Karena LUSAN, Cinta Kita Kandas

Karena LUSAN, Cinta Kita Kandas
baikan dengan Yunan


__ADS_3

Hari ini tim paduan suara kembali berlatih.


Meski sudah tingkat 3 dan sebentar lagi lulus, tapi mereka tetap diminta mengiringi wisuda akper jalur khusus, karena kampus masih belum mendapatkan tim paduan suara terbaik selain mereka.meski untuk tim kali ini, sudah mendapat tambahan beberapa personil dari adik tingkat.


Kali ini mereka akan mengiringi wisuda akper jalur khusus dari Rumah Sakit Umum Pusat Klaten..dan mengingat jarak yang lumayan jauh, mereka harus meluangkan waktu berlatih di RS itu untuk gladi kotor.


Pun dengan hari ini..


Sejak pagi mereka telah bersiap duduk di bis jemputan yang mengantar mereka..sebelumnya, bis itu mampir mengambil jatah snack dan makan siang di sebuah catering langganan kampus..nasi langgi menjadi menu siang itu.


Mereka berlatih di auditorium RS yang akan dijadikan tempat wisuda esok hari..ruangan itu telah ditata sedemikian rupa menjadi ruang wisuda.


Seperti latihan sebelumnya, hari inipun mereka hanya memantapkan suara dan penampilan sebelum tampil besok.


Saat sedang berlatih satu lagu yaitu Mars Hidup Sehat, Yunan nampak kesakitan memegangi perutnya..Dia segera minta ijin untuk ke belakang.mungkin memang nahan BAB..


Tak lama kemudian, Ulfah juga mengeluh hal yang sama, dibarengi dengan beberapa teman lainnya. Hingga terpaksa latihan dihentikan sementara, dan diambil jeda istirahat..saat istirahat itu, lebih banyak anggota tim yang meminta ijin ke belakang hingga tumpukan antrian terlihat di kamar mandi..

__ADS_1


Agnes yang sebenarnya juga menahan rasa melilit di perutnya ,terpaksa mencari kamar mandi yang lain di gedung berbeda..bersama dengan beberapa anggota tim yang lain.


Merasa curiga dengan anggota tim nya yang mempunyai keluhan yang sama, akhirnya Pak Nug selaku pelatih menghubungi panitia serta kampus untuk mendapatkan obat anti diare.


Beberapa anggota sudah kembali meski rasa melilit masih mereka rasakan..dan anggota yang sehat segera membagikan tablet diatabs itu agar segera dikonsumsi..


Akan gawat jika sampai besok mereka keluhan mereka tidak teratasi bahkan ada yang tumbang.


" sementara latihannya seadanya dulu..yang masih sakit perut, minum obat dan istirahat dulu sambil menyantap snack yang ada..kita sudah menghubungi kampus untuk melakukan investigasi..dugaan sementara karena makan siang kita kemarin mungkin telah terinfeksi bakteri" jelas Pak Nug.


Akhirnya latihan itu hanya dilakukan oleh beberapa orang yang masih sehat. Sementara yang sakit, duduk bersandar setelah mendapatkan obat.


Yunan yang terlihat paling lemas hari itu, mungkin sudah dehidrasi karena bolak balik ke kamar mandi.


Sementara Agnes meski perutnya masih melilit ,tapi masih lebih baik dari Yunan.


Merasa tak tega dengan kondisi mantan sahabatnya yang nampak lemas itu,, sementara yang lainnya sedang sibuk ,akhirnya Agnes berusaha mendekati Yunan dan memberikan segelas teh manis hangat untuknya..

__ADS_1


" Yun...minum teh manis ya..kamu pucat sekali,," tawar Agnes..


Yunan yang sedang menahan sakit, menoleh dan menerima gelas itu..meneguknya sekali tandas.." terima kasih, Nes"


Agnes tersenyum kemudian mengambil gelas kosong itu dari tangan Yunan.


Setelah mengembalikan gelas ke meja, Agnes duduk di sebelah Yunan.


" coba kasih minyak kayu putih ,Yun..biar anget dan nyerinya berkurang" lagi lagi Agnes memberikan sebotol minyak kayu putih yang dibawanya dari saku bajunya.


Yunan menerimanya dan segera mengoleskan ke perut dan pinggangnya merata..segarnya, aroma kayu putihnya memang mampu meredakan rasa melilit pada perutnya ,ditambah efek obat anti diare yang diminumnya tadi sudah mulai bekerja.


" makasih ya, Nes...maafin aku, sudah nyuekin kamu selama ini..aku yang egois sama kamu..Nes..maukah kamu jadi sahabat aku lagi?" tanyanya penuh harap.


Agnes mengangguk, dengan mata berkaca kaca karena rasa haru.." aku akan selalu jadi sahabatmu ,Yun.." katanya sambil mengusap air mata yang akhirnya meleleh..


#percayalah, ada banyak hikmah dari setiap peristiwa

__ADS_1


__ADS_2