Kembalinya Gea

Kembalinya Gea
Halaman = 13


__ADS_3

Bara tidak murung lagi ia kerja seperti biasanya kaya dulu, seperti tidak ada masalah. Baru kali ini aku bisa melupakan Risa sesaat. Bara berpikir apa karena kehadiran Gea makannya ia bisa lupa sama masalah yang sedang dihadapi nya.


Gadis itu memang unik, sudah di usir masih saja ngeyel. Tidak terasa waktunya pulang. Kali ini Bara pulang cepat kerumah.


Adam terkejut karena biasanya Bara tidak pernah pulang cepat apa lagi sedang ada masalah sama Karisa.


" Saya pulang sendiri, tidak perlu antar saya" Bara segera turun ke bawah dan langsung pulang.


Mobil Karisa baru sampai di gedung kantornya Bara. Mereka berpapasan. Karisa cepat-cepat naik ke atas ingin menemui Bara.


" Maaf nona tuan sudah pulang?" Adam menghentikan langkahnya.


" Tumben, ini kan baru jam 4?".


" Apa anda lupa, tuan sekarang sudah ada istri makanya tuan pulang cepat ". Karisa makin sedih mendengarnya orang yang saat ini ia butuhkan mulai menjauhi dirinya.


" Terima kasih Adam " Karisa turun lagi ke bawa dengan hati sedih, ia ingin sekali menangis. Bara aku butuh kamu saat ini. Karisa merasa hidupnya mulai hampa.


Dirumah Gea membuat puding coklat dengan bentuk yang lucu-lucu. Mendengar suara mobil datang Gea cepat-cepat keluar untuk menyambut Bara.


Dari kejauhan Bara melihat Gea sangat lucu, rambutnya di ikat tinggi ia menggunakan celemek yang gambar kartun. Bara ingin tertawa namun ia tahan.


" Halo tuan, selamat datang dirumah anda!".

__ADS_1


" Sambutan apa itu?, saya baru dengar!".


" Ini sambutan dari saya, apa anda haus, mau makan, atau" Belum selesai Gea bicara Bara cepat-cepat jawab.


" Mau mandi, dan istrhat, minggir!". Gea memiringkan tubuhnya memberi jalan sama Bara.


Gea lupa di tangannya membawa puding. " Tuan tunggu, anda tidak boleh ke atas sebelum anda mencoba puding buatan saya".


Bara melihat pudding nya berbetuk kartun.


" Memangnya saya anak kecil, harus makan itu?". Gea segera mengambil sendok lalu menyuapinya langsung ke mulut Bara.


" Aa, buka mulut anda tuan". Bara membuka mulutnya lalu mengunyahnya.


" Gimana apa enak?" Bara menarik napasnya.


Di kamar Bara merasa bosan, ia ingin keluar melihat Gea. Bara menuruni tangga melihat ke arah kamarnya sudah gelap. Dia udah tidur kayana. Bara ingin berbalik ke arah kamarnya mendengar suara riuh, matanya terbelalak.


Gea sedang main catur sama satpam dan dia menang. Bara melihatnya dari kejauhan. Gadis itu rupanya lagi main catur. Bara pergi ke teras di sana ia bisa melihatnya lebih jelas.


Gea berteriak lagi atas kemenangannya, melihat tingkah lakunya seperti itu Bara terseyum lagi.


Gea melihat ke atas dimana Bara berada..

__ADS_1


" Tuan, turunlah ayo main?".


Bara melambaikan tangannya tanda gak mau.


" Anda payah, anda takut ya?". Mendengar Gea bicara seperti itu jiwanya langsung bangkit. Bara segera turun.


" Kamu meremehkan saya?". Gea hanya tersenyum.


" Tidak, apa anda takut?".


" Ayo, siapa takut!" Bara duduk di hadapan Gea. Pak satpam langsung pamit.


Gea melihat ke arah Bara yang lagi pokus. Dia gak tau aku dulu pernah memenangkan juara antar kota. Gumam Gea.


Bara tidak berkutik ternyata lawannya sangat cerdik dan bisa membaca jalannya.


" Kak!," Gea terseyum senang kali ini Bara tidak bisa bergerak dia menang.


" Huh, aku menang lagi. hore" Gea senang banget karena bisa mengalahkan Bara.


Dia memang jago, tapi aku tidak boleh kalah, kamu liat besok, aku akan mengalahkan kamu!". Bara berdiri sembari jalan ke dalam rumah.


" Selamat tidur Tuan, semoga mimpi indah!" Teriak Gea. Bara tidak bergeming ia terus jalan sembari tersenyum.

__ADS_1



Bersambung Jika suka tolong bantu like dan VOTE terimakasih 🤗🙏


__ADS_2