Karena LUSAN, Cinta Kita Kandas

Karena LUSAN, Cinta Kita Kandas
ujian masuk akper


__ADS_3

Tet tet tet...bel panjang itupun berbunyi..


Menandakan bahwa waktu ujian telah habis


' huh,, akhirnya selesai juga, guman Agnes sambil melihat lagi lembar kertas jawabannya sebelum menyerahkan kepada pengawas ujian.


Bergegas dia keluar dari aula itu dan mengambil tasnya yang tertumpuk di luar bersama dengan milik para peserta ujian lainnya.


Dicarinya sosok Susi ia lihat penampakannya di dalam ruang ujian tadi.


" Sus, oei..tungguin!" teriaknya ketika melihat bayangan Susi yang melangkah menuju parkiran motor.


Susi yang dipanggil namanya pun menoleh, dan dilihatnya Agnes berlari kecil ke arahnya..Dihentikannya langkahnya dan memilih menunggu Agnes menghampirinya..


" Eh..Agnes.. gimana ujiannya tadi? kira kira peluang masuk gak ya?" tanyanya kemudian berjalan berdampingan dengan Agnes di sampingnya


" susah menurutku. gak yakin juga..ternyata yang daftar lumayan juga ya..padahal kuotanya cuma 40..saingannya lumayan" jawab Agnes seakan tidak yakin.


" iya sih..padahal kalo dari hasil NEM, nilai kita juga gak jelek jelek amat..tapi gak tau dengan nilai ujiannya..kan yang penting nilai ujian masuknya."


" ya mau gimana lagi..aku juga sudah usaha belajar selama ini..tapi tetap saja kan gak sefresh kalo baru lulus..ngikut takdir sajalah..kalo memang rejeki, ya nanti juga diterima" jawab Agnes menghibur diri


setidaknya masih ada sipenmaru di UNS nanti kalo yang ini gak lolos, pikirnya.

__ADS_1


Mengingat kemarin saat Agnes memilih jurusan MIPA biologi di UNS, peminatnya gak sebanyak di kedokteran. dan entah kenapa, feeling Agnes merasa bisa lolos.


" mau langsung pulang, apa mampir dulu, Nes?" tanya Susi ketika mereka sudah sampai parkiran


" mau main sih sebenarnya, dah bosan tau di rumah terus..tapi gak ada temen, gak enak kali mainnya"


" mau main ke tempatku gak? mumpung aku di rumah sendirian nih." tawar Susi yang diangguki oleh Agnes


" boleh saja. udah lama gak ke tempatmu. terakhir waktu kita belum ujian akhir itu" kenang Agnes mengingat momen terakhir berkunjung ke rumah Susi..


Hanya seperempat jam perjalanan, mereka akhirnya tiba di rumah Susi..masih bernuansa sama seperti beberapa tahun yang lalu..


" Masuk, Nes. aku buatin minum dulu" Susi meninggalkan Agnes dan menuju ke dapur membuat minum


Agnes pun masuk dan mendudukkan dirinya di kursi kayu di ruang tamu itu..pandangannya mengamati sekeliling ruangan itu..masih sama, dengan palang salib di atas pintu dan gambar Yesus..hanya ada sebuah organ tunggal terletak di pojok ruangan..


Agnes pun segera menyeruput es sirup melon itu sampai tandas..dia benar benar kehausan..


" kok sepi, Sus? bapak sama ibu kemana?"


" bapak masih ngajar lah, dan ibu tadi pamit belanja. kakak dan adikku lagi ke gereja. ada tugas kegiatan muda mudi disana" jawab Susi ikut menenggak es sirupnya..


" kamu gak ke gereja?"

__ADS_1


" nanti sore saja" jawab Susi


" kalo capek, kita istirahat di kamar saja ,Nes. lumayan sambil rebahan" ajak Susi dan beranjak ke kamarnya diikuti oleh Agnes


" Dah, tidur dulu. sambil cerita.pulang agak sorean saja" Susi pun merebahkan dirinya diikuti Agnes yang tidur di sebelah Susi..


Untungnya Agnes sedang datang bulan, jadi dia tidak perlu merepotkan Susi untuk menyiapkan tempatnya beribadah..


Dan akhirnya, keduanya pun terlelap hingga terdengar suara berisik di luar rumah membangunkan keduanya..


Ternyata, bapak dan ibuny Susi sudah pulang..


Setelah bangun dan mencuci muka, Agnes keluar kamar mengikuti Susi yangbtelah keluar duluan..


" sore pak, saya Agnes temannya SMUnya Susi" Agnes menyapa kedua orang tua itu.


" oh..ada temannya ..sudah lama ,Nak?" tanya bapaknya


" sudah lumayan dari tadi, pak..kami ketemu di kampus akper tadi." jawab Agnes sopan


" ini teman Susi SMU yang pernah Susi ceritakan pak.ternyata kita daftar di akper yang sama, dan tadi ketemu lagi pas ujian" terang Susi yang diiringi anggukan dari bapaknya.


" senang ya.sudah ada temannya di kampus yang sama..semoga kalian nanti bisa kuliah sama sama"

__ADS_1


" iya pak, aamiin.." lagi lagi Agnes menjawab


Setelah beberapa saat, Agnes pun bersiap untuk pulang dan berpamitan dengan kedua orang tua Susi..Ia diantar Susi sampai terminal, dimana Susi juga sekalian pergi ke gereja.


__ADS_2