Karena LUSAN, Cinta Kita Kandas

Karena LUSAN, Cinta Kita Kandas
perasaan Hadi


__ADS_3

Sorenya Agnes terbangun ketika mendengar suara berisik di luar kamar.Di pakainya kerudungnya dan melangkah keluar.Didapatinya Tatik dan May sedang menata dagangan mereka berupa pakaian dalam wanita.


Tatik yang melihat Agnes segera mengajak gadis itu mendekat.


" mbak..coba liat dagangan aku..pilih yang bagus mbak" pintanya


" bagus semua kok" jawab Agnes meski tangannya kemudian ikut memilih beberapa di antaranya.


" mbak suka ini?" tanya Tatik


" iya, bagus"


" kalo gitu,ini buat mbak ya..jangan ditolak, anggap kenang kenangan dariku"


" ups,, gak usah Dik..mbak dah punya banyak kok.." tolak Agnes


" gak papa mbak..aku cuma bisa ngasih ini buat mbak. tolong jangan ditolak ya" pintanya memelas


" baiklah..makasih ya..next time kamu juga main ke jakarta ya.gantian mbak ngasi hadiah buat kamu"


" insyaAllah ya mbak" jawabnya tersenyum ceria


" mbak mau numpang mandi, bisa?" tanya Agnes yang memang sudah kegerahan


" iya, mbak..kamar mandi disana." tunjuknya.

__ADS_1


***


Malamnya, Tatik dan May mengajak Agnes makan di luar..sebelumnya mereka ke rumah Saleko juga untuk mengajak Hadi ikut serta.Tapi pemuda itu memilih di rumah dengan Saleko karena memang sudah makan malam.


Sehingga hanya mereka bertiga yang akhirnya keluar makan malam.


Masih merasakan badannya lemas, Agnes memilih tidur lebih awal dengan Tatik.


Paginya, mereka sudah dijemput Hadi untuk diajak sarapan bersama di rumah Saleko.


Hari ini mereka akan kembali ke Jakarta siang nanti.Istri Saleko sudah menyiapkan sarapan sebelum dia berangkat kerja.


Setelah dhuhur, mereka berdua akhirnya berpamitan.


" makasih ya ,Di..untuk waktu dan semuanya..semoga Allah membalasnya ya" ucap Agnes tulus


" sama sama Nes..aku juga seneng kok bisa main sama kamu..ingat, kamu masih punya janji main ke kos an ku ya."


" siap..nanti kalo aku libur, aku kabari ya." jawab Agnes.." gak masuk dulu?" tawarnya basa basi


" lain kali saja.kamu istirahat saja. aku pamit ya" ujarnya


" hati hati ya,Di".


***

__ADS_1


Sejak saat itu, Hadi semakin sering main dan menghubungi Agnes hanya sekedar say hello ataupun curhat.Agnes bukan tak tau kalo Hadi mulai menyukainya, tapi gadis itu memilih pura pura tak tau demi menjaga perasaan Hadi.


Tak jarang keduanya menghabiskan waktu bersama.


" Nes...minggu depan aku mau mudik..nitip sesuatu gak buat ortu kamu?"


" mudik? pengen dong, sayangnya belum dapat cuti." keluh Agnes..Dia masih berstatus karyawan baru di RS itu sehingga belum mendapatkan hak cuti.


" gak papa, lain kali kan bisa. jadi nitip apa nih?" tanyanya


" apa ya? gak usah saja ya..ntar ngrepoti kamu lagi" tolak Agnes


" gak ngrepoti Nes..sama calon mertua juga" godanya lirih


" apa?" tanya Agnes mendelik


" gak papa" elak Hadi.


***


Setelah kepulangan Hadi untuk mudik yang ternyata dia dijodohkan oleh ayahnya itu, Agnes mulai menjaga jarak dengan Hadi..Pun dengan Hadi yang merasa Agnes menjauhinya dan cintanya tak terbalas, akhirnya memilih menerima perjodohan itu meski dia tidak menyukainya.


Bahkan di hari pernikahannya, Hadi sengaja merahasiakannya dari Àgnes dan tidak mengundangnya..Agnes justru tau berita itu ketika menelpon orang tuanya.


'Syukurlah , tanpa harus saling melukai, akhirnya Hadi memilih mundur" batin Agnes

__ADS_1


__ADS_2