Kembalinya Gea

Kembalinya Gea
Halaman = 24


__ADS_3

Karisa langsung pergi dari kantor Bara. Hatinya tambah panas mendengar ucapan Adam tadi. Karisa menatap lagi ke kantor dengan tatapan tajam.


Siapapun tidak berhak ambil Bara dan Aksan dariku, mereka milik ku.


Keesokannya..


Bara tidak ke kantor ya masih tiduran di kamarnya. Gea bulak balik mengeceknya.


Bel berbunyi, Gea membuka pintunya.


Karisa langsung masuk begitu saja, tampa menyapanya duluan Ia segera naik ke kamar Bara.


Bara yang sedang main ponsel di tempat tidurnya terkejut melihat Karisa datang.


" Risa?". Karisa langsung tiduran di sampingnya.


" Jahat, kamu jahat, aku kemarin ke kantor tapi kamu nya gak ada".


" Kapan kamu ke kantor?".


" Kemarin?". Gea mendengarkan percakapan mereka di dalam kamar.


Bara melihat bayangan Gea di dekat pintu yang tidak ditutup.


Gea menyadari seseorang mendekatinya segera pergi ke bawah. Karisa segera menutup pintunya.


" Kamu ngapain sih lihat ke pintu!". Bara langsung sadar dan mengarahkan matanya.

__ADS_1


Seperti biasa Karisa selalu begitu. Mereka sama-sama bercanda seperti dulu


Hati Bara mulai gusar..


Aneh harusnya aku senang ditemani Karisa, bukannya ini yang aku mau dari dulu. Melihat Karisa sedang tidur di sampingnya, namun hatinya mulai biasa.


Mungkin karena kejadian kemarin makanya rasa nyamanku hilang, bukan karena gadis bodoh itu. Gumam Bara.


Di bawah Gea sendiri sembari melihat ke atas. Mereka ngapain ia?, apa yang mereka lakukan di atas, di dalam kamar lagi, berduaan. Gea terus bertanya dihatinya.


Karisa sengaja agar Gea tau posisinya di hati Bara seperti apa.


Lihatlah bahkan Bara tidak peduli sama dia, aku tau Bara melakukan itu agar aku dan Aksan bersama, kamu memang sangat mencintaiku kan Bara?. Gumam Karisa sembari menatap Bara.


" Kenapa kamu gak ngantor?". Bara bangun dari tidurnya lalu duduk di sofa.


" Lagi malas!". Karisa mengikutinya duduk juga di samping Bara, ia menyederkan kepalanya ditubuh Bara.


Karisa menggandeng tangan Bara dengan mesra seperti suami istri. Gea tercengang melihatnya. Hatinya sakit seperti dulu lagi.


Langkah kaki Bara pelan melihat istrinya di bawah sedang melihatnya.


Karisa sengaja agar Gea tau diri.


" Ayo makan?' Ajak Bara sama Gea. Gea hendak berdiri.


" Bar, aku hanya ingin makan berdua" Saut Karisa manja. Bara hanya diam tangannya di tarik Karisa ke meja makan. Mereka makan berdua, Susi melihat Gea merasa kasian.

__ADS_1


Karisa menyuapinya dengan mesra. Gea tidak kuat lagi iapun segera naik ke atas. Bara menatapnya.


Karisa tau Bara sedang memperhatikan Gea ia segera menarik wajahnya ke arahnya.


" Makan yang banyak ya?" Karisa senang karena sudah melakukan itu di depan Gea.


Gea mendengar ponselnya berdering. " Aksan" Gea mengangkat teleponnya.


~~ Hai, lagi ngapain?.


~~ Lagi telponan.


~~ Teleponan sama siapa?.


~~ Sama kamu, sama siapa lagi.


Aksan tertawa dibuatnya. Mendengar Aksan tertawa Gea bingung.


~~ Memangnya ada yang lucu ya?.


~~ Kalau gak lucu aku gak mungkin ketawa.


Gea diam hatinya lagi tidak senang karena di bawah Bara dan Karisa bermesraan.


~~ Gea, Ge, Gea.. Aksan melihat ponselnya masih terhubung. Terdengar isak tangisnya Aksan langsung menutup telponnya dan segera pergi.


Di jalan Aksan terus memikirkan Gea.

__ADS_1


Setelah makan, Karisa mengajak Bara renang. Bara menurut saja apa yang di minta Karisa.


Bersambung Jika suka tolong bantu like dan VOTE terimakasih.


__ADS_2