
Beberapa minggu kemudian..
" Pheb..punya anti nyeri gak..gigiku sakit banget nih" keluh Agnes.
Beberapa hari ini dia merasakan ada yang salah dengan gigi geraham belakangnya..
Udah pake antinyeri tapi hanya bertahan beberapa jam, setelah efek obat habis, nyeri nya datang lagi.
Sehingga aktivitasnya terganggu.
Tapi dia juga tidak mau presensinya di KRS buruk, sehingga memilih tetap hadir di kuliahan.
Pagi ini dia kehabisan obat anti nyeri, sehingga meminta sama Pheby.
" gak ada..coba minta sama Yu Oe.biar diambilkan dari P3K KSR."
Oe yang mendengar segera mengambilkan beberapa pil anti nyeri dan memberikannya kepada Agnes..
" mending kamu periksa saja Nes ke rumah sakit..takutnya kenapa napa. udah berhari hari lho sakitmu gak reda" usul Oe
" ya nanti..selesai kuliah pertama, tak coba periksa"
^^^
" Gus, ntar pinjam motor buat periksa ya"
" kamu sakit, Nes?" tanya Agus
" cuma sakit gigi, Gus..mau periksa dulu"
" oh..dianterin gak?" tawarnya
" enggak usah, aku bisa sendiri kok"
__ADS_1
" Yun, tuh Agnes sakit..anterin periksa sana" Agus mencolek Yunan yang sedang ngobrol dengan Ririn.
Yunan tersentak kaget dan menoleh ke arah Agnes yang memang terlihat meringis menahan sakit..Sejak beberapa minggu ini, Yunan memang jarang ngobrol dengan Agnes karena proses PDKT nya ke Ririn, membuatnya hampir lupa dengan sahabatnya itu.
Yunan bergegas beranjak dan menghampiri Agnes yang sedang memakai jaketnya bersiap siap berangkat.
" Nes...kamu sakit?" cecarnya
" cuma sakit gigi kok Yun..nih mau periksa " jawab Agnes enteng
" aku temani ya?" pintanya
" ntar kamu ketinggalan pelajaran kalo nemeni aku..kan gak tau disana lama pa gak" tolak Agnes
" gak papa..cuma pelajaran ini..persahabatan kita lebih penting Nes."
" ya udah..nih kunci motornya..udah pamit belum ma yayangmu?" goda Agnes
" yayang apaan sih..cuma teman" elak Yunan
Perawat gigi yang berjaga tersenyum melihat Agnes dan Yunan yang masih memakai seragam mereka..mereka mungkin terlihat seperti sepasang kekasih, melihat justru Yunan yang nampak perhatian dengan Agnes.
" pasien Agnes" panggilnya
" apa keluhannya dik?"
" gigi geraham belakang sakit mbak..sudah beberapa hari, gak sembuh dengan anti nyeri" jawab Agnes
" oh..tunggu sebentar ya, dokternya masih periksa pasien..habis ini giliranmu"
" mbak..ada pasien ?" seorang dokter muda datang dan menghampiri meja konter perawat itu.
" ini dok..adiknya praktik..keluhan sakit gigi geraham belakang" jelasnya
__ADS_1
" minta foto panoramic dulu saja..baru diperiksa lagi" jawab dokter itu tanpa melihat Agnes.
Agnes dan Yunan segera menuju ruang rontgen membawa pengantar dokter itu..
" Yun..kayaknya uangku gak cukup deh kalo buat bayar rontgen" keluh Agnes, karena memang uang sakunya hanya cukup buat makan seminggu
" nanti kurangnya pinjam uangku dulu, Nes." hibur Yunan
Selesai melakukan foto panoramic, mereka menunggu hasilnya jadi.
Setelah 1 jam, foto panoramic itupun jadi lengkap dengan hasil bacaannya.
Mereka kembali ke poli gigi dan menyerahkannya ke perawat jaga.
Beruntung dokter yang memerintah tadi masih ada , dan perawat itu langsung melaporkan hasil rontgennya..
" ya udah..jadwalkan saja operasinya. kalian siap operasi kapan?" tanya dokternya kepada Agnes yang terbengong
" ooopppp..opperasi dok?" tanyanya lagi, memastikan dia tidak salah dengar
" iya, operasi..gigi geraham belakangmu numbuhnya gak normal..miring, sehingga mendesak gigi di sebelahnya..jadi harus diambil dengan cara operasi" jelas dokter
Agnes terduduk lemah di kursi tunggu..Sementara Yunan sendiri juga bingung harus seperti apa.
" kalian pikirkan dulu mau operasi kapan, kalo sudah bilang sama mbak perawat biar diatur jadwalnya" dokter itupun pergi setelah memberikan penjelasan.
" Yun..gimana ini? aku takut dioperasi. keluargaku juga belum tau" keluh Agnes menangis..sungguh, dia syok dan takut..
" ya sudah, kita kasih tau keluargamu dulu saja.baru buat jadwal operasinya" usul Yunan
" mbak..kami bilang orang tua dulu ya untuk kepastian operasinya" tutur Yunan
" oiya..gak papa dik..ni foto rontgennya..kuitansinya pembayarannya disimpan saja"
__ADS_1
Setelah menyelesaikan administrasi , mereka pun kembali ke asrama
^^^