
Aira saat ini sedang menatap kaca jendela hotelnya, pandangan nya begitu lurus ke depan, antara kecewa, sakit hati dan merasakan semua mungkin akiba kesalahan perbuatannya.
Aira sadar tindakan nya yang sudah menghianati raihan, tapi dia tidak terima raihan dicium wanita lain, memang egois sikap aira saat ini, tapi dia begitu sakit merasakannya.
''Lebih baik aku mengerjakan disainnya. '' ucap aira yang kembali duduk di sofa dan membuka leptopnya.
Dua jam kemudian aira menyelesaikan disain yang di minta wisnu.
''Hallo baby.... '' ucap wisnu.
''Hallo juga papih tampan ku. '' ucap aira.
''Cepat banget ngerjain disainnya, biasanya kan satu minggu. '' ucap wisnu.
''Aira lagi kosong kerjaan disainnya papih, makanya aira langsung kerjakan pesanan papih. '' ucap aira.
''Oke deh, makasih baby, kamu tidur ini sudah malam, papih transfer sekarang bayarannya. '' ucap wisnu.
''Oke papih, aira tunggu oke. '' ucap aira.
''Selamat malam baby. '' ucap wisnu.
''Malam juga papih. '' ucap aira dan menutup telphone nya wisnu.
''Beneran di transfer langsung, dasar papih. '' ucap aira.
''Kangen mas raihan, lagi apa kamu disana sayangku. '' ucap aira.
Kabar aira telah kabur pun sampai ke telinga ayah dan bundanya, ayah dan bunda aira memutuskan untuk segera pulang ke tanah air.
Raihan, rangga dan rere saat ini sedang mencari kesemua tempat yang sering aira kunjungi, tetapi hasilnya tetap nihil, karena aira tidak datang ketempat yang mereka cari.
Rere duduk dan berfikir, dia membuka pelacak di leptop aira yang selalu dia bawa, dan berhasil dia tau dimana aira saat ini.
''Aira maafkan aku, aku harus berbuat apa sekarang, memberitahu keberadaan kamu atau menutupi semua keberadaan kamu. '' gumam rere dalam hatinya.
Aira langsung terkoneksi di leptopnya, kalau rere melacaknya melalui pelacak yang dipasang di leptopnya.
''Hallo rere. '' ucap aira saat panggilannya di angkat.
''Hallo aira, kamu jauh sekali lokasinya aira, boleh eah kita susulin kamu, ga hanya kak raihan kok ra, ada aku dan mas rangga juga, aku pengen peluk kamu aira, tumpahkan semua sakit kamu ra, semuanya bukan salah kak raihan, aku sudah melihat rekaman cctv nya aira. '' ucap rere.
''Aku juga udah melihat rekaman nya ko rere, kamu susulin aku kemari eah, bawa pakaian ganti aku juga, ajakin nukeu juga, sekarang ini aku berada di tempat yang asri dan masih pegunungan, nukeu akan suka re. '' ucap aira.
__ADS_1
''Makasih aira, aku akan ajakin nukeu, malam ini kita berangkat susulin kamu, serlok eah tempatnya. '' ucap rere.
''Oke. '' ucap aira dan mengakhiri panggilannya.
''Kesalahan mas raihan memang gak fatal di banding kesalahan aku di belakang mas raihan, aku ikhlas mas, maafkan aku yang begitu egois ini, aku tunggu kamu mas. '' ucap aira sambil mengirim serlok ke nomer rere.
''Kak raihan, sebaiknya kita ke rumah aira deh ngambil baju ganti nya, aku udah menemukan keberadaan aira, dan ajak kak tirta eah biar nukeu bisa ikut. '' ucap rere.
''Benar rere, kamu udah menemukan keberadaan aira?? '' ucap raihan semangat.
''Ea kaka, ayo kita ambil baju gantinya aira. '' ucap rere.
''Kalian ke rumah nya nukeu eah, biar kaka yang ke rumah aira untuk mengambil pakaian ganti aira. '' ucap raihan.
''Baik kak, kami duluan kalau gitu, nanti. setelah nukeu ikut, kami langsung ke rumah nya aira. '' ucap rere dan raihan hanya mengangguk lalu menjalankan mobilnya menuju rumah aira.
Aira saat ini sedang rebahan di kasur kamar hotelnya, karena lelah ahirnya aira tertidur dengan lelap.
Raihan saat ini sedang mempacking pakaian aira, dan pakaian untuknya juga.
Sedangkan di lantai satu rumah aira begitu heboh karena kehadiran nukeu.
''Kamu bisa mingkeum ga sih keu. '' ucap rere.
''Gak bisa. '' ucap nukeu dengan polosnya.
''Ayo kita berangkat. '' ucap raihan yang baru turun dari tangga.
semua masuk ke dalam mobil tirta, karena mobil tirta berukuran cukup besar.
Rangga yang ada di kemudi mobil di sampingnya raihan duduk dengan gelisah, rere dan nukeu di kursi tengah sedangkan tirta di kursi paling belakang tertidur.
''Suami kamu kenapa nukeu?? cemberut terus dari tadi. '' ucap rere.
''Dia ke ganggu tadi karena telphone dari kamu rere, dia lagi fokus soalnya. '' ucap nukeu.
''Emang kalian keganggu kenapa, kan belum malam juga aku nelphone tadi, terus aira minta kamu ikut karena disana pemandangan nya indah, sejuk banget. '' ucap rere.
''Kak tirta lagi belah duren ke ganggu sama telphone dari kamu sayang. '' ucap rangga.
''Bener banget kamu, tapi aku lagi lelah banget, kak tirta terus terusan minta jatah ke aku rere, untung kamu telphone jadinya kan aku terbebas. '' ucap polosnya nukeu.
''Bisa ga sih keu kamu jangan polos gitu, cape kuping aku dengernya. '' ucap rere.
__ADS_1
''Udah jangan ribut terus, sini kamu duduk di belakang sama kaka eah. '' ucap tirta yang kesal karena nukeu membeberkan kelakuannya.
Ahirnya nukeu pindah ke belakang dengan tirta.
''Kamu bobo ea sayang,kalau udah sampai kaka kasih tau. '' ucap tirta sambil membawa kepala nukeu untuk tidur di pahanya. Nukeu menurut dan tertidur dengan lelap sambil di usap kepalanya oleh tirta.
''Rangga, masih jauh ga siih, panaas nih bokong ku. '' ucap tirta.
''Kak baru juga satu jam perjalanan, udah kak tirta bobo ajah. '' ucap rangga.
''Ini ko banyaknya hutan pemandangannya. gelap banget siih. '' ucap tirta.
Semua yang di mobil hanya diam dan gak menimpal ucapan tirta.
Dua jam kemudian mereka sampai di hotel tempat aira menginap.
''Ini mobil aira loh rere. '' ucap nukeu yang baru keluar dari mobil.
''Ea benar keu, ini kan hotel tempat aira menginap, ayo kita susul kak raihan. '' ucap rere.
''Rere coba kamu telphone, aira di kamar nomer berapa?? '' ucap raihan dan rere langsung menelphone nomernya aira.
''Gak di angkat kak, coba tanya resepsionisnya. '' ucap rere.
Raihan langsung menanyakan kamar nya aira, dan resepsionisnya memberitahukan nya, setelah terjadi sedikit perdebatan dengan raihan.
Kamar aira di buka dengan kunci cadangan hotel, raihan langsung masuk dan menghampiri aira yang sedang terlelap.
''Ini beneran aira. '' ucap rere.
''Kalian istirahat eah, kaka udah pesankan kamar. '' ucap raihan.
''Aira kamu ma kalau bobo kaya hibernasi. '' ucap nukeu.
''Gak sadar kamu juga sama kalau sedang tidur. '' ucap rere.
''Udah deh jangan mulai, ayo sayang kita ke kamar. '' ucap tirta.
''Kita ke kamar ea kak, jagain aira nya. '' ucap rere.
''Ea, makasih eah rere. '' ucap raihan.
Setelah semua keluar dari kamar, raihan langsung membersihkan tubuhnya dan mengganti pakainnya.
__ADS_1
''Kamu sampe pulas gini sayang, maafkan mas ea sayang. '' ucap raihan sambil memeluk raihan.
raihan langsung merebahkan tubuhnya dan memeluk aira dari belakang, lalu tertidur dengan pulas.