
Menjelang magrib..akhirnya Agnes sampai rumah. setelah membersihkan diri, dia ikut bergabung dengan keluarganya di depan TV sambil menunggu azan magrib tiba..
"Nes, tadi ada surat dari sekolahan mu..adik kelasmu yang nganteri kesini..katanya sudah lama surat itu ada, tapi karena kamu dah lulus gak ada yang ambil" kakak Agnes yang baru bergabung mendekati Agnes dan menyerahkan sepucuk surat airmail.
Dengan wajah merona, Agnes menerima surat itu dan bergegas masuk ke kamarnya..tak lupa iya mengunci pintu..
Sungguh, dia merasa malu kedapatan menerima surat dari Saleko di depan orang tuanya..
Entah jawaban apa yang akan Agnes berikan ketika orang tuanya menginterogasinya..
Ah..mungkin jujur lebih baik..toh, dia juga sudah lulus sekarang.
Dengan hati hati dibukanya surat itu..dibacany a perlahan dan seksama..
Teruntuk Yayangku đź’•
di tempat
Assalamualaikum wr wb
salam kangen dan sayang selalu
Dengan datangnya surat ini, mas kabarkan kalo keadaan mas di perantauan alhamdulillah dalam keadaan sehat wal afiat..
__ADS_1
semoga begitu pula dengan dik Agnes sekeluarga..
ohya, bagaimana ujiannya? lancar kan?
sudah ada rencana mau daftar kuliah dimana? atau jadi daftar di kebidanan ?
Apapun itu, semoga selalu diberi kemudahan..
Hampir lupa, mas juga mau mengabarkan kalo mulai bulan ini, mas sudah dipindahtugaskan ke LP militer di Bandung..jadi mas sudah tidak di mabes lagi..
Dan mungkin setelah ini, mas akan lebih sibuk dan tidak bisa ambil cuti karena penyesuaian lingkungan baru..
Doakan ya dik, mas betah di lingkungan yang baru..
sementara itu dulu ya dik, kabar dari mas..
lain waktu di sambung lagi..
salam buat bp dan ibu.
Yayangmu
❤Saleko💕
__ADS_1
------
"Huhhhh, kenapa semakin jauh saja jarak antara kita mas. tak bisakah mas pindah tugas di dekat kampung kita saja? tidak inginkah mas dekat dengan keluarga?" lagi lahi Agnes mengeluh
Entah sampai kapan mereka akan LDR an, kuatkah bertahan dengan jarak yang semakin jauh?
Entahlah, Agnes hanya berharap, Saleko menjadikannya pelabuhan terakhir,,seperti impiannya, yang pertama dan terakhir.
Sementara, di luar kamar..kedua orang tua Agnes bertanya tanya, surat dari siapakah?
seakan mengerti pertanyaan bp dan ibunya,, kakak Agnes memberitahukan kalo surat itu dari Saleko..
barulah orang tua Agnes paham, kalo ternyata anak mereka telah menjalin hubungan asmara dengan Saleko.
sebagai orang tua, mereka tidak akan melarang..apalagi Agnes sudah lulus sekolah, dan Saleko juga sudah mendapatkan pekerjaan yang mapan..
sejak hari itu, ibu Agnes yang terlihat paling semangat untuk menjodohkan keduanya.
bahkan tak segan, beliau juga memberitahukan kepada kerabat Agnes yang lain..sehingga Agnes pun jadi bahan bullian kerabatnya..bahkan tak segan, ibu Agnes sengaja menceritakan hubungan asmara anaknya dengan Saleko, sehingga membuat tetangga desanya tau..tak terkecuali kakek neneknya Saleko yang terkenal kuno dan masih menganut kepercayaan kejawen.
Walaupun demikian, ternyata keluarga Saleko pun sudah mengetahui perihal hubungan anaknya..mereka juga menghormati pilihan anaknya itu..
Sampai sejauh ini, hubungan Saleko dan Agnes terlihat baik baik saja..tak jarang Sutar , sahabat Saleko yang sering bermain ke Bandung pun, menyempatkan diri menemui Agnes untuk menanyakan apakah ada yang mau dititipkan ke Saleko sebelum dia berangkat..dan Agnes hanya berani menitipkan salamnya saja..
__ADS_1
Dia masih begitu malu dengan hubungannya yang diketahui orang banyak..