
Setelah puas bermain air dan berbasah basahan, serta berfoto foto ria, mereka kembali ke bis untuk mandi dan membersihkan diri.
Serta bersiap menyantap makan siang yang sudah disediakan oleh panitia,,nasi ayam bakar plus sebutir jeruk keprok..
Sambil menunggu antrian mandi, Agnes membeli es degan untuk melepas dahaganya.
" udah mandi, Nes?" tanya Yunan yang muncul dengan membawa sekantong plastik baju basah dan handuk yang masih tersampir di pundaknya.sepertinya dia habis mandi.
" belum Yun..masih antri nih" jawab Agnes menyeruput es degannya.." kamu mau?" tawar Agnes
" boleh..pesenin satu ya.aku mau naroh baju kotor ini ke bis dulu" jawabnya berlalu
Agnes segera memesankan segelas es degan untuk Yunan dan menunggu cowok itu datang.
" nih ,Yun ..es deganmu" seru Agnes melihat Yunan menghampirinya
" oke, makasih" dia duduk di depan Agnes dan menyeruput es nya.." Tuh, udah ada yang kosong, Nes..buruan masuk, ntar kamu masuka angin kelamaan basah basahan gitu" ujar Yunan
" nitip ya ,Yun..aku mandi dulu" Agnes pun segera membawa peralatan mandinya dan masuk kamar mandi.
Yunan hanya mengangguk dan menikmati kembali minumannya.
Tak berapa lama kemudian, Agnes yang sudah selesai mandi menghampiri Yunan.
" Yun..makan yuk! dah lapar nih" ajak Agnes yang kemudian masuk ke dalam bis diikuti Yunan
" kamu ambil minumannya saja, Nes..aku bawa nasinya"
__ADS_1
Setelah duduk berdampingan, mereka mulai menikmati makan siang itu.beberapa teman sudah datang dan ikut menyantap makan siang mereka, sementara yang lain mungkin masih antri mandi dan sholat.
Pukul 1 siang, mereka baru meninggalkan lokasi itu menuju pasar wisata di daerah bantul.
Hanya menempuh perjalanan 1 jam ,mereka tiba di tempat itu.
Tempat itu menawarkan berbagai produk kreasi lokal, dari kaos, tas sepatu dan banyak produk lokal khas jogja.
Merasa tak punya uang saku yang cukup untuk membeli pernak pernik itu ,Agnes memilih menunggu teman temannya dan duduk di bawah pohon dekat parkiran.
Sesekali menikmati jajanan dari pedagang makanan disitu.
" beli rujak itu yuk" ajak Agnes kepada Pheby yang bernasib sama sepertinya alias bokek .
Pheby mengikuti Agnes dan dia juga membeli beberapa tusuk bakso bakar pedas
" temen temen kok lama ya? pada beli apa sih?" tanya Agnes
" yah, kalo punya duit ya beli apa apa lah ,Nes..emang kita, uang saku aja ngepas" jawab Pheby tertawa
" iya juga ya.." sahut Agnes ikut tertawa
Tak berapa lama, teman teman yang lain pun ikut bergabung dan membeli beberapa makanan juga..menikmati siang yang panas hati itu.
Menjelang asar, semua sudah berkumpul..sesuai kesepakatan ,mereka akan melanjutkan perjalanan setelah salat asar.
Mereka bergantian melaksanakan salat asar di mushola dekat parkiran.Setelah selesai semua kembali ke bis.
__ADS_1
" teman teman, liat sampingnya, adakah yang belum hadir?" tanya Afing..sudah menjadi kebiasaan untuk mengecek jumlah anggotanya sebelum melanjutkan perjalanan.
Agnes yang sedari berangkat justru duduk sendirian, mengedarkan pandangannya mencari sosok Oe, teman duduknya yang ngilang.
" sebentar ,Fing! Oe belum ada!" seru Agnes
Kontan para peserta pun menoleh dan ikut mencari cari keberadaan Oe.
" syeh puji juga belum ada ,Fing!" celetuk Tamam menyadari teman duduk di belakangnya juga gak ada.
Para peserta pun langsung heboh..mereka jelas tau perihal hubungan" kakak adik" ala Oe dan syeh puji.
Afing segera turun dan mengedarkan pandangannya kembali ke sekiling ,berharap menemukan 2 sosok temannya itu.
Beruntung, tak berapa lama, keduanya berjalan beriringan sesekali tertawa tanpa menyadari pandangan seluruh penumpang yang menatap kesal kepada mereka.
Mereka baru menyadari tatapan kesal itu ketika naik ke bis dan disambut teriakan " huuuuuuu!" yang kompak diucapkan seluruh penumpang.
Wajah merah menahan malu seketika terlihat dari raut keduanya.
Oe segera duduk di dekat Agnes dan berusaha menetralkan wajahnya.
Sementara Syeh puji juga kembali duduk di samping Yunan.
Akhirnya bis pun melaju menuju ke malioboro.
^^^^
__ADS_1