Karena LUSAN, Cinta Kita Kandas

Karena LUSAN, Cinta Kita Kandas
pernikahan bulik


__ADS_3

Beberapa hari setelah telpon dari Saleko, Agnes kembali beraktivitas seperti biasa..meski terkadang di sela waktu senggangnya dia masih teringat masa masa dekatnya dengan Saleko..


Tapi seakan tersibukkan dengan aktivitasnya di kampus, ditambah tugas tugas kuliah yang mulai banyak..membuat Agnes tidak punya waktu luang untuk membuat surat buat Saleko seperti permintaannya..


Hingga beberapa minggu kemudian..Agnes disibukkan dengan pernikahan buliknya..walaupun cuma libur sehari, tapi Agnes tidak ingin kehilangan momen itu.


Sabtu malam pernikahan..


Keluarga besar Agnes berkumpul di rumah eyang juga kerabat dekat semua datang termasuk tetangga sekitarnya yang membantu hajatan itu..


Rumah eyang sudah dihiasi dekor pengantin yang indah berwarna emas.


Agnes pun bergabung dengan keluarga besarnya di ruangan yang telah dihias itu..


" Habis dari sini, nanti yang nikah duluan siapa ya?" celetuk salah sayu sepupu Agnes

__ADS_1


" kayaknya mbak Susi deh..kan gak ada kesibukan.." jawab Agnes sambil mengerling ke arah mbak Susi sepupunya itu.


" gak salah aku duluan? bukannya kamu yang udah punya calon? itu tuh , yang tentara itu, siapa namanya?" balas mbak Susi dengan wajah menggoda


Agnes langsung tersenyum masam..


" ya gak lah..aku masih sekolah..lagian gak mau ngelangkahin 2 kakak..mbak Susi duluan saja" jawab Agnes


" gak papa ngelangkahin cowok..mumpung calonnya sudah ada..kalo kakakmu kayaknya memang gak berani nikah..tampangnya aja playboy, tapi gak berani diàjak serius" goda mbak Susi seraya melirik ke arah kakak Agnes..


Kakak Agnes yang jadi sasaran bullian hanya tersenyum masam..


Semua orang terdiam mendengar jawaban itu..begitulah kakak Agnes jika diminta untuk segera menikah, selalu menjawab dengan ketus, padahal usianya sudah 24 tahun..dan banyak teman sebayanya yang sudah menikah..


kalo pacar, gak bisa dihitung lagi..selain wajahnya yang lumayan ganteng, kakak Agnes juga terkesan cool tapi romantis..begitu teman temannya menjulukinya..

__ADS_1


Tak ingin menambah suasana yang menjadi canggung, bulik mengambil beberapa cemilan dan teh hangat untuk menemani suasana malam itu dan menyuguhkannya kepada semua yang ada..


Agnes yang sudah kelelahan sejak pulang kuliah tadi, memilih mengambil bantal dan selimut kemudian mengambil posisinya untuk tidur..gak peduli keluarga besarnya masih bertahan ngobrol di ruang itu..


Sudah menjadi kebiasaan keluarga besar eyangnya, apabila anak cucu berkumpul..mereka akan tidur bersama di ruang keluarga yang disulap menjadi tempat tidur super jumbo..


^^^^^^


Pagi harinya..


Suasana riuh sudah terdengar sejak sebelum azan subuh berkumandang..para wanita begitu sibuk di dapur menyiapkan hidangan resepsi..pun bapak bapak juga mulai sibuk menata meja dan kursi untuk acara siang itu..


Sementara Agnes memilih bangun jam 5, lantaran suara berisik dari dapur membuatnya tak bisa lagia melanjutkan tidurnya..


Mandi, sarapan dan bersiap untuk dirias..mengingat yang akan dirias hari itu cukup banyak, sehingga harus antri.

__ADS_1


Para ibu ibu telah bersiap dengan kebaya hijau toska dan sanggul jawa, sementara bapak bapak juga sudah bersiap dengan beskap lengkap..acara mantu terakhir eyangnya kali ini cukup meriah..


Nampak di tempat rias, Agnes dan mbak Susi juga sudah selesai dengan riasannya..kebaya warna salem yang menambah cantik mereka berdua selaku pendamping pengantin..sementara para pemuda, memakai beskap warna senada sebagai pagar bagus..


__ADS_2