Karena LUSAN, Cinta Kita Kandas

Karena LUSAN, Cinta Kita Kandas
Hari wisuda 2


__ADS_3

Degh...


Agnes seketika terkejut dan mematung, benarkah itu namanya yang dipanggil?


suara gemuruh tepuk tangan kembali hadir membahana di aula itu.Dan senggolan tangan dari Lestari menyadarkan Agnes untuk segera berdiri dan menuju podium diikuti oleh kedua orang tuanya.


Para peraih nilai terbaik itu berdiri berdampingan di depan podium di dampingi wali masing masing, hanya Tamam yang diwakili oleh salh satu dosen.mungkin orang tuanya berhalangan hadir.


Mereka mendapatkan piagam dan beberapa cinderamata yang diserahkan langsung oleh Direktur.


Terlihat wajah bahagia dan bangga dari wisudawan itu maupun walinya ketika mendapatkan ucapan selamat dari Direktur atas prestasi mereka mendapatkan nilai terbaik.


Pun ketika wajah mereka didokumentasikan oleh juru kamera, senyum mereka tak pudar sedikitpun hingga mereka kembali ke tempat duduk masing masing untuk mengikuti acara selanjutnya sampai selesai..


Selepas dhuhur, acara itupun selesai..para wisudawan terlihat sibuk dengan acara foto foto bersama keluarga yang hadir, dan juga sesama wisudawan..Tentu mereka tak ingin melewatkan momen ini.


Agnes pun tak ketinggalan, mengambil beberapa scene foto dengan orang tuanya ,kakak dan om nya yang juga hadir sebagai sopir hari itu.

__ADS_1


Setelah orang tuanya berpamitan untuk pulang duluan, Agnes kembali melanjutkan acara foto fotonya dengan semua teman temannya..


" mbak..selamat ya..gak nyangka kamu yang dapat peringkat itu..padahal nilai kita sama" Lestari menyalami Agnes dan mencium pipinya.


" iya Les..makasih ..sama sama ya..kita hanya berbeda di nilai semesteran saja..masih ingat kan, di tingkat 2 aku pernah mendapatkan juara 1..?"


" iya mbak..gak papa..mbak memang layak kok dapat juara" ucapnya lagi.


" Okiiii! selamat ya say..perjuanganmu gak sia sia..kamu bener bener berusaha keras mengejar nilaimu" Agnes pun menyalami Oki dan mencium pipinya..Bukan tanpa sebab Agnes mengatakan itu, sebab di awal awal perkuliahan, mereka bertiga Agnes, Tamam, dan Oki adalah calon mahasiswa yang tisak lolos gelombang pertama, dan dipanggil ketika ada yang mengundurkan diri.


Dan Oki sendiri mulai bisa mengikuti setelah naik tingkat 3 , berpisah kamar dengan Heni yang memang agak telmi.


" yuk..kita foto dulu..sama mantan gengs kita yang lain ,mbak.." ajak Oki yang hari itu membawa fotografer khusus teman ayahnya.


cekrek cekrek..


Tak hanya dengan mantan gengsnya, mereka juga foto dengan grup keluyuran, grup kamar dan mantan kamar serta grup pengajian.

__ADS_1


Entah sudah berapa foto yang mereka dapatkan,tapi sepertinya belum cukup mewakili kebersamaan mereka selama 3 tahun ini..


Meski wisuda telah digelar, tapi mereka belum benar benar keluar dari kampus dan asrama karena ijazah mereka belum jadi dan masih ada beberapa hal yang harus mereka urusi sebelum akhirnya benar benar meninggalkan kampus itu dan tercatat sebagai almamater.


***


Malam ini, selepas magrib sesuai kesepakatan dan undangan dari Ririn yang telah benar benar melepas masa lajangnya sehari setelah wisuda dikarenakan calon suami Ririn yang pindah ke Bandung dan meminta pernikahan dipercepat agar bisa memboyong istrinya juga.


Anak anak sudah berkumpul di asrama sejak jam 5 sore..beberapa kado yang terbungkus rapi juga sudah disiapkan.bis kampus yang dibon sebelumnya juga telah siap lengkap dengan Pak Sopir dan ibu asrama. pun beberapa aspa sudah terlihat rapi dengan balutan kemeja batik ,yang rapi..sungguh berbeda dengan hari hari biasanya.


Mereka nampak lebih dewasa.


Sedangkan para aspi pun tak kalah penampilannya, memakai gaun pesta terbaik mereka dengan dandanan sederhana, merrka bersiap menghadiri resepsi pernikahan Ririn malam ini..


Yah..Ririn menjadi sosok pertama yang menikah di angkatan mereka.


Bagaimana dengan Yunan??

__ADS_1


****


__ADS_2