
aira sudah lelah karena berkeliling dengan berjalan kaki bersama adit, aira sangat bahagia karena hari dia bisa sepuasnya dengan adit, setiap hari adit sibuk dengan urusan kantornya sampai bertemu airapun susah,
sekarang aira dan adit sedang duduk isirahat dan menunggu pesanan makanannya.
adit dan aira sekarang ada di sebuah restoran, makanan pun datang,tanpa banyak kata aira langsung memakannya dengan lahap adit sampai geleng geleng melihat tingkah aira.
''pelan pelan sayang, ga akan ada yang mengambil makanan kamu loh. '' ucap adit sambil mengelap makanan di dagu aira.
''habisnya aku laper mas, cape tadi jalan jalan muter di pegunungan yang ga ada tempat makannya. '' jawab aira.
''yaudah sok ajah makan yang kenyang eah, kalau kurang tambah lagi eah. '' ucap adit.
''ok mas adit. '' jawab aira dengan senyum sumringah
''aku ga sanggu aira mengatakan semuanya padamu, aku terlalu takut kamu tersakiti dengan kepergianku. '' gumam adit dalam hati.
setelah selesai makan nya, adit memberanikan diri berbicara pada aira.
''sayang, ada yang mau mas kasih tau ke kamu, jangan potong ucapan mas cukup dengarkan, kamu mengerti kan sayang. '' ucap adit dan membuat aira bingung
''mas adit mau bicara apa, silahkan bicara aku akan mendengarkan nya. '' jawab aira.
''aira sayang, mas akan pergi ke swiss untuk mengurus perusahaan mas yang sedang kritis disana,sebenarnya di swiss adalah pusat perusahaannya, kalau di sini hanya cabang nya aira, mas akan pergi besok, mas harap kamu mau menunggu, sampai mas selesai mengurus masalah disana. '' ucap adit sambil menggenggam tangan aira.
__ADS_1
''berapa lama mas adit di swiss?? '' ucap aira.
''mas juga ga tau aira belum bisa di pastikan, tapi mas janji akan segera menyelesaikan masalah disana dan secepatnya kembali untuk menemuimu. '' ucap adit.
''apa selama ini pirasat ku benar mas, kalau mas adit akan pergi jauh, pergi meninggal kan aku. '' gumam aira.
''sayang, kenapa melamun?? '' ucap adit yang melihat aira melamun.
tanpa terasa air mata aira menetes, aira menangis dia begitu sakit di hatinya, pertama kali merasakan jatuh cinta malah membuat dia sakit
''sayang jangan menangis, percaya lah aira,kamu harus sabar menunggu mas sampai datang, tuhan sudah menyiapkan kejutan indah di balik rasa sabar dan syukur, tiada sakit yang terobati, tiada tangis tak berhenti, tiada kesedihan berkesudahan,semua akan berahir kuat penuh syukur,jangan menangis aira buat mas kuat untuk meninggalkan kamu, mas akan kembali lagi, kalau kamu menangis mas gak akan kuat menjalaninya, aira kuatkan mas dengan senyummu, maka bahagia yang akan kita dapat di hubungan kita kelak aira. '' ucap adit yang sama menetekan air matanya.
''perlu kamu tahu mas, untuk mencari kenyamanan itu bukan perkara mudah, kenyamanan itu sulit untuk dicari, dan tidak sembarang orang memberinya, kalau mas pergi siapa yang akan memberikan aku kenyamanan,mas adit yang telah berhasil membuat aku nyaman,malahan aku berharap kenyamanan yang mas adit kasih itu tidak hanya sesaat sajah mas, aku ingin kita saling menguatkan, kalau mas pergi siapa yang menguatkan aku mas, tetaplah disini mas denganku, tepatnya di sampingku mas adit, jangan pernah beranjak pergi mas, aku mencintai kamu. '' ucap aira sambil menangis.
''ea mas. '' jawab aira lemas.
''yaudah ayo mas antarkan pulang eah, sudah mau malam, dan ingat besok antar mas ke bandara eah sayang. '' ucap adit.
''ea mas. '' jawab aira.
aira tidak banyak bicara sepanjang perjalanan, dia hanya diam dan memeluk adit dari belakang, sampai di depan rumah aira pun aira hanya diam,adit ikut turun dari motornya dan membuka helm di kepala aira, adit mencium kening aira.
''besok mas jemput ea sayang, kamu istirahat. '' ucap adit sambil mengecup singkat bibir aira.
__ADS_1
''ea mas, hati hati ea. '' jawab aira memeluk adit dan adit pun membalasnya.
adit kembali menjalankan motornya untuk pulang, aira pun masuk ke dalam rumah dan langsung ke kamarnya, bunda yang sudah merasakan kesedihan aira langsung menghampiri aira.
''aira kamu baik baik sajah kan sayang?? '' ucap bunda.
aira langsung memeluk bunda nya dan menangis,
''kenapa sayang, ayo cerita ke bunda?? '' ucap bunda.
''bunda, hiks.... hiks.... mas adit akan pergi besok ke swiss. '' ucap aira sambil menangis.
''kenapa pergi jauh sekali?? '' jawab bunda.
''dia mau mengurus perusahaan disana yang sedang krisis bunda. '' ucap aira.
''terus kenapa kamu menangis??, ingat sayang adit adalah pemimpin perusahaan seperti ayah mu, dia memikul beban smua karyawan yang bekerja, kalau dia egois menuruti maumu, gimana nasib karyawan yang sudah berkeluarga,karyawan yang menggantungkan hidupnya di bawah kepemimpinan adit, bunda ingin kamu bersikap dewasa sayang, tunggulah adit sampai dia kembali, kalau kamu ga sabar untuk menunggu cari ajah pengganti adit. '' ucap bunda.
''bunda ihh, nyebelin deeh. '' jawab aira cemberut.
''udah mandi sana siap siap tidur, biar segar sayang. '' ucap bunda.
''ea bunda. '' jawab aira sambil masuk ke dalam kamar mandi.
__ADS_1