Karena LUSAN, Cinta Kita Kandas

Karena LUSAN, Cinta Kita Kandas
kepulangan Saleko


__ADS_3

Sudah seminggu ini Agnes di rumah.


Sekolah sudah diliburkan seminggu sebelum lebaran dan akan masuk lagi seminggu setelah lebaran.


Momen lebaran kali ini, adalah yang paling ditunggu tunggu Agnes..


Apalgi kalo bukan kepulangan sang kekasih, Saleko yang sudah berbulan bulan lalu selalu dia rindukan..


Balasan surat terakhir Saleko memberitahukan kalo dia akan pulang lebaran kali ini. Dan Saleko berjanji untuk datang ke rumah Agnes..


Meski cutinya hanya 4 hari, tak menyurutkan Saleko untuk berdesak desakan dengan arus mudik demi bertemu dengan keluarga dan kekasih yang ia rindukan..


" Assalamualaikum. Ibu, Saleko pulang."


Bergegas Saleko masuk rumah dan menemui ibunya, orang yang paling berjasa dalam hidupnya. Orang yang selalu ingin dia baktikan hidupnya.


" Waalaikum salam..alhamdulillah, sudah sampai ,Le. ibu kangen banget sama kamu. gimana kabarnya ,Le? sehat to? Berangkat jam berapa tadi dari jakarta?" tanya ibunya sambil memeluk anak lelaki kebanggaannya itu.

__ADS_1


"iya ,bu. Sale berangkat tadi malam bu, ikut kereta terakhir..penuh banget keretanya, tapi untungnya masih ada tempat walau berdiri. Sale baru bisa duduk ketika nyampe kebumen,bu" Saleko menyalimi ibunya.


Sudah kebiasaan bagi keluarga itu, setiap Saleko, anak tertuanya pulang dari perantauan, kedua orang tuanya dan adik adiknya akan menyambutnya dengan antusias..Bagi mereka, Saleko adalah pahlawan keluarga..


Semenjak Saleko diterima sebagai anggota TNI, dia menjadi tulang punggung keluarganya..


ketiga adiknya semuanya masih sekolah, dan sawah warisan ayahnya sudah terjual untuk biaya Saleko masuk tentara dulu..sehingga tinggal hasil dari berdagang ibunya untuk menutupi kebutuhan keluarga itu.


Meski sederhana, keluarga Saleko cukup harmonis dan terbuka satu sama lain.


Orang tua Saleko termasuk orang tua yang terbuka dan menghargai kebebasan anaknya termasuk dalam mencari pasangan..


Sementara untuk persiapan buka, sudah disiapkan oleh kedua adik perempuannya.


"Pak, ada kabar apa di desa?" Saleko membuka percakapan sore itu sambil melihat orang orang berlalu lalang di depan rumahnya. Maklum, rumahnya bersebelahan dengan masjid, dan di akhir ramadhan seperti ini banyak orang yang ke masjid sore hari untuk membayar zakat fitrah.


" kabar apa to , Le.biasa saja. gak ada kabar yang istimewa. Teman temanmu di perantauan juga sudah pada pulang. Bapak liat kemarin, sudah banyak yang ke masjid ikut tarawih.mungkin kamu yang pulang terakhir"

__ADS_1


"iya pak, soalnya cutinya juga cuma 4 hari, gantian sama temannya pak..kalo lebaran seperti ini, cutinya harus dibagi dan gantian pak..Alhamdulillah masih dikasih cuti, teman Sale ada yang gak bisa cuti, karena jadwal piket."


" yo wis,gak papa ,Le..bapak sudah bersyukur kamu bisa pulang dan nengoki rumah. maafkan bapak yo Le, kamu harus membantu perekonomian keluarga.."


" Gak papa ,pak. sudah kewajiban Sale membantu bapak sama ibu. Sale gak keberatan, lagian apa yang Sale dapat selama ini ,juga karena usaha bapak dan ibu..dan tentang sawah warisannya mbh kakung dulu itu, nanti kalo tabungan Sale dah cukup, kita beli lagi" Sale menggenggam tangan bapaknya.


Sementara ibunya hanya diam mendengarkan.


"Bu, kabare pakdhe dan bude Atma gimana?" sudah lama gak tau kabarnya" tanya Saleko sekedar mencari informasi tentang orang tua Agnes


" Baik ,Nak.Bude masih jualan di pasar.. Pakdhe juga masih nggarap sawah pinggir desa. Kalo Agnes, sudah kelas 3 kayaknya. sudah lama gak liat. sekarang kalo sekolah jarang lewat sini..mereka sudah punya motor, jadi kalo sekolah dah gak jalan kaki. dianter kakak nya lewat jalan lain yang lebih halus" jelas ibunya


"ohh..ya? Bu, Sale nanti minta ijin ke rumah Agnes ya bu, mau silaturahmi.. sudah lama Sale gak ketemu keluarga pakdhe Atma"


" Mau ketemu pakdhe pa ketemu Agnes ?" goda ibunya


" Dua duanya , bu..minta restunya buat ngedeketin Agnes ya bu. sekalian pengen liat respon keluarganya sama Sale" Sale hanya tersipu dengan godaan ibunya

__ADS_1


" yo wis ,gak papa ,Le..lagian kamu sudah besar kok.sudah saatnya memikirkan cewek. Agnes anak yang baik, pinter. ibu gak keberatan kamu deket sama dia"..


" iya , bu..makasih ya bu..nanti Sale mau ajak Sutar juga biar ada temannya, takutnya disana nanti gak diijinkan pulang lagi, dan langsung dinikahin dengan anaknya." kelakar Sale yang langsung ditanggapi dengan tertawa orang tuanya


__ADS_2