JODOH KU

JODOH KU
Bab 89


__ADS_3

Pagi hari di kediaman raihan...


Ibu mertua aira dan bunda aira telah sibuk dengan makanan yang akan di bawa nanti saat ke rumah sakit, sedangkan ayah mertua aira dan ayah aira sedang menikmati teh sambil mengobrol ringan di ruang tamu.


''Ada yang bisa rere bantu?? '' ucap rere menghampiri ibu mertua nya dan bunda aira.


''Ga usah sayang, kamu duduk ajah eah. '' ucap ibu mertuanya.


''Gak apa apa ibu, rere bantu eah. '' ucap rere kembali.


''Kamu rapihkan piring ajah buat kita sarapan, sama minumnya juga eah. '' ucap ibu mertuanya.


''Baik ibu. '' ucap rere semangat.


Setelah persiapan selesai, semua yang ada di rumah raihan langsung memakan sarapan yang sudah di sediakan, setelah selesai sarapan semua menuju mobil yang sudah di siapkan rangga, rangga dan rere yang berada di kursi depan mobil dan orang tua di belakang.


Mobil yang di kendarai rangga pun mulai berjalan dan meninggalkan kediaman raihan, menuju rumah sakit tempat aira di rawat.


Di rumah sakit saat ini....


''Mas raihan, mas....'' ucap aira menggerakkan lengan raihan.


''Sayang, kenapa, ada yang sakit?? '' ucap raihan panik saat aira membangunkannya.


''Mas aku mau pipis. '' ucap aira.


Raihan langsung menggendong aira dan membawanya ke kamar mandi.


''Kamu pipis sayang, mas pegang botol infusnya eah. '' ucap raihan.


Aira langsung membuka dasternya dan segera menuntaskan pipisnya, raihan dengan telaten membersihkannya, setelah selesai raihan membawanya kembali aira ke berangkar, dan merebahkannya dengan hati hati.


''Mas buatkan susu dulu eah sayang. '' ucap raihan.


''Emang ada susu yang biasa aku minum disini mas?? '' ucap aira.


''Ada sayang, semalam mas kan beli ke minimarket, sekalian beli cemilan juga. '' ucap raihan.


''Tapi aku haus mas, mau minum dulu. '' ucap aira dan raihan segera memberikannya, setelah selesai memberikan minum raihan langsung membuatkan susu ibu hamil untuk aira.


''Ini susunya sayang, diminum habis eah. '' ucap raihan memberikan susu satu gelas penuh.


''Makasih mas raihan. '' ucap aira dan segera meminumnya.


''Ini mas kenyang ahh, mas raihan yang habiskan. '' ucap aira dan raihan menghabiskan sisa susunya.


''Kamu mau makan ga sayang??, mas suapi eah. '' ucap raihan.

__ADS_1


''Gak mau, buat mas ajah makanan nya. '' ucap aira yang menolak makanan rumah sakit karena menurut aira makanannya ga enak dan hambar.


''Ini kan makanan khusus kamu, masa mas yang memakannya. '' ucap raihan.


''Gak mau, mas belikan aku bubur ayam ajah. '' ucap aira.


''Yaudah kalau gak mau, ibu barusan ngabarin, sedang dalam perjalanan kemari, dan membawakan makanan buat kamu. '' ucap aira.


''Ea mas. '' ucap aira.


''Sayang, maafkan mas eah, kalau mas bisa menahan hasrat mas, mungkin kamu gak akan pendarahan seperti sekarang. '' ucap raihan sambil mencium kening aira.


''Mas gak salah ko, aku juga gak menolak dan menerimanya. '' ucap aira.


''Tetap ajah mas yang minta dan maksa kamu sayang. '' ucap raihan.


''Udah jangan bahas itu, yang terpenting janin aku kan baik baik ajah mas. '' ucap aira.


''Ea sayang, makasih kamu kuat mempertahankan janin di kandungan kamu, dan setelah kamu keluar dari rumah sakit, kamu betres total selama dua minggu jangan ada aktivitas. '' ucap raihan.


''Ea mas raihan,aku nurut semua yang mas raihan perintahkan. '' ucap aira.


''Nanti kita pindah ke kamar bawah eah, mas udah meminta bibi di rumah kamu buat memindahkan semua barang barang kita ke kamar yang di bawah. '' ucap raihan.


''Itu kamar kesayangan aku mas, aku ga mau. '' ucap aira.


''Ea aku nurut. '' ucap aira.


''Assalamualikum... '' ucap serempak saat membuka pintu ruangan rawat aira.


''Walaikumsallam... '' ucap aira dan raihan bareungan.


''Kamu baik baik aja kan sayang, bunda khawatir sekali sama kamu. '' ucap bunda saat memeluk putrinya.


''Aku baik baik ajah ko bunda. '' ucap aira.


''Yaudah kamu sarapan dulu eah, ibu udah buatkan makanan dari rumah, karena raihan bilang kamu ga mau makan makanan rumah sakit. '' ucap ibu mertuanya aira.


''Sini biar raihan yang suapi ibu. '' ucap raihan.


''Kamu makan ajah, biar bunda dan ibu kamu yang mengurus aira eah. '' ucap bunda.


''Ea raihan, kamu makan ajah, biarkan ibu kamu sama bundanya aira yang merawat aira. '' ucap ayah.


''Baiklah raihan makan ajah. '' ucap raihan sambil menghampiri ayah nya dan segera makan.


''Kamu harus betres total ea aira. '' ucap rere.

__ADS_1


''Ea rere selama dua minggu full ga boleh bergerak harus tiduran di kasur. '' ucap aira.


''Semua demi kesehatan kamu sayang, terus untuk janin kamu juga kan. '' ucap ibu mertuanya aira.


''Ea ibu, aku bakalan nurut ko, aku ga mau terjadi sesuatu sama janin nya. '' ucap aira.


''Ea sayang, kamu jangan takut bunda akan jagain kamu selama kamu betres eah. '' ucap bunda aira.


''Ea bunda. '' ucap aira.


Setelah makanan aira habis bunda dan ibu mertua nya aira membantu menyeka tubuh aira, dan sebelumnya menutup gorden brangkar aira.


''Raihan kamu udah selesai makannya belum, bisa kamu kemari sebentar. '' ucap ibunya raihan.


''Udah bu, ada apa?? '' ucap raihan menghampiri ibu dan mertuanya.


''Kamu ga memperkirakan kondisi aira yang sedang hamil muda dan rentan loh, lihat apaan ini. '' ucap ibu melihat tanda kepemilikan di tubuh aira begitu banyak.


''Maaf ibu, raihan kan di selimuti naffsu, terus ga ingat kalau aira sedang hamil muda. '' ucap raihan.


''Yaudah, untuk ke depannya harus jadi pelajaran eah, jangan nyentuh aira sebelum usia kandungnnya empat bulan, sabar cuma sebulan ajah kamu ga nyentuhnya juga. '' ucap ibunya raihan.


''Ea ibu. '' ucap raihan dan aira hanya diam.


''Jam berapa pemeriksaan sama USG nya?? '' ucap bunda.


''Ga tau, nanti suster kesini dulu sebelumnya. '' ucap raihan.


Setelah selesai menyeka aira, gorden kembali di buka dan ayah nya aira mendekati putrinya, lalu memeluknya.


''Kamu anak ayah yang paling kuat, ayah yakin kalau kamu akan baik baik ajah, jangan sampai kamu kabur kaburan lagi ea sayang, bicarakan baik baik setiap kali ada masalah, karena saat ini kamu sudah memiliki suami dan calon anak kalian, ayah hanya berdoa, semoga kamu selalu bahagia sayang. '' ucap ayah sambil memeluk putrinya.


''Makasih ayah, aira sayang sama ayah. '' ucap aira saat ayahnya melepas pelukanya.


Pintu di ketuk dan suster masuk untuk membawa aira ke ruangan spesialis kandungan.


Aira di gendong oleh raihan dan di dudukan di kursi roda, suster mendorongnya raihan, ibu dan bunda nya aira mengikutinya dari belakang.


Aira di gendong kembali dan di tidurkan untuk di USG.


''Ini janin nya ea bu, usianya memasuki sebelas minggu, masih berupa gumpalan dan belum berbentuk. '' ucap dokter.


Aira kembali di gendong oleh raihan setelah selesai di USG.


''Janinnya baik baik ajah, pendarahan kemarin karena ibu aira kelelahan dan banyak memikul beban di kepalanya, saya sarankan untuk menjaga agar ibu aira tidak terlalu memikirkan masalah, sebisa mungkin jangan kelelahan dahulu, karena seorang ibu hamil kalau sudah pendarahan seperti ini, nanti kedepannya rawan, peran suami sangat membantu di kehamilan ibu aira, saya sudah resepkan obat untuk ibu aira, di minum sampai habis dan setelah habis bawa ibu aira untuk mengecek kembali kandungannya, dan harus betres total dua minggu ke depan jangan ada aktifitas dulu. '' ucap dokter.


''Baik dokter terimakasih. '' ucap semuanya serempak.

__ADS_1


''Ibu aira sudah boleh pulang hari ini, semoga secepatnya pulih ea bu aira, jaga kondisi tubuh nya, perbanyak makan sayuran dan buah buahan. '' ucap dokter sebelum aira meninggalkan ruangan nya.


__ADS_2