
Saat ini aira sedang di aula pertemuan di perusahaan milik ayahnya, aira menjadi wakil dan sebagai penjelas detail mengenai proyek pulau hayalan.
''Ini adalah pulau hayalan yang dulu aku disain saat mas adit meninggalkan aku, mudah mudahan impian aku terwujud, untuk menapakkan kaki di pulau hayalan dengan laki laki yang paling aku sayangi, aku masih ingat saat mas adit bilang kalau tuhan sudah menyiapkan kejutan indah di balik rasa sabar dan syukurku, tiada sakit yang terobati, tiada tangis tak terhenti, tiada kesedihan berkesudahan, dan semua akan berahir, dan aku kuat penuh syukur menjalaninya, dan sekarang aku sudah mendapatkan bahagia itu mas adit, bahagia karena di cintai pria yang benar benar menerima semua kekurangku, dan mendapatkan buah dari kasih sayangnya, janin yang saat ini ada dalam rahimku, terimakasih mas adit, kamu tetap cinta pertamaku, tapi saat ini rasa sayangku hanya untuk suamiku, RAIHAN SETIAHADI. '' gumam aira yang sedang duduk dan terus memandang desain pulau hayalan di hadapannya.
''Maaf nona, anda harus segera menuju aula, karena semua sudah berkumpul. '' ucap jo asisten pribadi ayahnya membuyarkan lamunan aira.
''Ea jo, apa semua sudah hadir?? '' ucap aira sambil menghapus air matanya.
''Sudah nona, semua sudah menunggu di aula. '' ucap jo.
''Baiklah, ayo kita ke aula jo. '' ucap aira sambil berjalan menuju aula dan di ikuti oleh jo.
Aira telah sampai di aula dan langsung menghampiri ayah setiahadi dan memeluknya.
''Sayang, kenapa kamu yang menggantikan ayah kamu??, di kira ayah itu, jo yang menggantikannya. '' ucap ayah.
''Ayah walaupun ada ayah mahendra, tetap ajah aira harus hadir untuk menjelaskan detail pulaunya. '' ucap aira.
''Yaudah ayo kita mulai meetingnya sayang, biar cepat selesai semuanya. '' ucap ayah.
''Siap ayah, aira ke depan eah mau hampirin jo. '' ucap aira dan di angguki oleh ayah mertuanya.
Jo maju terlebih dahulu menjelaskan semuanya, proyek pengerjaan pulau hayalan sudah memasuki tujuh puluh persen pengerjaan nya dan akan rampung awal tahun sekarang, semua lebih cepat dari perkiraan awal, semua yang ada di aula sangat takjub melihat indahnya pulau, walaupun belum semua rampung, disain aira memang tidak di ragukan lagi, namanya sudah terkenal dan telah banyak orang yang menggunakan jasa aira untuk mendisain.
Aira menjelaskan pembangunan hotel, cafe dan tempat tempat yang nantinya akan hadir di dalam pulau hayalan.
Semua yang menghadiri meeting pun mengerti dan sangat antusias agar pulau hayalan cepat terselesaikan,
Meeting hari ini bertujuan untuk menjelaskan nama nama hotel dan yang lainnya, aira memberikan hak sepenuhnya pada peserta meeting untuk memberikan nama nya, dan nantinya aira akan memilihnya yang sesuai dengan bangunan nya.
Satu jam kemudian meeting selesai dan peserta mulai mengundurkan diri meninggalkan aula, sedangkan ayah setiahadi menghampiri aira dan memeluknya, bangga itu yang ayah setiahadi rasakan saat ini.
''Ayah bangga sama kamu sayang, pantas ajah ayah mahendara mempertaruhkan semua harta dan asetnya untuk pulau hayalan ini, mengesampingkan rasa malu dan memohon untuk membatu dana pulau hayalan ini, lihat sayang hasilnya begitu mengejutkan, pulau nya begitu indah dan enak di pandang, kamu tau sayang pulau sudah di promosikan di setiap penjuru negri malahan keluar negri, dan semua tidak sabar untuk menapakkan kakinya di pulau hayalan disain kamu. '' ucap ayah setiahadi.
''Terimakasih ayah, kamu memang ayah terbaik, aira merasakan kasih sayang yang aira dapat dari ayah mahendra dan di dapatkan dari ayah, terimakasih ayah. '' ucap aira sambil menangis dan memeluk ayah nya raihan.
__ADS_1
''Sudah jangan cengeng, nanti cucu ayah jadi cengeng seperti kamu loh sayang, ayo kita ke ruangan ayah kamu, ayah ingin melihat detailnya sayang. '' ucap ayah setiahadi sambil melepas pelukan aira.
''Baik ayah, ayo kita kesana sekarang, agar aira bisa menjelaskan terperinci semuanya ke ayah. '' ucap aira sambil memegang lengan ayah setiahadi menuju ruangan ayahnya.
''Mas raihan, sejak kapan mas ada di ruangan ayah. '' ucap aira sambil memeluk suaminya dan raihan pun membalas pelukannya.
''Sekitar sepuluh menitan mas duduk disini, tadi mas mau masuk ke aula tapi susah, soalnya pada bubar peserta meetingnya, makanya mas nunggu disini. '' ucap raihan sambil melepas pelukannya dan mencium kening aira.
''Di rumah mesra mesraannya, ini tempat kerja bukan ajang mesra mesraan. '' ucap ayah setiahadi yang melihat anaknya begitu agresif pada aira.
''Ayah nyebelin deh, aira kan istrinya raihan. '' ucap raihan.
''Kapan kamu sampai, baru juga sehari kamu pergi, katanya tiga hari. '' ucap ayah sambil memeluk raihan dan langsung duduk di sofa ruangan itu, sedangkan aira sedang menyambungkan leptopnya ke infokus.
''Semua udah beres ayah, aku langsung mengerjakannya dengan cepat disana, ayah tau sendiri kelakuan si tirta yang bikin kepala raihan meledak, dia merajuk seperti anak TK meminta jajan ke ibunya. '' ucap raihan.
''Tirta itu bucin parah eah sama nukeu. '' ucap aira yang menghampiri dan duduk di sebelah raihan.
''Bucin, apa itu?? '' ucap ayah setiahadi.
''Oalah, budak cinta eah, kamu juga bucin dong raihan ke aira. '' ucap ayah.
''Bukan bucin lagi malahan over bucin. '' ucap raihan sambil mencium pipi aira.
''Mas raihan, ga kenal tempat banget deh, malu ada ayah. '' ucap aira.
''Biarin sayang, ayah kan ngertiin kita. '' ucap raihan.
''Udah udah, ayo sayang cepat buka proyek hayalan nya. '' ucap ayah.
''Ada panggilan dari ayah setiahadi, aira sambungkan dulu. '' ucap aira.
''Assalamualaikum... '' ucap ayah mahendra.
''Walaikumsallam ayah, ayah disana baik baik ajah kan?? '' ucap aira
__ADS_1
''Alhamdulilah ayah baik kan ada bunda disini nemenin ayah. '' ucap ayah.
''Mahendra, gimana disana lancar kan acaranya?? '' ucap ayah setiahadi.
''Alhamdulilah mas hadi, semua lancar dan sekarang tinggal sisa nya. '' ucap ayah mahendra.
''Sisa apa ayah?? '' ucap aira.
''Sisa cape sama sisa merapihkan bekas pesta semalam, sangat berantakan. '' ucap ayah mahendra.
''Itu derita kamu hendra, hha... '' ucap ayah setiahadi.
''Kau itu besan yang tak berperasaan, aira sayang gimana meeting nya?? '' ucap ayah mahendra.
''Alhamdulilah lancar loh ayah, dana lanjutan udah masuk semuanya full, dan proyek pengerjaan juga masih berjalan. '' ucap aira.
''Syukur deh ayah senang sayang, raihan kamu bantu aira mengurus perusahaan ayah, di lagi hamil kasian kalau harus mikir yang berat berat. '' ucap ayah mahendra.
''Ayah ga meminta pun, raihan akan selalu membantu istriku ayah, jangan khawatir. '' ucap raihan.
''Kamu jangan ragukan putraku, lihat kelakuannya sekarang nempel kaya perangko di pelukan istrinya. '' ucap ayah setiahadi.
''Kamu itu sirik sama anak sendiri, hahaha.. '' ucap ayah mahendra.
''Udah jangan bahas lagi, ayah hati hati disana jaga kesehatan dan salam ke bunda juga, daah ayah, assalamualikum...'' ucap aira menengahi obrolan ayah mertua dan ayah kandungnya.
''Baik sayang, kamu juga hati hati disana, jaga cucu ayah, walaikumsallam... '' ucap ayah mahendra sambil mematikan panggilannya.
''Kita mulai dengan pulau hayalan. '' ucap aira sambil menghubungkan nya.
Raihan dan ayahnya sangat kagum dengan indahnya pulau hayalan, setiap detail tempatnya sangat bermakna, lambang lambang cinta yang ada setiap kaki menapakkan, walaupun belum rampung tapi pulaunya sangat indah dan sudah terlihat megah, elegan dan menawan.
.
.
__ADS_1
.