Karena LUSAN, Cinta Kita Kandas

Karena LUSAN, Cinta Kita Kandas
surat cinta


__ADS_3

"Nes, ada surat buat kamu di ruang BK. Dari cowok..kakakmu?" tanya Tutik,teman sebangku Agnes di smu


"Surat? tumben dapat surat? mungkin dari om ku yang di luar jawa." jawab Agnes


"Tapi alamat pengirimnya bukan luar jawa, dari ibukota. penggemarmu kali?" Tutik masih penasaran


" Kayaknya aku gak punya kenalan orang ibukota deh.kalopun ada, mereka juga gak sedekat itu sama aku sampe kirim surat segala" jawab Agnes


"Daripada penasaran,mending nanti istirahat kedua kamu ambil saja.siapa tau penting" Tutik memberi saran


"Ya,gampang itu.aku juga penasaran, 2 tahun sekolah disini,baru kali ini dapat surat." Agnes mengakhiri percakapan mereka dan mulai menyiapkan pelajaran matematika, pelajaran favoritnya.


"Hari ini kita ulangan,siapkan kertas kalian,buku dimasukkan dalam tas. Bapak akan menuliskan soalnya di papan tulis.Untuk yang duduk di sebelah kanan,mengerjakan soal A,yang duduk disebelah kiri,mengerjakan soal B" Pak Ali,guru matematika yang ganteng sholeh itu langsung memberikan soal..


Murid murid yang tidak siap belajar hanya bisa menggerutu.Kebiasaan pak guru yang satu ini,membuat soal yang berbeda dengan sebelahnya,agar tidak saling mencontek.


Tak terasa sudah 40 menit murid murid berkutat dengan soal matematika yang meski cuma 2 soal,


tapi perlu penjabaran yang memakan waktu.


Tet tet teeet..akhirnya bel istirahat berbunyi.


Agnes segera membereskan alat tulisnya dan bergegas ke ruang BK untuk mengambil suratnya..Sampai di ruang BK, Agnea bertemu dengan Pak Man, salah satu guru BK di SMU itu..


"Siang,Pak.Maaf, apakah ada surat untuk Agnes?" tanya Agnes sopan


"Coba kamu lihat di tumpukan surat masuk itu,,jangan lupa dirapikan lagi" Pak Man menjawab sambil menunjukkan tumpukan surat masuk


Agnes pun bergegas memilah surat surat yang ada dan mencari namanya. Pencarian tangannya terhenti pada sebuah amplop airmail putih memanjang dengan penerima Agnes, kelas 2, SMU Negeri 1..


Di sebaliknya tertulis nama si pengirim


"Saleko ,mabes TNI, jakarta?"


"Tunggu?! ini beneran si dia yang ngirim?


perasaan aku gak akrab akrab banget ma dia sampe dia kirim surat buatku?" Agnes masih membolak balik surat itu untuk memastikan tidak salah alamat.

__ADS_1


Setelah yakin memang surat itu untuknya,,Agnes pamit kembali ke kelasnya masih diliputi penasaran akan isi suratnya.


Saking penasarannya,Agnes gak lagi fokus di pelajaran sosiologi terakhir hari itu.


Untungnya sampai bel pulang, tidak ada penugasan..Agnes bergegas merapikan buku dan alat tulisnya,bersiap siap untuk pulang bersama teman temannya menuju halte bus.


Agnes memang terbiasa berangkat dan pulang sekolah naik bus sampai terminal,dan dilanjutkan jalan kaki menuju rumahnya..Dan itu dia lalui sejak masuk SMP..karena Agnes termasuk siswa yang lumayan berprestasi,sehingga memudahkan dia untuk sekolah di SMP Negeri favorit di kota dan bisa melanjutkan juga di SMU negri favorit di kota yang sama..


Meski Agnes gadis kampung yang baru pertama kali naik bus sejak masuk SMP,,tapi dia punya semangat belajar yang kuat..


Awalnya minder juga, karena teman temannya rata rata anak orang kaya, yang orang tuanya pegawai ataupun pejabat, meski ada juga sebagian kecil yang senasib seperti Agnes,,yang orang tuanya hanya tau bertani dan berdagang kecil kecilan di pasar.


Sampai di rumah, tak sabar Agnes masuk ke kamarnya dan mengunci pintu. Setelah berganti baju rumahan,,segera dibongkarnya tas nya dan membuka surat dari Saleko dengan hati berdebar. Bayangannya mengingatkan kepada laki laki,kakak kelasnya waktu SMP yang sering pulang bareng karena dia tetangga desanya.Setelah lulus SMP, mereka berpisah sekolah, dan setelah itu tidak tau lagi kabarnya. Terakhir mereka bertemu waktu ada acara pertemuan pemuda di desanya, dan itupun juga tidak ada yang mereka obrolkan selain say hello.


Dan tau tau Saleko mengiriminya surat,padahal Agnes merasa tidak pernah memberitahu sekolahnya dimana dan kelas berapa..


Perlahan,dibukanya sampul amplop itu dan terlihat 3 lembar kertas folio dengan tulisan rapi di dalamnya..


Teruntuk dik Agnes di kampung halaman


Apa kabar ,dek?


Bersama surat ini,, mas kabarkan kalo keadaan mas di perantauan alhamdulillah baik, semoga begitu pula keadaan adik sekeluarga di kampung juga begitu.


Maaf sebelumnya dik, kalo surat dari mas ini mengganggu kesibukan adik belajar.


Mas ingin meminta maaf kalo waktu mas mudik kemarin,mas gak sempat ngobrol sama adik saat kita ketemu di pertemuan pemuda..Sebenarnya mas pengen ngobrol banyak sama adik,,tapi waktu itu mas lagi diajak ngobrol sama sodara mas dan waktu mas mau nyamperim adik,,adik sudah pulang..


Dek..


Nggak tau kenapa, sejak merantau jauh dari kampung halaman, bayangan adik gak bisa mas lupakan.Mas selalu teringat sama adik.


Jujur mas mau bilang, kalo mas ada rasa sama adik.


Mas harap,adik pun memiliki rasa yang sama buat mas.


Malam itu, mas pengen menyampaikan sama adik,,tapi sepertinya adik lagi marah sama mas karena gak sempat menyapa adik..

__ADS_1


Bolehkah mas minta foto adik buat obat rindu mas?


Dek, tolong kalo sempat adik balas surat mas ya..balasan adik penyemangat buat mas di sela sela tugas mas..


Mungkin ini dulu yang bisa mas sampaikan,,sebenarnya masih banyak yang ingin mas sampaikan,,tapi nanti kita sambung di lain waktu saja..


Salam mas buat pakde dan bude ,juga seluruh keluarga adek.


Jangan lupa belajar ya..


Wassalamualaikum wr wb


Salam kangen dari perantauan


Saleko


Serasa ada ribuan kupu kupu beterbangan di hati Agnes membaca surat dari Saleko..meski ini bukan surat cinta pertama yang Agnes terima dari cowok,,tapi surat cinta pertama Saleko, untuk Agnes mampu menggetarkan hati Agnes..dibacanya berulang ulang dan hatinya tetap bergetar..


Ah,Saleko mempunyai rasa sama dia??


Apakah itu artinya,,mereka berpacaran?


Wait?!


Pacaran??


Agnes masih SMU dan masih setahun lagi untuk lulus,,tapi pacaran??


Apa kata orang tuanya nanti..


Tidak! Agnes tidak bisa membayangkan reaksi orang tuanya kalo mereka tau Agnes punya pacar di usia SMU, dan Agnes juga tidak mau mengecewakan orang tuanya.


Tapi Agnes juga deg deg an sama perasaan Agnes sendiri..Apalagi sekarang Saleko dah punya pekerjaan mapan, siapa sih yang gak bangga punya cowok tentara?


Haahh...Agnes bingung..Tapi ini kan LDR, gak ketemu juga kok..gak apa apa kali diterima,,itung itung buat hiburan dan penyemangat..lagian teman temannya juga banyak yang sudah pacaran dengan teman sekelasnya..Tapi Agnes maunya kan jatuh cinta sekali saja..


Disimpannya surat cinta dari Saleko di lemarinya dengan rapat,berharap tak ada orang rumah yang tau..sambil memikirkan jawaban apa yang akan Agnes berikan untuk Saleko nanti..

__ADS_1


__ADS_2