Karena LUSAN, Cinta Kita Kandas

Karena LUSAN, Cinta Kita Kandas
mengejar mimpi


__ADS_3

Hampir 2 tahun Agnes bekerja di Jakarta, selama itu pula tak pernah dia dekat dengan seorang cowok..Dia benar benar menutup diri ralat belum menemukan lelaki yang bisa menggetarkan hatinya, meski banyak ikhwan yang ada di RS itu mendekatinya.


Keinginannya untuk kembali pulang, merawat orang tuanya masih menjadi obsesinya.


Tapi sepertinya itu akan hanya jadi mimpi, mengingat bahkan sudah 2 tahun dia bekerja, masih belum mampu melunasi hutang orang tuanya.Gajinya memang tak seberapa, jika harus dibagi untuk bayar kos, makan, dan dikirim ke rumah.Tak apalah dia sehemat mungkin, asal orang tuanya bisa tidur nyenyak ,pikirnya.


Hingga kemudian,salah satu rekannya di rumah sakit dikabarkan resign karena mengikuti program pengiriman tenaga perawat keluar negeri ,tentunya dengan gaji yang berlipat lipat.


Agnes pun berusaha mencari info lowongan itu, tergoda dengan gaji yang lebih banyak agar bisa segera menuntaskan hutang orang tuanya.


Bersyukur, teman kuliahnya dulu memberitahunya lowongan tenaga perawat ke arab saudi, resmi pemerintah saudi..Tanpa pikir panjang, Agnes mendaftar dan mengikuti pelatihan bahasa Inggris yang diselenggarakan oleh agen TKI itu.


Ia menyempatkan mengikuti pelatihan di sela sela waktu liburnya.


" bapak, ibu...Agnes minta ijin ikut daftar perawat ke arab, ya?" ijinnya waktu itu


" ke arab? kok jauh to nduk? Di Jakarta saja kamu jarang pulang" tanya bapak yang seperti keberatan


" cuma 2 sampai 3 tahun saja ,pak..biar bisa bayar hutang.kalo di jakarta, Agnes cuma bisa ngasi uang dikit dikit" ujar Agnes


" tapi aman kan nduk?"

__ADS_1


" insyaAllah aman kok pak..kan resmi pemerintah Arab..kalo bapak mengijinkan, Agnes akan daftar sekarang..temennya juga banyak kok pak"


" ya sudah..bapak mengijinkan..tapi janji kamu jaga diri, dan jangan lama lama disana ya"


" iya ,pak"


Dan akhirnya Agnes pun resmi mendaftar.bermodal ijazah D3 dan pengalaman kerjanya selama 2 tahun di Jakarta, memudahkannya mengikuti seleksi.


" gimana tesnya ,nduk?" tanya Ibuk ketika Agnes menelpon sehari setelah wawancara dengan user.


" alhamdulillah lolos bu..ini baru persiapan pemberkasan dan ngurus paspor..nanti kalo sudah selesai, Agnes pulang pamitan" ujar Agnes melalui sambungan telpon


" ya syukur nduk..semoga lancar"


Setelah proses pemberkasan ,paspor dan visa, para calon tki itu diberi waktu seminggu untuk pulang ke kampungnya masing masing berpamitan.termasuk Agnes dan Wulan, teman kuliah Agnes yang juga ikut mendaftar.


" La, kamu nanti langsung pulang apa dijemput bapakmu?" tanya Agnes ketika mereka sudah perjalanan dalam bus menuju Solo


" langsung oper saja mbak.gak banyak bawaan kok"


" aku juga..oke..sampe ketemu minggu depan ya La..nanti kita ketemu di terminal Solo saja ya."

__ADS_1


" ya mbak"


Dan mereka pun berpisah.


Sesampainya di rumah, Agnes disambut penuh kerinduan oleh keluarganya.Selama seminggu ini, dia menyiapkan segala keperluannya sendiri dan menggunakan uangnya tabungannya sendiri selama bekerja.


Hingga hari perpisahan itupun tiba, keluarga besar Agnes sudah berkumpul untuk melepas keberangkatan Agnes.


Dengan linangan air mata, mereka melepas kepergian Agnes.


" Pak, buk..mohon doanya ya..agar Agnes kerasan, lancar dalam bekerja." pamit Agnes dengan air mata yang bercucuran.


Bapak dan ibu Agnes bahkan tak sanggup berkata kata, selain mencium anak perempuan satu satunya itu.


Yah..keputusan telah diambil.Agnes optimis bisa melalui nya..jika orang lain bisa, kenapa dia tidak..Dia telah memilih mengubur cintanya dan memilih citanya..berkelana, menikmati masa mudanya dan membalas jasa kedua orang tuanya.


" selamat tinggal indonesia..." ucapnya dalam hati ketika pesawat Saudi airlines itu terbang membawanya ke negeri petrodollar..


........end


# side story akan datang

__ADS_1


" sepenggal kisah yang tertinggal di negeri petrodollar"


thank you ...


__ADS_2