
.
.
.
"hhhhhhh....... Aku pulang"
"Wah, selamat datang!"
"Halo ma..."
"Hm? Ada apa ini kok lemas"
"Tidak kok,mmm ada apa ini banyak makanan tumben??"
"Ah ini nanti ada orang yang datang"
"Orang? Siapa"
"Teman mama Tante Meira"
"Siapa?"
"Teman mama"
"Iya aku tau, maksudnya siapa itu Tante Meira?"
"Loh masa kamu lupa kan dia pernah kesini"
"Emang iya"
"Iya"
"Mau ngapain"
"...."
"Kok diem?"
".... Ah nanti juga kamu tau"
"Kok aneh sih"
"Ehmm kamu kaya capek gimana kalo kamu istirahat dulu nanti abis itu makan"
"Ok aku kekamar dulu"
"Ya nanti kalo Tante Meira udah kesini mama panggil ya bantuin"
"Iya, aku kedalam ya"
"Iya selamat istirahat"
"Hmm"
"~ kok firasat ku buruk ya??"
.
.
.
"Halo kamar ku yang nyaman"
"Ahhh emang ya ruangan ini doang yang bisa buat aku nyaman hmmm"
....
"Hhhhh aku bingung dengan akhir-akhir ini entah kenapa aku capek sekali.apalagi pas tadi... Pasti dia lagi diomeli ibunya"
"Maafkan aku..."
....
"Tunggu kenapa aku harus memikirkannya??"
"Dia sangat kasar aku tak suka....."
....
"Tapi.... dia sangat tampan...aku belum pernah bertemu dengan orang seperti itu"
.....
"Suaranya yang berat aku seperti pernah dengar tapi dimana?"
"Dia seperti orang kota,tinggi,tampan, berwibawa,dan putih.... walaupun mukanya dingin dan kasar...."
.....
"rasanya entah kenapa aku pernah bertemu dengan nya...."
"Aku yakin dia bukan orang sini"
....
"Ah sudahlah aku tak peduli nanti kalo ketemu lagi pasti aku harus ganti rugi"
"Aku mau tidur dulu sapa tau ini hanya mimpi...."
.
.
.
"Killa kamu bisa bantu mama?...." Panggil seorang ibu dari luar kamar
"Hmmm??"
__ADS_1
"Killa..."
"Hm.... Ada apa ma?" Jawab Killa sambil mengusap matanya habis tertidur
"Ah kamu lagi tidur ya,maaf mama ganggu"
"Tidak papa baru juga tidur kok"
"Hmmm... Killa maaf kan mama ya..." Kata ibu dengan tangan mengelus punggungnya
"Yaelah maaa, kaya ga biasa aja" jawab nya dengan aneh
"Tidak mama benar-benar minta maaf Killa" tambah nya lagi dengan mata yang sedih
"Hah??? Mama kenapa??"
"Nanti kamu jangan kaget ya Killa..." Tambah sang ibu dan langsung memeluk sang putri semata wayangnya.
"Kaget....kaget kenapa??"
"Nanti kamu akan tau Killa"
"Mama kenapa sih...." Tanya Killa yang dibuat bingung oleh ibunya namun yang ditanya selalu saja jawabnya sama.
"Mama sama bapak pokoknya selalu sayang Killa..."
"Maaa ada apa???"
"Dah sekarang Killa rapih-rapih ya abis itu kebawah"
"Buat??"
"Nanti kamu tau"
"Maa Killa sudah besar jangan bicara yang sama berkali-kali"
"Killa??"
"Sebenarnya ada apa kenapa mama kaya gini? Kenapa sikap mama mengatakan seperti Killa akan pergi,emang ada apa???"
"Kalau mama kasih tau, kamu tidak akan percaya Killa... sama seperti waktu itu"
"Waktu itu? Waktu itu apa ma?"
"Dah Killa kamu anak baik selalu menurut jadi sekarang siap-siap ya"
"Ga Killa ga mau sampai mama kasih tau"
"Killa mama mohon mama juga ga mau kamu begini"
"Sebenarnya ada apa sih dari tadi beginilah, begitulah, nanti kamu taulah kenapa ga sekarang aja sih kasih taunya !!!!"
"Mama ga bisa ngomong nya Killa mama takut kamu marah"
"Marah kenapa??"
"Killa mama mohon mengerti ya, kata nya kamu sudah dewasa"
"Killa..."
"Terus bapa mana??"
"Bapa kamu dibawah lagi ngobrol sama tamu"
"Tamu? Oh teman mama"
"Iya Killa"
"Yaudah kenapa harus rapi-rapi Killa disini aja"
"Ga Killa kamu harus kebawah"
"Untuk apa biasanya kalau ada tamu mama suruh Killa dikamar"
"Tamu kali ini beda Killa kamu harus ketemu sama dia"
"Killa ga kenal"
"Kamu pasti kenal dia teman mama"
"Killa ga tau"
"Killa kenapa kamu selalu lupa sama setiap orang sih"
"Entah.."
"Yaudah mama sudah pilihkan baju yg bagus buat kamu"
"Baju tunggu mama jangan bilang ini..."
Tiba-tiba ada seorang yang masuk kekamar dan itu adalah ayah Killa
"Hei kenapa lama sekali?"
"Bapa?"
"Killa kok belum ganti bajunya"
"Pa aku mau nanya"
"Ya Killa ada apa"
"Apa bapa serius mau menjodohkan aku dengan orang"
"Killa kamu..."
"Killa"
"Kenapa diam?? Hey aku disini kenapa pada diam"
"Killa itu..."
__ADS_1
"Cih teryata benar ya pantas sikap mama aneh"
"Tapi bapa dan mama sudah bicara kan sama kamu"
"Sekali... Kalian hanya bilang sekali"
"Maaf Killa kami tidak mau kamu marah dan syok"
"Ya Killa kami ingin bilang tapi waktu nya tidak pernah tepat apalagi kamu selalu kecapean tiap pulang sekolah kami tidak enak"
"Lalu sekarang baru bilang?? Dan kalian tega membiarkan putri kalian dijodohkan oleh orang lain"
"Maaf kan kami Killa"
"Tapi dia pasti akan membuat kamu bahagia mama yakin"
"Bahagia?? Apa kalian pikir dengan dijodohkan bisa membuat killa bahagia??"
"Killa kamu tidak mengerti"
"Aku mengerti kok kalian nya saja yang susah dimengerti selalu merahasiakan semuanya"
"Killa"
"Sudah Killa kamu siap-siap ya orang nya sudah menunggu kasian mereka"
"Mama kenapa kasian Ama mereka kenapa ga kasian sama Killa"
"Mama kasian Ama Killa jadi mama selalu mendukung Killa"
"Tidak usah bohong ma Killa sudah pintar"
"Makanya Killa kebawah ya"
"Pa apa perjodohan ini bisa dibatalkan??"
"Itu..."
"Pa , bapa dengar Killa kan?"
"Itu bisa saja... Kalau dia tak tertarik pada mu"
"Yang benar!!!!!????"
"Kalau gitu aku tidak usah tampil cantik kaya gini aja siapa tau dia enggan menikah dengan ku"
"Killa"
"Itu benar pa Killa ga usah dandan kaya gini aja toh pasti dia tidak mau menikah dengan putri kita"
"Kalian berdua benar tapi apa dia akan menolak?"
"Ayolah pa aku ini kan jelek jadi pasti dia ilfil sama aku lagi aku tak tahu yang dijodohkan dengan ku seperti apa"
"Dia tampan kok Killa kamu pasti suka"
"Ya mama juga lihat tadi dia sangat tampan dan dia orang berada"
"~oh tuhan kenapa harus dengan om²"
"Ok aku kek gini aja"
"Kamu beneran ga mau dandan? Setidaknya ganti baju sekolah mu"
"Ga usah bilang aja aku baru balik jadi ga keburu"
"Killa kamu belum lihat orang nya makanya kamu berpikir seperti itu"
"Aku ga peduli dah ayok aku mau batalin perjodohan aneh ini"
"Killa"
"Mama... bantu doakan aku agar batal yak hehe"
"Ah iya nak"
"Ok kita lihat siapa om yang ingin menikah dengan ku"
"Om? Kamu salah killa dia masih muda dan tampan"
"Ya...ya aku tak peduli"
"Sudah maa biarkan nanti dia marah lagi"
"Pa..."
"Kita doakan saja yang terbaik untuk putri kita"
"Iya.."
"Hufffff jangan nervous Killa buat dia tidak tertarik padamu..."batin Killa semangat ingin mengagalkan perjodohan ini padahal ia tidak tau nasib yang menimpanya.
TBC...
Jangan lupa like dan coment ya
Apalagi di share keteman kamu
Boleh banget
Tetap nantikan terus kelanjutanya
Semangat!!!
\#staysafeandhealty
" Assalamualaikum "
\*\*\*
@Coffee71\_
__ADS_1