
Karisa melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi. " Gea sialan!!, gara-gara kamu aku kehilangan Aksan dan sekarang Bara. jika aku tidak memiliki salah satunya kamu pun sama. Teriaknya sembari memukuli setir mobil.
****
Selesai makan Aksan mengantar Gea ke rumah Sarah. " Sepertinya Sarah udah pulang!. kata Gea melihat cahaya lampu. Mereka lalu turun. " Sarah apa kamu di dalam?. kata Gea. Sarah segera keluar.
" Ya Tuhan tampan sekali. Batin Sarah. " Hai Aksan aku Sarah temannya Gea. Sarah mengenalkan dirinya. " Aksan" jawabnya. Gea hanya tersenyum. " kamu gak marah kan, aku tidak akan mengambilnya. Ejek Sarah. mereka langsung tertawa. " Aku percaya sama dia!. Kata Gea sembari melihat Aksan.
Aksan di ajak masuk ke dalam rumah. " Ai, aku ganti pakaian dulu!. Gea pamit ke belakang. " Sayang tunggu, aku bawa sesuatu!. Aksan keluar rumah dan pergi ke mobilnya. Tidak lama Aksan membawa beberapa pakaian. " Aku tidak mau kamu pakai pakaian **** dirumah ini, kalau kamu mau pakai itu hanya di kamar dan itupun bersamaku. goda Aksan.
Wajahnya langsung merah. " Ha-ha-ha " Sarah tertawan mendengarnya. Gea segera masuk ke kamar. Aksan menuggunya di sofa. " Aksan, Gea itu wanita baik dan jujur, jaga dia baik-baik yah!. Kata Sarah." Itu pasti, ngomong² apa kamu mau kerjaan?" tanyanya. Sarah melotot. " Serius?" jawabnya. " Iya, aku ingin kamu jaga Gea, sebagai bodyguardnya!. berapapun gaji yang kamu pinta aku akan memberikannya. Kata Aksan.
" Oke, aku mau!. Jawab Sarah la langsung. Setidaknya ini lebih bagus, dari pada pengantar bunga. Gumam Sarah. tidak lama Gea keluar dengan pakaian baru yang Aksan berikan. Sarah tertawa melihatnya. " Jelek ya?. tanya Gea cemberut. " Kamu sangat cantik sayang!. puji Aksan. Gea terseyum lalu duduk disampingnya.
******
Di mobil ada Dahlan sedang menunggu Aksan. Ponselnya berdering.
" Amelia" Ujarnya. Gak di angkatnya. tidak lama tanda pesan masuk.
💌 Amelia
" Hai Aksan, selamat malam☺️. Isi pesan Amel.
Dahlan bingung dari mana Amel tau nomornya. Lalu iya Ingat tadi Aksan yang memberikan nomornya. " Jadi tuan kasih nomor aku!. Dahlan punya ide. " Wanita seperti ini kalau tidak di balas maka dia akan terus mengejar tuan.
💌Amelia
" Maaf, sudah gangu, jujur aku tuh kagum dengan anda. ♥️♥️.
" Tuh kan benar dugaan ku!. Dahlan tersenyum licik.
Amel merasa bete pesan dan teleponnya tidak di angkat maupun di balas. " Sepertinya dia sibuk, atau dia masih dengan wanita itu!. Amel berasumsi sendiri. Tidak lama ponselnya berdering.
" Iya Halo Aksan. Amel.
" Aksan. Gua Karisa.. Karisa
Amelia melihat siapa yang menghubunginya.
" Aku pikir tadi Aksan". Amelia.
__ADS_1
" Jangan bilang kamu jatuh cinta!!. Karisa.
" Mana mungkin aku jatuh cinta, udah yah aku mau tidur".. Amelia.
" Awas kalau bohong, kamu harus buat hubungannya sampai hancur. Karisa.
" Iya. Amel.
Amel segera menutup teleponnya." Sayang banget kan, cowok setampan dia dan sekeren dia di abaikan. Gumamnya sambil tersenyum licik.
Aksan pamit pulang, Gea mengantarnya sampai ke mobil. " Aku kelupaan sesuatu. Aksan membuka pintu mobilnya belinya " Untuk kamu!. seraya memberikannya.
Gea tersenyum senang. " Terimakasih Ai. Aksan mengangguk.' Kamu masuk gih. Kata Aksan sembari mengusap rambutnya. Gea mencium pipi Aksan. " Hati-hati" Ujarnya lalu segera pergi. Aksan terkejut mendapati serangan dari Gea jantungnya berdegup kencang. Aksan senyum-senyum sendiri seraya memegangi pipinya.
Dahlan menahan tawanya melihat bos-nya bersikap seperti bocah yang baru saja mengenal cinta.
Aksan melihat Dahlan senyum-senyum sendiri iya segera berhenti dari tawanya. " Kamu menertawakan aku!. Mendengar Aksan bicara Dahlan berhenti langsung. " Tidak tuan, saya lihat video lucu. ujarnya bohong.
Sepanjang perjalanan pulang kerumah. Aksan merasa hidupnya semakin berwarna, baru kali ini iya merasa cintanya begitu berbeda dari yang lainnya. Aksan melihat poto Gea di ponselnya.
******
Keesokannya...
Di supermarket Gea melihat Dion, dan Sela sedang belanja. " Ayo" Ajak Sarah. " Tunggu Sar, dia kan pacarnya Bella. Gea menujuk dua orang yang sedang mendorong troli belanjaan. Gea mengeluarkan ponselnya lalu iya mulai merekamnya dan mengikutinya dari belakang.
" Kamu apa-apaan sih, kalau dia lihat kamu akan kena masalah. Ujar Sarah. Gea hanya menyuruh Sarah untuk diam.
" Sayang, kalau anak kita lahir, aku ingin kamu segera nikahi aku dan tinggalin wanita bodoh itu, kurasa tabungan kita sudah cukup dari gadis bodoh itu. Ujar Sela. " Belum bisa sayang, kita belum beli rumah, kalau kita udah ada rumah baru deh kita pergi. Jawab Dion.
Gea merasa marah mendengarnya. " Kurang ajar banget laki-laki seperti dia itu!. Saut Sarah kesal.
Selesai merekam mereka Gea dan sarah segera pergi dan membeli keperluannya.
Ponselnya berdering......
" Iya Ai".. Gea bicara sambil jalan.
" Kamu dimana?, hari ini kalian pindah yah. Aksan.
" Aku di supermarket dengan sarah.. Gea
__ADS_1
" Sore aku kesana, jaga diri baik-baik, aku sayang kamu.. Aksan.
" Aku juga sayang kamu!. Gea.
Selesai bicara Gea dan Sarah ke kasir mereka membayar semua belanjaannya.
" Sar, aku ingin menemui seseorang, apa kamu mau ikut" Ajak Gea. Sarah tentu harus ikut karena mulai hari ini Sarah jadi bodyguard Gea. Lalu mereka pergi.
Sampai dirumah besar dan elite Gea mengingat masa lalunya. Gea ingat pertama kalinya menginjakkan kakinya dirumah itu. " Ini rumah siapa?" tanya Sarah. " Ini rumah Bara" Jawab Gea. " Jangan bilang kamu mau menemui Bara!. Kata Sarah.
" Bukan, aku kesini mau menemui Bella adiknya, ayo kita masuk. Gea dan Sarah berdiri di depan gerbang menuggu seseorang untuk membukakan pintunya. " Non Gea apa kabar?, silahkan masuk!. ucap satpam. " Baik pak, bapak sendiri gimana kabarnya?" Tanya balik Gea. " Alhamdulilah baik," Pintunya sudah kebuka. " Apa nona Bella ada?" tanya Gea. " Ada non, silahkan masuk. Gea dan Sarah masuk kerumah besar itu.
Gea melihat ibu Sima yang sedang masak di dapur. " Ibu" Panggilnya lirih. Bu Sima menoleh ke arah Gea. " Nona " Bu Sima menghambur memeluk Gea. " Syukurlah kamu masih hidup, ibu kangen sama kamu!. Mereka melepas rindu. Sarah hampir menangis melihat mereka seperti anak dan ibunya. " Non, ibu pamit dulu ya kebelakang. ujar ibu Sima.
Tidak lama Beri menuruni tangga. " Gea" panggilnya Lirih. Gea menoleh dan melihat siapa yang memanggilnya. " Beri!" Gea melongo melihat Beri ada di rumah Bara.
Beri segera memeluknya. " Aku sangat terpukul mendengar kamu tiada, tapi sekarang aku lega melihat kamu masih hidup. Gea melepaskan pelukannya. " Kenapa kamu ada di sini?" Gea penasaran Beri ada dirumah Bara.
" Aku adiknya Bara!. Jawab Beri. Beri menceritakan semuanya. Gea merasa senang bisa bertemu lagi dengan Beri . " Aku memang laki-laki bodoh yang tidak berani mengungkapkan perasaannya. batin Beri. Harapan Beri musnah karena iya tau Gea sudah memiliki kekasih dan mau menikah.
" Ngomong ² kamu ada apa kesini, bukannya kalian udah cerai!. Kata Beri. " Aku ingin menemui Bella. E, iya kenalin Sarah sahabat ku!. Ucap Gea mengenalkan Sarah.
" Beri, Sarah. mereka saling memandang dan tangannya tidak lepas. " Hmmm" Gea membuyarkan Beri dan Sarah. " Kalian bole ngbrol² dulu, aku ingin menemui Bella dulu. Ujar Gea pamit.
Sebelum Gea masuk ke kamar Bella iya menarik napasnya terlebih dahulu. Gea tau Bella tidak pernah menyukainya tapi Gea sudah bertekad apapun yang terjadi Gea harus memberi tau kalau Dion bukan pria yang baik untuknya.
" Bella, apa kamu di dalam!. Kata Gea sembari mengetuk pintunya. Tidak lama pintu itu kebuka. " Kak, Gea. Tampa di sangka² Bella memeluknya. " Kak, maaf selama ini aku udah jahat sama kakak" Bella meminta maaf sembari memeluknya.
" Sudah ² kakak sudah memaafkan kamu ko, kamu apa kabar, gimana kuliah kamu lancar?" tanya Gea. " Aku baik kak, sebentar lagi aku lulus. Jawab Bella. " Kak, aku mohon kakak balik lagi sama kak Bara?. pinta Bella. " Kakak minta, Kalau soal itu kaka gak bisa, kakak kesini hanya ingin memberi tau kamu soal Dion. kata Gea.
" Dion, kenapa dia kak!. Tanya Bella. Dengan berat hati Gea memperlihatkan vidio itu sama Bella. Bella mulai berkaca-kaca tidak lama Bella teriak. " Dion!!... Sialan kalian berdua!!. Bella teriak sekeras-kerasnya. Beri dan Sarah segera ke atas. Gea menenangkan Bella. " Ada apa ini?" tanya Beri.
Bella melepaskan pelukan dari Gea dan sekarang pindah memeluk abangnya. " Kak, Dion jahat. Dion dan Sela ternyata mereka ada hubungan, mereka hanya ingin menguras hartaku kak!. Bella bicara sambil menangis.
" Aku minta maaf, karena aku tidak mau Bella jadi korban laki-laki seperti Dion!. Kata Gea. Beri mengerti niat baik Gea.
" Kak, aku harus apa agar mereka merasakan sakit hati seperti aku!!. Bella masih saja menangis.
" Kakak, akan balas Bell, kamu jangan nangis lagi. kakak janji, tapi kamu harus berpura-pura agar mereka tidak curiga. kata Beri. Bella mengangguk.
******
__ADS_1
Bersambung jika suka tolong bantu like dan VOTE terimakasih 🤗🤗🤗🤗