
Bara turun dari mobil lalu masuk ke dalam di susul Adam dan juga Gea.
" Tinggalkan saya sendiri!!" Adam lalu keluar dari kamar Bara. Gea melihat Adam turun segera menghampirinya.
" Pak, saya tidak mengerti apa yang di katakan tuan Bara di pesta!".
Adam tidak menjawabnya hanya diam. Tidak mendapatkan jawaban Gea segera pergi ke kamarnya.
Bara membanting semua barang yang di dalam kamarnya, Ia sangat marah mengetahui kalau Karisa menganggap Aksan sebagai pacarnya.
Lalu kamu anggap aku apa Risa!. Bara merobek semua fotonya dengan Karisa hatinya hancur.
Di kamar Gea berpikir dan menembak- nebak. Apa jangan² mereka cinta segitiga. Gea langsung ingat.
Tidak lama kamarnya diketuk, Gea segera membuka pintunya.
" Ini Baca!" Bara memberikan surat perjanjian kerjasama.
" Apa ini?" Bara tidak menjawabnya. Gea mulai membacanya, matanya terkejut melihat isi perjanjian.
" Maksud anda kita harus menikah?".
" Iya, tidak lama ko hanya satu tahun!". Gea terdiam mendengarnya.
" Setelah perjanjian ini berakhir, kamu akan mendapatkan rumah dan berserta properti lainnya" Bara menjelaskan semuanya. Hati Gea merasa sakit mendengarnya.
" Apa arti pernikahan di mata anda hanya sebatas ini?' Gea menujuk kertas yang di berikan Bara kepadanya.
” Apa kamu lupa dengan perjanjian di awal, apapun perintah saya kamu harus turuti!'. Gea tidak bisa bicara lagi.
" Besok jam 9 kita akan menikah, tidak ada pesta!". Bara segera pergi. Gea terduduk lemas mendengarnya.
Ia menangis hatinya hancur. Mama, papa, Gea ingin menyusul kalian saja, Gea tidak sanggup hidup seperti ini. Gea menjerit dihatinya.
Paginya.
__ADS_1
Susi sudah ada di samping tempat tidurnya. Gea membuka matanya.
" Nona, anda harus bersiap, tuan sudah menuggu anda," Gea segera bangun lalu mandi, matanya bengkak karena ia habis menangis semalaman.
Gea mengunakan pakaian biasa, ia pergi ke bawah bersama Susi, Melihat hanya ada 4 pria di bawah Gea tau mereka yang akan menikahkan dirinya.
Mereka langsung di nikahkan dirumah. Gea melihat ke arah Bara, sekarang dia suaminya walaupun Bara menganggapnya istri kontrak.
” Kamu bebas mau ngapain apa saja saya tidak akan mengatur kamu, dan saya tidak suka kalau kamu mencampuri urusan saya!, kamu paham!" Bara dan Adam langsung pergi.
Gea meratapi nasibnya, merasa miris baru saja nikah sudah di tinggal pergi sama suaminya.
Gea mengusap air matanya. Untuk apa aku sedih, toh semua ini udah terjadi. Gea langsung pergi ke kamar ia tidak ingin sedih lagi. Ponselnya nyala tanda pesan masuk.
Gea membuka pesannya.
( Hai apa kamu baik-baik saja?") Aksan.
( Saya baik tuan) Gea
Gea langsung memberikan nomor ponselnya. Dari chat beralih ke telepon.
~~ Maaf semalam gara-gara saya kamu jadi susah?.
~~ Tidak tuan, anda tidak salah ko.
~~ Panggil saya Aksan saja jangan tuan.
~~ Oke Aksan.
~~ Apa benar kamu istrinya Bara?.
~~ Iya.
~~ Apa hari ini bisa ketemu?".
__ADS_1
~~ Boleh. Aksan menyebutkan alamatnya. Gea menutup telponnya lalu ia bersiap pergi.
Turun ke bawah.
" Nona anda mau ke mana?”.
" Saya ada janji mau pergi ". Gea langsung pergi dari rumah besar itu.
Gea ingat dengan Sila, niatnya setelah ketemu Aksan akan mampir ke cafe. Di taksi Gea baca artikel soal Bara.
Sampai ditempat tujuan Gea turun melihat Aksan sudah menunggunya. Gea melambaikan tangannya, begitu juga dengan Aksan.
" Hai, maaf udah lama menunggu ia?”. Gea langsung duduk di hadapan Aksan.
" Ngomong² mau minum apa?”. Gea menujuk jus. Aksan segera memesannya.
" Kapan kalian nikah?".
" Tadi pagi!" Jawab Gea jujur. Aksan melotot mendengarnya.
" Jadi waktu Bara bilang kamu istrinya kalian belum nikah?”. Gea menggelengkan kepalanya.
Aksan tertawa kecil melihat Gea sangat polos.
" Dimana kalian bertemu?" Gea menceritakan semuanya sama Aksan. Aksan menyimak sembari minum kopi.
" Apa saya boleh bertanya?"..
" Boleh".
" Apa hubungan anda dan tuan Bara dan juga Nona Karisa".
" Oh, kamu penasaran ya?".
Bersambung Jika suka tolong bantu like dan VOTE terimakasih 🤗🤗
__ADS_1