JODOH KU

JODOH KU
Bab 88


__ADS_3

Raihan masuk ke ruangan dokter, dan mendengar semua penjelasan dokter.


''Kondisi istri anda sekarang lebih baik, saya hanya menyarankan pada anda sebagai suaminya, jangan terlalu membuat istri anda terbebani dengan fikiran, jangan dulu terlalu kecapean dan banyak gerak, istri anda harus betres total, dan satu lagi saya harap anda tidak menyentuhnya dulu hingga memasuki enam belas minggu, saat ini kondisi kandungannya sangat lemah dan rawan sekali, saya harap anda sebagai suami bisa menjaga istri anda, karena peran suami sangat penting untuk kondisi nya saat ini. '' ucap dokter.


''Ea dokter saya mengerti, keadaan janinnya sekarang bagaimana dokter?? ucap raihan.


''Janinnya saat ini sudah membaik, pendarahannya sudah berhenti, tapi istri anda harus betres total dua minggu ke depan, jangan melakukan aktifitas apapun dulu. '' ucap dokter.


''Baik dokter, terimakasih. '' ucap raihan merasa lega janinnya masih selamat.


''Untuk malam ini, pasien di rawat dulu eah, besok pagi akan di USG terlebih dahulu. '' ucap dokter.


''Baik dokter. ''ucap raihan.


''Silahkan ikuti suster untuk mengurus kamar rawat untuk ustri anda. '' ucap dokter.


Raihan mengikuti suster dan mengurus semua nya, satu jam kemudian aira di pundahkan di ruang inap,


''Aira pucat banget wajah nya rere, dia akan baik baik aja kan?? '' ucap nukeu sambil menangis melihat aira tertidur lemah.


''Kita doakan ajah keu, semoga aira baik baik ajah. '' ucap rere.


Raihan, rangga dan tirta masuk ke dalam ruangan aira.


''Kalian lebih baik pulang eah, aira biar saya yang jaga. '' ucap raihan.


''Kita mau nunggu aira ajah. '' ucap nukeu dan rere.


''Besok kita kesini lagi eah, gak mungkin kita tidur disini kan. '' ucap tirta.


''Benar kata suami kamu, kalian pulang eah, besok datang kemari lagi. '' ucap raihan.

__ADS_1


''Yaudah kita pulang deh. '' ucap nukeu.


''Rangga kamu jelaskan dengan detail ke ayah dan ibu eah, dan kamu rere jelaskan ke ayah sama bunda. '' ucap raihan.


''Ea kak, kami pamit eah, jaga aira. '' ucap rere.


Mereka semua pamit pulang menuju rumah masing masing, di rumah sakit tinggal raihan yang menjaga aira.



Raihan mencium kening aira yang sedang tertidur lemah.


''Maafkan suamimu ini sayang, mas janji akan jaga kalian berdua, makasih udah mempertahankan janinnya sayang. '' ucap raihan.


Raihan terus memandang wajah aira yang pucat, saat raihan sedang menatap wajah aira, tiba tiba handphone aira berdering.


Raihan mengangkatnya tetapi di matikan oleh si penelphone.


Di kediaman raihan saat ini.....


Rere dan rangga masuk, ternyata orang tua aira menginap di rumah nya raihan.


''Assalamualikum.... '' ucap rere dan rangga bareungan.


''Loh kalian udah datang, kemana aira sama raihan nya?? '' ucap ibunya raihan.


''Bisa kita duduk dulu bu, ada yang mau kita bicarakan. '' ucap rangga.


''Boleh, ayo kita ke ruang tengah, kebetulan ada ayahnya aira. '' ucap ibunya raihan.


''Ada apa rangga?? '' ucap ayahnya raihan.

__ADS_1


''Kak aira sekarang lagi di rawat di rumah sakit, kak aira pendarahan ayah, tapi sekarang kondisinya membaik, janin nya juga gak apa apa. '' ucap raihan dan semua shok mendengarnya.


''Di rumah sakit mana aira di rawatnya rangga?? '' ucap bunda nya aira.


''Di RSUD kota P tanteu. '' ucap rangga.


''Jauh sekali. '' ucap serempak.


''Kan aira kabur ke daerah sana tanteu, makanya kita nyari rumah sakit terdekat disana. '' ucap rere.


''Besok ajah kita menemui aira dan raihannya, ini sudah malam juga. '' ucap ayahnya aira.


''Kenapa bisa pendarahan, apa faktor utamanya?? '' ucap lirih bunda nya aira.


''Bunda, lebih baik kita istirahat, besok pagi pagi sekali kita berangkat, melihat keadaanya aira langsung. '' ucap ayahnya aira.


''Betul deh besan, kita istirahat ajah sekarang, agar besok bisa pagi pagi kita berangkatnya. '' ucap ibunya raihan.


''Kalian istirahat dan besok jangan kesiangan eah. '' ucap ibunya raihan.


''Baik ibu. '' ucap rere dan rangga.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2