
# aku akan selalu ada buat kamu, meski kini kamu tak lagi nyaman denganku#
*****
" Nes..itu hanya alasan saja.Dia memang lebih memilih calonnya itu karena lebih segalanya dari aku..dia mapan, eks korea, uangnya banyak, tetangga lagi." seru Yunan menggebu setengah berteriak..Terlihat sekali dia sedang emosi ketika Agnes mengajaknya bicara tentang Ririn dan percakapan mereka kemarin.
" Yun,..kamu gak bisa gitu dongke Ririn..kesannya dia cewek matre..dia kan udah kasih kesempatan sama kamu,membuka dirinya sama kamu.tapi kamu gak nembak nembak..wajarlah dia merasa cuma di PHP sama kamu..perempuan itu butuh kepastian Yun..kebetulan ada cowok yang serius sama dia, dan orang tuanya setuju, jadi ya....??" Agnes kembali menjelaskan sama Yunan
" kamu kok malah belain dia sih, Nes?! kamu kan temen aku, malah nyalahin aku!" gerutunya kesal
" Yun! aku gak bela siapa siapa ya! ujar Agnes yang mulai emosi.." kamu saja yang cemen. udah aku bilangi, kamu tembak dia, kamu bilangi perasaanmu sama dia, tapi apa?? hah...!" lanjutnya lagi
Yunan diam, menatap Agnes masih dengan tatapan marah.." kamu gak asik lagi ,Nes buat jadi sahabat aku" ujarnya kemudian pergi meninggalkan Agnes yang masih syok dengan kata kata terakhir Yunan..' apa dia bilang, aku gak asik lagi buat jadi sahabat dia?' batin Agnes sedih, marah dan kecewa.
Tak menyangka, Yunan bisa berkata seperti itu.padahal dia hanya mencoba memperbaiki hubungan Ririn dan Yunan agar kembali seperti biasa, tetapi justru persahabatannya jadi renggang.
Tak terasa mata Agnes basah..seolah menggambarkan hatinya yang pedih.
," Nes..? kamu gak papa?" tanya Agus
__ADS_1
" gak papa kok ,Gus." jawab Agnes menghapus air matanya.Dia tidak mau terlihat habis menangis.
" Yunan kenapa? keluar kelas sambil banting pintu?" tanya Agus yang memang berpapasan dengan Yunan tadi
" lagi bad mood kali.nanti juga baikan" jawab Agnes asal.
***
Setelah kejadian itu, hubungan persahabatan Agnes dan Yunan mulai renggang..Yunan yang biasanya duduk di dekat Agnes terlihat mulai jaga jarak..Setiap kali berpapasan dengan Agnes ,Yunan akan memilih pura pura tidak melihat atau menghindar..
Agnes hanya bisa merasakan sedih dan bersalah..Mungkin Yunan perlu waktu, batinnya.
" mbak,..mas Yunan kenapa? apa lagi marahan?" tanya Oki yang sepertinya paham telah terjadi sesuatu antara Agnes dan Yunan
" lagi bosen ma aku kali, Ki" jawab Agnes asal..karena dia sendiri juga bingung, kenapa Yunan seakan akan gak mau ketemu sama dia..bahkan meski Agnes sengaja menemuinya, dia akan berpura pura sibuk.
" Tapi dia sekarang dekat sama Tripy lho mbak" jelas Agnes.
Deg..' apa, dekat sama Tripy? batin Agnes
__ADS_1
' bukannya Yunan tau Tripy lagi jalan sama Gito, bisa bisanya dia deketi Tripy? maksudnya apa?'
" ngepasi aja kali"
" aku sering ketemu dan liat mereka ngobrol bareng mbak..akrab banget.."
" ya gak papa, Ki..kan teman" bela Agnes
" tapi biasanya kan mas Yunan ngobrol dan curhatnya sama mbak"
" ya gak apa apa sekali kali..aku juga lagi sibuk , gak sempat dengerin curhatan dia" lagi lagi Agnes berusaha menutupi kerenggangan hubungan mereka.
" jangan sibuk sibuk mbak..kasihan mas Yunannya..kalian itu kan udah cocok banget jadi sahabatan ..bikin iri.." cecarnya.
' huh .kamu gak tau aja ,Ki..aku dah korban perasaan buat membantu dia. ,tapi dia malah nyuekin aku kayak gini' batin Agnes.
Tapi tak urung, Agnes merasa sedih dan kehilangan..benarkah Yunan sudah mendapatkan sahabat yang lebih baik darinya??
***
__ADS_1