
Jam menunjukkan pukul 5 sore ketika rombongan piknik itu tiba di malioboro..masih terlalu sore memang untuk melihat lampu lampu kota gudeg itu menyala..
Mengambil parkir di alun alun, membuat mereka harus berjalan kaki menyeberang jalan yang lumayan jauh untuk menuju area malioboro, ikonnya jogja.
Para pedagang kaki lima nampak mulai sibuk menjajakan dagangannya yang lebih didominasi pakaian dan pernak pernik khas jogja.
Begitupun dengan rombongan mahasiswa keperawatan itu.Setelah turun dari bis, mereka berpencar menuju area malioboro sekedar cuci mata ataupun memang membeli sesuatu dengan waktu yang diberikan tak lebih dari jam 9 malam.
Agnes , Pheby ,dan Oe pun tak ketinggalan.Bertiga mereka berjalan menyusuri trotoar yang telah disulap menjadi pasar itu. Di belakang mereka, terlihat Yunan ,Syeh Puji dan Agus juga mengambil rute yang sama. Sedangkan rombongan yang lain sudah tak terlihat.
" Pheb, yuk temeni cari sandal kulit..pengen banget punya sandal kayak gitu" ajak Agnes kepada Pheby
Pheby mengangguk dan mengikuti Agnes yang berjalan cepat menuju penjual sandal yang menarik hatinya.
Sementara Oe terlihat sedang memilih milih aksesoris tak jauh dari mereka.
Memilih salah satu sandal berwarna hijau tua,, warna kesukaannya, Agnes segera mencoba sandal itu.
' cantik" gumannya
" berapa pak?"
" 30 neng"
" gak kurang pak?" tawarnya..jiah, jiwa emak emaknya keluar..
__ADS_1
" kurangnya dikit aja neng" jawab penjual ramah
" dikitnya berapa ,pak?"
" 2 ribu"
" masak cuma 2 ribu, pak? bisa kurang lagi gak?" lagi lagi Agnes menawar...' cih,,niat beli enggak sih'
" udah pas neng..udah mepet itu untungnya.bla bla bla...." jelas penjual mulai keluar jurusnya
" ya udah deh ,Pak..ambil yang ini deh.tolong bungkusin " sahut Agnes mengalah daripada kelamaan dengerin omongan panjang tanpa lebar penjual itu.
Diambilnya uang 28 ribu dan diberikannya kepada penjualnya itu.
" ni pak, uangnya"
Agnes dan Pheby segera berlalu setelah mendapatkan sandalnya.
Mereka hendak ke tempat Oe sebelumnya sampai mereka menyadari Oe sudah tidak di tempat itu lagi.
" Lah, kemana si Oe?" celetuk Agnes dengan tatapannya melihat sekeliling.
" mungkin dah jalan duluan..kita susul saja yuk. paling juga gak jauh." ajak Pheby
Mereka akhirnya melanjutkan cuci matanya dengan sekali kali berhenti sekedar melihat pernak pernik yang dijajakan di sepanjang jalan itu.
__ADS_1
" capek nih, Pheb..yuk salat dulu.dah magrib..sekalian beli minum" ajak Agnes
Akhirnya mereka berdua pun berhenti ketika mendapati sebuah mushola tak jauh di seberang jalan.
Ternyata tak cuma mereka yang salat disitu.
Mereka juga bertemu rombongan wulan dan sinchan dan beberapa aspa lainnya.
Setelah magrib, Agnes dan Pheby memilih menunggu teman temannya selesai belanja dengan menikmati segelas es teh di kursi tunggu dekat parkiran bis.
" Pheb, sekalian makan yuk.ntar sampai asrama malam lho..dah gak ada jatah makan malam kan?" ajak Agnes
" mau makan apa?" tanya Pheby
" itu ajalah yang deket..aku mual dan pusing..pengen makan yang panas dan pedes..bakso kayaknya enak" ujar Agnes..matanya memang sedari tadi tak lepas dari abang penjual bakso grobak yang terparkir dekat bis mereka.
" bakso dua ya pak! jangan pake toge! " pesan Pheby
" gak pake lama juga ya ,pak" tambah Agnes
" siap neng!" jawab abang baksonya sumringah
Selesai menyantap bakso panas dengan 2 sendok sambal, Agnes terkapar dengan mulut kepedesan.." semoga gak mules mpe asrama" batinnya
^^^^^
__ADS_1
# adakah yang mau bakso??