Karena LUSAN, Cinta Kita Kandas

Karena LUSAN, Cinta Kita Kandas
Tes CPNS 2


__ADS_3

" suami???" Agnes tersedak dan buru buru mengambil minumnya.


Begitupun dengan Agus dan Heri.


Yuni tertawa lirih melihat reaksi ketiga temannya itu.


" kenapa? kaget ya? aku sudah menikah..kan aku sudah bilang, aku dah tunangan waktu masuk Akper kan, dan sekarang kami sudah menikah" jelasnya


" oh..gak undangan sih..jadi kan gak tau" ujar Heri


" Nikahnya juga gak rame rame kok,baru siri..soalnya mas Sugy belum dapat ijin dari kantor.biasalah kalo polisi dan tentara, mau nikah kan agak ribet" jelasnya.." ini tadi cuma pulang sebentar, habis itu balik lagi ke kantor buat piket..jadi besok pagi kita diantar sopir ibukku" lanjutnya lagi.


Ketiga manggut manggut dan segera menghabiskan makanannya.


Sementara Sugy, suami Yuni sudah pamit pergi piket.Jadilah mereka berempat di rumah itu.


Bukannya belajar, mereka malah asyik ngobrol dan menceritakan kembali saat saat kebersamaan mereka di asrama yang mengundang tawa keempatnya, hingga tak terasa waktu telah larut malam..mereka masuk ke kamar dan mengistirahatkan diri.


***


Suara ribut di luar kamar pagi itu, mau tak mau membangunkan Agnes .Segera ia beranjak dan mengambil wudhu, menuaikan subuh.

__ADS_1


Dilihatnya Yuni dan seorang wanita paruh baya dengan perhiasan glamour khas ibu ibu kaya, sedang sibuk menyiapkan sarapan di meja makan.


Agnes pun segera bergabung dengan keduanya untuk membantu..


" pagi,mbak..ibu..ada yang bisa Agnes bantu?" tanyanya


" gak usah mbak..udah selesai kok..mbak mandi saja, biar gak antri mandinya, soalnya kamar mandinya kan cuma satu."jawab Yuni


Agnes yang mau membantu mengurungkan niatnya dan memilih mandi sesuai perintah Yuni sebelum Agus dan Heri keluar kamar.


Setelah bersiap, ia bergabung dengan Agus dan Heri di ruang tamu yang juga nampak telah selesai bersiap.


" habis tes nanti balik sini apa langsung pulang?" tanya Yuni yang muncul dari kamarnya sudah rapi


" kalo gitu, kita sarapan dulu ,yuk" ajaknya menuju meja makan


Di meja itu telah terhisang sayur sop ,ayam goreng ,tempe bacem dan kerupuk..Lidah mereka benar benar dimanjakan.


" mbak, ibu sudah makan belum?" tanya Agnes


" ibu kalo pagi gak makan mbak..tadi sudah berangkat ke kios setelah menyiapkan sarapan ini.ada beberapa pesanan mebel yang harus disiapkan" jawabnya

__ADS_1


Dan mereka bertiga menikmati sarapan pagi itu dengan tenang.


Pun ketika sopir keluarga Yuni mengantarkan mereka ke tempat ujian..Beruntung mereka ditempatkan di gedung yang sama ,hanya beda ruangan saja, sehingga tidak perlu mencari lagi.


Memakan waktu sekitar 3 jam untuk menyelesaikan soal soal ujian itu sebelum waktu yang diberikan habis.


Yuni yang sudah keluar duluan tampak menunggu di pintu keluar, disusul Agnes, Heri dan Agus..


" Gimana ujiannya tadi?" tanya Yuni ketika temannya sudah mendekat


" aku pesimis..soalnya susah!" keluh Agus


" apalagi aku Gus..gak ngerti sama sekali..pasrah aku" keluh Heri dengan gaya kocaknya


" sama saja..aku juga gak yakin..tapi setidaknya kita dah usaha kan" ujar Agnes


" sekarang gimana rencana kalian,? " tanya Yuni


" kita langsung pulang saja deh..tolong nanti diturunkan di terminal atau halte bis AKDP saja ya,mbak"


" oke kalo gitu..yuk naik"

__ADS_1


"mbak..makasih atas tumpangannya ya..semoga diantara kita ada yang lolos".. pamit Agnes ketika mereka sampai di terminal.


Tak lupa cipika cipiki, sebelum ketiganya naik bis yang sedang ngetem siang itu.


__ADS_2