
Seminggu kemudian..
Hari ini Agnes bangun lebih awal..setelah rutinitas paginya dan menyiapkan sarapan, dia bergegas menyiapkan dirinya.
Berbalut baju lengan panjang bermotif bunga warna biru, dengan celana jeans longgar serta kerudung biru senada, ditambah sepatu kets yang menambah modis penampilannya..
' perfect ' gumannya penuh percaya diri sambil kembali melihat penampilannya di kaca kamarnya..
' dah mirip mahasisiwi kan' batinnya lagi sambil menenteng tas ranselnya.
Hari ini adalah hari pertama Agnes menginjakkan kaki di kampus MIPA biologi UNS, tempatnya diterima sebagai calon mahasiswa untuk melakukan registrasi sebagai mahasiswi baru kampus itu..
Perjuangannya menunggu setahun akhirnya membuahkan hasil.
Berada di antrian panjang calon mahasiswa yang juga sedang melakukan registrasi, tak membuat Agnes merasa bosan..diedarkannya pandangannya melihat calon teman temannya..
__ADS_1
Kebanyakan mereka seperti anak orang berada, dilihat dari penampilannya..Mungkin hanya dirinya dan segelintir orang yang punya keberuntungan bisa menjadi bagian dari kampus ini..
Setelah membayar uang registrasi, Agnes pun kembali mengikuti antrian pengambilan jas almamater di koperasi mahasiswa..
,
Nampak beberapa mahasiswa senior sedang membagikan perlengkapan calon mahasiswa baru dan juga jas almamater biru muda khas kampus itu..mungkin mereka adalah para pengurus BEM..
Setelah menerima penjelasan panjang lebar tentang persiapan ospek dan segala pernak perniknya, serta jadwal kuliah reguler yang akan dimulai 1,5 bulan lagi, Agnes pun bergegas meninggalkan kampus dengan membawa paper bag berisi jas almamaternya..
Berjalan di sepanjang trotoar menuju halte yang berada cukup jauh di depan kampus, sambil sesekali menikmati semilir angin yang menerbangkan ujung kerudungnya..
didudukkannya badannya di kursi halte itu dan ditenggaknya air mineral yang dibawanya di tas ranselnya..
Sesekali pandangannya memutar, memperhatikan satu persatu orang orang yang juga menunggu di halte ibu.. Ia berharap bisa menemukan setidak nya satu saja teman masa SMU nya yang telah kuliah disitu..
__ADS_1
Dan benar saja, pandangannya akhirnya bertemu dengan seorang laki laki yang sedang ngobrol dengan teman laki lakinya yang lain..meski penampilan lelaki itu lebih dewasa, tapi Agnes yakin tak salah lihat..
" Bud? Budi kan?" tanya Agnes mendekati lelaki yang diyakininya adalah Budi, salah satu sahabatnya di SMU
" Eh..siapa ya? hmmm...Agnes ,ya?" tanya Budi setelah terdiam beberapa saat..mungkin dia lupa dengan Agnes, mengingat penampilan Agnes sekarang sekarang telah tertutup hijab..beda dengan waktu SMU yang masih berkucir ria..
" Jadi beneran kamu Budi? wah, kebetulan sekali..apa kabarnya Bud? kamu kuliah disini,? jurusan apa? lama ya, sudah sejak perpisahan gak ada kabarnya?" tanya Agnes beruntun seakan akan meluapkan rasa rindunya dengan sosok sahabatnya itu
" eh iya, Nes..aku ambil teknik sipil..kamu sendiri?" jawab Budi terlihat kikuk. mungkin merasa tidak enak dengan teman ngobrolnya yang terabaikan dengan kehadiran Agnes..
" ah..aku baru selesai registrasi di MIPA" jawab Agnes seolah mengerti kekikukan Budi
" ya udah ,aku duluan ya,Nes..bis ku sudah datang tuh" pamit Budi bergegas menaiki bis bersama temannya
" ya Bud..hati hati. salam buat Bapak sama ibu ya"
__ADS_1
'senengnya bisa ketemu lagi sama si Budi, si kakak tertua..kira kira si adik kecil Widi dan Efi, kuliah disini juga gak ya? pasti seru bisa ketemu sama mereka lagi' batin Agnes begitu gembira mengingat kisah persahabatnnya semasa klas 1 SMU itu.
Tak lama kemudian bis pun datang, membuyarkan lamunan Agnes tentang sahabat sahabatnya..