
Sudah 3 hari ini Agnes mengikuti perkembangan Tn .S sebagai pasien kelolaannya..Ia menyempatkan diri mengunjungi kamar pasien itu untuk melihat kondisi kesehatannya dan memberikan perawatan sesuai dengan diagnosis keperawatan yang ia temukan..
Selama itu pula, dia belum bertemu dengan anak laki laki Tn.S yang akan dijodohkan dengannya..
Agnes sendiri memang tidak siap dan berusaha menghindar karena dia ingin fokus sekolahnya..
Trauma terhadap kisahnya dengan Saleko, membuatnya lebih berhati hati membuka diri.
Sesuai jadwal, hati ini Agnes kebagian dinas malam kedua..
Dia bermaksud melakukan evaluasi terhadap perkembangan pasiennya dengan asuhan keperawatan yang dia berikan, karena minggu depan dia sudah pindah bangsal..
" Fing,..pasienku kamar 2B masih ada?" tanya Agnes pada Afing saat ketemu di ruangan untuk siap siap operan jaga.
" Yang Tn.S? post op hernia?" tanya Afing memastikan
" iya..betul"
" oh..dah BLPL( boleh pulang) tadi pagi"
" yahh...padahal aku kurang evaluasi saja lho buat askepku!" keluh Agnes
" datangi saja rumahnya kalo dekat, sekalian belajar home visit"
" aku belum tau rumahnya ,Fing"
" kan ada di statusnya"
__ADS_1
" iya, nanti aku coba cari..kalo gak bisa ya, terpaksa deh untuk evaluasi AMK saja"
" AMK apaan?"
" Aku Manipulasi Kasus nya.!!...hihihi..."
" dasar! tak bilangin pembimbingmu, gak dapat nilai"
" Afing, gak asyik nih..lagian cuma evaluasi nya saja kan..yang pengkajian sampai implementasi beneran dilakukan kok" elak Agnes
" iya..becanda Nes..udah ,yuk..kita operan dulu"
Setelah melakukan operan jaga, Agnes mulai melakukan tugasnya praktik malam itu..membantu menyiapkan injeksi, mengukur tanda tanda vital, menyiapkan pasien pre op..
Hingga tengah malam tugas terakhirnya mengganti cairan infus selesai.
" iya, Mas..makasih..ini mau pinjam status pasien dulu..buat nyelesain tugas .." jawab Agnes
" ya sudah, kalo sudah selesai ..kalian istirahat , gantian yang tidur..lampunya satu aja yang nyala.."
" iya Mas.."
****
" leganya hari ini bisa libur" guman Agnes
Dia pergi ke kamar Pheby, dan mendapati Pheby tengah bersiap.
__ADS_1
" Pheb, jadi kan nemeni aku ke rumah pasienku?" tanya Agnes
" iya, ni aku dah siap..kamu malah belum apa apa.gimana sih?"
" oke..aku mandi sebentar ya"
Agnes berlari meninggalkan kamar Pheby dan melakukan mandi kilatnya.
Gak nyampe 10 menit, dia dah rapi dengan gamis motif bunga warna salem, dipadu dengan kerudung senada..
" Dih..yang mau ngapel ke rumah calon mertua..cantik amat sih" goda Pheby
" Apaan sih, Pheb..aku kan emang selalu cantik..yuk ah, berangkat..aku dah ijin pinjam motornya Agus kemarin..mumpung tuh anak jaga pagi..nanti sebelum pulang dinas, kita udah balik asrama lagi"
Mereka kemudian menuju parkiran motor, mengambil motor Agus dan meminjam helm pak satpam.
Melajukan motor itu menembus kepadatan lalu lintas kota Solo menuju Boyolali.
Untungnya Pheby rumahnya deket lokasi yang akan dituju, sehingga mereka tidak kesulitan menemukan desa yang dimaksud.
Ditambah lagi lokasinya juga tidak begitu jauh dari Solo.
Setelah menempuh perjalanan selama 40 menit, mereka akhirnya sampai di alamat yang dimaksud..
Bertanya kepada salah satu warga yang melintas untuk memastikan bahwa nama dan alamat yang dituju sesuai.
Sebuah rumah khas jawa yang sederhana, berdampingan dengan sawah dan menyendiri di pinggir desa menjadi akhir pencarian mereka pagi itu..
__ADS_1
^^^