
Tak terasa, angkatan mereka kini sudah menginjak semester akhir.
Berbagai persiapan ujian telah digelar, termasuk ujian komprehensif dan KTI yang menjadi syarat kelulusan tahun ini.
Hari ini Agnes kembali pulang, setelah satu minggu menghabiskan waktu di asrama.
Sekaligus meminta pembayaran uang semesteran.
Seperti biasa, Agnes sampai rumah menjelang asar. setelah makan dan mandi, dia akan bergabung dengan orang tuanya.
Sore itu ,orang tua Agnes sedang sibuk memilih cengkeh dagangan mereka untuk dijual ke pengepul. Agnes bergabung dan sesekali tangannya ikut memilih cengkeh yang masih basah.
" Nes..Saleko mau menikah. Minggu ini acara di tempat pengantin perempuan.. sabtu depan boyongan kesini" ibu Agnes mengatakan kabar yang diterimanya minggu lalu ketika bertemu dengan orang tua Saleko
__ADS_1
" Saleko mau nikah, buk?" tanya Agnes tak percaya..secepat itu? batinnya..bahkan belum ada kata putus di antara kami, dan sekarang dia akan menikah."
" iya, ibuknya yang bilang.dapat orang purwokerto.katanya sih 2 tahun lebih tua darinya.Calonnya itu S1 lho.kerja di Bandung juga." lagi lagi ibuk menjelaskan
' jadi benar kata Sutar, dia tidak berbohong waktu itu' pikir Agnes
" oh iya..jadi kapan boyongannya buk? Agnes pasti datang" sahut Agnes berusaha bersikap biasa menutupi rasa kagetnya
" oh..tapi sabtu Agnes masih ada kuliah.tapi nanti Agnes coba buat datang" jelas Agnes mengingat sabtu nanti ada 2 mata kuliah dan akan selesai jam 12 an.
" kamu gak papa kan ,Nes?" tanya ibuk kuatir..bagaimanapun mereka pernah dekat, rasanya tidak mungkin Agnes tidak kecewa.
" gak papa lah ,buk..bukan jodohnya kali" jawab Agnes..' lagian ini lebih baik, daripada gak jelas, dan hanya akan menyakiti satu sama lain, justru Agnes merasa menyesal telah pernah menerima Saleko sebagai kekasihnya' batin Agnes.
__ADS_1
" syukurlah kalo kamu gak papa?" ujar ibuk lega..
Setelah percakapan itu,Agnes memilih mengistirahatkan tubuhnya di kamar..melepas penat pada tubuh dan pikirannya.
Akhirnya satu beban terangkat, perihal kejelasan hubungannya dengan Saleko yang benar benar END..Tak ada lagi kekhawatiran untuk memulai hubungan dengan yang lain.Selama ini dia ragu untuk membuka diri, meski beberapa kali sudah banyak yang mendekati dan mengutarakan perasaannya kepada Agnes..tapi dia masih berusaha menjaga sebuah kesetiaan yang menjadi prinsipnya dulu. Dan sekarang, janur kuning itu telah melengkung yang artinya bahwa hubungan mereka kini benar benar terlarang.
" hhmm..kado apa ya buat Saleko nanti?" pikirnya..Dia tidak ingin dianggap gak bisa move on dari mantan.Sungguh, dia telah siap dengan berita ini. Tekadnya bulat untuk bisa hadir di resepsi itu..Mereka sebelumnya berteman, tentunya akan lebih baik jika sekarang pun juga berteman kan.
" akan kutunjukkan kalo aku bukan orang yang lemah, mas..terlepas dulu kamu mendekati aku untuk dendammu atau karena cinta, tapi aku sudah move on dari kamu bahkan sebelum kamu memutuskan menikah, aku sudah lebih dulu menjaga hatiku.bersyukur, Tuhan masih menyayangiku dengan memberikan jawaban atas doa dan keraguanku."
Tak sabar menunggu hari Sabtu.Agnes penasaran dengan gadis yang menjadi istri Saleko..apakah lebih cantik darinya atau sebaliknya? dan hal apa yang menarik dari gadis itu?
# kamu akan diketemukan dengan orang orang yang akan membawamu ke tempat yang tepat
__ADS_1