
setelah selesai makan,aira kembali ke kamarnya dan berganti baju dengan piama tidurnya, dada aira bergetar terus, dia merasa gugup dan aira berharap kalau raihan tidak masuk kamar secepatnya sebelum aira tertidur.
aira langsung merebahkan tubuhnya dan mulai menutup mata dan tak lama aira terlelap, raihan saat ini masih di ruang kerjanya dia sedang menyelesaikan pekerjaan nya yang di kirim oleh sekertarisnya, raihan melirik ke arah jam di dinding ternyata sudah menunjukan pukul 12 malam.
''pasti aira sudah pulas tidurnya. '' gumam raihan.
raihan telah menyelesaikan pekerjaanga tepat pukul 1 dini hari, dia segera ke kamarnya untuk menemani istrinya tidur, raihan mengganti celana dengan celana boxer pendek sedang kan bajunya di biarkan terbuka, raihan langsung naik ke tempat tidur, dia terus memandangi wajah teunang aira yang tertidur pulas, raihan mulai dengan misinya, dia mulai mencium bibir aira dan aira pun membuka matanya
''mas....'' sebelum aira melanjutkan ucapannya raihan segera mencium kembali bibirnya, raihan terus memperdalam ciumannya,menghisap bibir atas dan bawahnya, aira mendorong tubuh raihan agar melepas ciumannya,tapi raihan tetap menekan agar aira tidak melepaskannya
'' ahhh.... '' erangan aira saat raihan menghisap lidahnya.
Raihan melepaskan ciumannya, dia menatap aira, raihan membelai wajah aira dan jarinya menyentuh bibir merah muda yang menggoda itu.
Setelah melihat aira tenang, raihan kembali menautkan kedua bibir mereka,aira begitu menikmati sentuhan raihan, tangannya mulai di tuntun ke arah tengkuk raihan.
Ciuman yang penuh hasrat,bahkan sampai menimbulkan suara,
''mmmhhh.....'' gumam aira,saat tangan raihan mulai menyentuh dan meremas gundukan padat miliknya,
tidak puas hanya dengan bibirnya aira, raihan perlahan lahan mulai berpindah ke leher jenjang milik aira, dan meninggalkan banyak jejak di leher aira, dan itu semakin membuat desahan aira semakin jelas.
''ummmhhh... '' aira begitu menikmati setiap sentuhan raihan padanya.
Kini tangan raihan mulai membuka satu persatu kancing piama tidur aira, matanya benar benar ditutup oleh kabut gairah sekarang, apalagi mendengar desahan aira yang memenuhi gendang telinganya.
Kini gundukan kenyal itu sudah terlihat jelas dimata raihan,disentuhnya perlahan gundukan itu, merasakan betapa lembut dan halusnya kulit aira,
kini aira juga tak bisa diam, ia ingin meminta lebih, aira menuntun tangan raihan tidak hanya menyentuh tapi meremasnya dan raihan mengerti kemauan aira, ia dorong kepala raihan lebih dalam,agar raihan mengulum gundukan kenyal miliknya.
__ADS_1
''emmmhhh.... '' desahan demi desahan terus keluar saat tangan raihan mulai masuk kedalam celana aira dan menekan bagian sensitif aira.
Raihan melepas ciumannya dan membuma celana aira, sehingga tubuh aira saat ini polos tanpa sehelai benang pun.
Raihan terdiam dan memperhatikan aira yang sedang menahan nafsu dan ingin tersalurkan.
''aira,aku ingin sayang, aku ingin membuatmu menjadi milikku seutuhnya. '' ucap raihan.
''Aku juga menginginkan kamu mas. '' jawab aira sambil bernafas tidak teratur.
''jadi, apa kau mengijinkannya ?? '' bisikan raihan.
''ya, aku ijinkan mas. '' jawab aira..
Tanpa berkata lagi,raihan kembali mengulang semua hal yang barusan dilakukannya, raihan sampingkan tubuh aira perlahan, agar aira berada tepat di bawahnya, raihan kembali mencium bibir aira lebih agresif dari sebelumnya, raihan mulai membuka celana boxernya dan terpampang jelas milik raihan yang membuat aira kaget.
''apa itu akan muat mas?? '' ucap aira sambil memegang miliknya.
raihan mulai menyatukan miliknya secara perlaha, terlihat jelas aira benar benar menahan sesuatu yang akan menerobos kedalam.
'' maass... '' ringis aira.
air mata aira mulai keluar saat raihan mulai mendorong miliknya masuk lebih dalam lagi
cup cup
raihan mengecup kedua mata aira yang masih berlinang air mata.
perlahan rasa sakit itu berganti dengan kenikmatan yang baru pertama kali mereka rasakan.
__ADS_1
Raihan mulai memaju mundurkan pinggulnya sedikit cepat.
''aira sayaaang.... '' desah raihan,
raihan menghentakkannya lebih cepat seuakan ia akan mencapai orgasmennya sebentar lagi.
''maasss aku mau keluar... ''.rancu aira
''bersama sama sayang,..... ''' jawab raihan sambil bergerak semakin cepat,hingga suara penyatuan mereka terdengar jelaas.
''raaaihaan... '' rancu aira dan aira sedikit mencakar punggung raihan.
''ahhh.... emmmm... '' aira sampai ke puncak klimaksnya bareungan raihan.
''Sempit sekali.... '' rancu raihan.
''kau nikmat sekali sayang... ''' ucap raihan lagi yang juga telah mencapai klimaksnya..
raihan benar benar bahagia karena telah memiliki aira seutuhnya, aira kini berada di dada raihan, tubuh mereka sama sama polos.
''makasih sayaang, kamu menjaganya untuk aku. '' ucap raihan sambil mencium kening aira..
aira tidak menjawab dia hanya mengusel ngusel idungnya ke dada raihan, dan itu membuat raihan menegang kembali.
''sayaaang, aku mau lagi. '' ucap raihan dan membuat aira melongo kaget.
''maass....baru ajah selesai, masa pengen lagi. '' jawab aira.
tanpa persetujuan aira raihan pun mulai kembali aksinya, dan terjadilah adegan panas, sampai terus menerus mengulangnya seuakan raihan tak merasakan lelah nya. hinga tepat pukul 5 pagi kegiatan raihan berhenti karena aira sudah terkulai lemas dan hampir pingsan.
__ADS_1
aira dan raihan pun tertidur.