''Tunggu bentar, bunda panggil ayah dulu. '' ucap bunda.
Bunda langsung ke kamar menghampiri ayah, dan memberitahukan tentang aira di TURKI, ayah langsung turun menghampiri raihan.
''Ayah akan ikut kamu raihan, ayah akan menggantikan aira mengerjakan tugasnya disana, kamu pergi sendiri??'' ucap ayah.
''Raihan lagi nunggu tirta dulu untuk jemput, jadi kesana sekalian. '' ucap raihan.
''yaudah ayah mau packing sama siapkan surat suratnya, kamu udah siap semua?? '' ucap ayah.
''Sudah ayah, semua persiapan raihan sudah beres. '' ucap raihan.
Ayah dan bunda aira langsung naik ke atas menuju kamar, dan bunda mempacking pakaian nya,sedangkan ayah menyiapkan surat surat untuk me turki.
Ayah dan bunda langsung menemui raihan di bawah,ternyata tirta sudah sampai dan menunggu.
''Tirta om dan tante ikut kamu eah ke turki nya. '' ucap ayah aira.
''Kenapa om bilang gitu, ayo kita berangkat sekarang biar secepatnya sampai kesana. '' ucap tirta.
Raihan, tirta, ayah dan bunda saat ini sudah di dalam mobil menuju bandara. Tirta sudah menyiapkan jet pribadinya di bandara.
1jam kemudian mereka sampai di bandara dan langsung cek out ke dalam bandara. Setelah semua selesai mereka langsung masuk ke dalam pesawat milik tirta.
Setelah selesai pesawat langsung take off meninggalkan bandara.
''Ayah sama bunda lebih baik tidur eah istirahat. '' ucap raihan.
''Kami ga ngantuk raihan, ayah khawatir ke aira disana. '' ucap ayah.
''Mudah mudahan aira disana gak kenapa kenapa eah. '' ucap bunda.
''Kenapa aditia bisa ada di turki ayah, bukannya dia di swiss?? '' ucap bunda.
''Sakti bilang kalau perusahaan milik aditia mengajukan proposalnya tapi gak di terima oleh aira, '' ucap ayah.
''Pantesan si adit ada di turki. kasian aira disana, pasti dia merasakan sakit dan sesak di dadanya. '' ucap bunda.
''Tenang bunda, aira disana di jaga rangga, nukeu dan rere. '' ucap ayah.
__ADS_1