Karena LUSAN, Cinta Kita Kandas

Karena LUSAN, Cinta Kita Kandas
Kesedihan Yunan


__ADS_3

# jika dia memang jodohmu, sejauh dan sesulit apapun, kalian akan dipertemukan dalam ikatanNya#


Sebentar lagi perkuliahan di tingkat 3 akan di mulai..jeda libur semester telah usai..di semester ini, mereka akan lebih longgar dalam perkuliahan, tapi pastinya akan lebih banyak praktek di lapangan.


" Hai, Yun..pa kabar? gimana liburanmua kemarin" sapa Agnes ketika masuk kelas pagi itu.


" baik, Nes..kemarin aku ke tempat adikku di Dieng sama syeh puji dan Agus."


" yah..aku kok gak diajak" gerutu Agnea


" yah, mana tau kamu juga pengen..kali aja punya jadwal sendiri"


" kamu gak bilang bilang sebelumnya, padahal aku gak ada acara kemana mana"


" ya, next time ..Oke?" rayu Yunan


" by the way, kamu kok duduk disini?" tanya Agnes menyadari Yunan telah kembali mengambil tempat duduk di sampingnya lagi.

__ADS_1


" gak papa..dah lama kita gak ngobrol kan" ujar Yunan


" halah..gak mungkin gak da apa apa?" desak Agnes.." ada masalah sama Ririn?" tanyanya hati hati


Yunan menggeleng, tapi raut wajahnya terlihat sedih.


" nanti habis kuliahan, cerita ma aku ya? aku masih sahabat kamu lho" ujar Agnes tersenyum


Yunan hanya mengangguk..Ya, dia memang butuh teman untuk bercerita.membagi bebannya..dan selama ini Agnes tempat terbaiknya untuk berbagi.


Setelah perkuliahan terakhir, semua mahasiswa keluar kelas..tertinggal Agnes dan Yunan.


Yunan mengangguk dan menghela nafas panjang..


" Ririn dijodohin Nes" katanya pilu


' whattt!!!' Agnes terlonjak kaget.menoleh tak percaya ke arah Yunan.

__ADS_1


Yunan mengangguk sendu.


" kok bisa? kapan?" cecar Agnes..karena yang diliatnya, Ririn juga nampak merespon perasaan Yunan.Mereka memiliki perasaan yang sama.tapi kenapa ada perjodohan?


" Ririn dijodohkan sama tetangganya.mantan korea, 4 tahun lebih tua dari Ririn, sudah mapan..cowok itu menyukai Ririn sejak lama, dan ketika Ririn selesai kuliah nanti, mereka akan dinikahkan..mereka sudah tunangan..liburan kemarin, Ririn dilamar, sekaligus tunangan" jelas Yunan


"ohhh.." Agnes terdiam tak tau harus bicara apa.Dilihatnya Yunan, cowok itu nampak berkaca kaca menahan air matanya agar tak keluar.


Agnes paham, Yunan kecewa dan sedih.Dia telah berusaha mendapatkan hati Ririn, dan Ririn juga membalasnya. wajar jika Yunan bersedih.Bila dibandingkan dengan calon Ririn yang mapan, tentu dia tak seberapa dan sudah pasti minder..


" kalo pengen nangis, keluarin saja Yun..jangan ditahan, biar lega..keluarin sepuasnya, tapi habis ini kamu harus kuat, kamu laki laki, ganteng, baik, sholeh lagi..pasti masih banyak yang mau sama kamu..kalo nanti gak ada yang mau sama kamu lagi..kamu cari aku, aku yang akan jadi pendampingmu.tapi setelah jandaku ya" gurau Agnes


Yunan tersenyum menanggapi candaan Agnes..Tapi kemudian dia kembali bersedih dan meluapkan kesedihannya dengan tangisan.


Agnes menemaninya, sesekali memberikan tisu untuk menyeka air matanya.


Setelah puas menangis, Yunan menyeka air matanya dan tersenyum.." makasih ya Nes..udah mau dengerin aku..aku dah nahan ini berhari hari, nunggu waktu longgarmu" ujarnya mengambil tisu untuk menyeka sisa air matanya

__ADS_1


" udah lega? yuk kita cari makan. menangis juga butuh energi kan. cuci mukamu dulu..ntar dikira aku yang menganiaya kamu" canda Agnes..


Yunan bergegas ke kamar mandi untuk mencuci muka dan kemudian mereka pergi ke warung bu Darmo, membeli nasi pecel..


__ADS_2