Kembalinya Gea

Kembalinya Gea
Halaman = 22


__ADS_3

Pagi-pagi sekali Bara menemui Aksan dirumahnya. Aksan terkejut melihat Bara sudah di rumahnya.


" Sorry Bar, sudah menuggu ku lama?".


" Risa sakit, dia butuh kamu, semlam aku habis dari apartemennya dia terlihat sedih dan terpuruk”. Aksan sudah menduganya kalau Bara kerumah pasti akan bahas soal Karisa.


” Bar, kamu kan tau aku tidak punya perasaan terhadap dia, kalau aku sering menuruti semua keinginannya gimana dia mau move on Bar!".


” Aksan dia Risa kita!, dia itu paling lemah di antara kita, kamu harus menemuinya dan menghiburnya". Aksan tidak bergeming ia tidak bilang iya atau tidak.


" Bar, dengan aku kesana malah akan membuat hati Risa hancur, aku tidak bisa cinta sama dia!”.


" Apa kamu mencintai Gea??". Aksan melongo mendengarnya.


" Jawab?". Bara ingin tau jawabannya langsung dari mulut Aksan.


" Iya, aku mencintai Gea!".


Bara merasa panas hatinya mendengar Aksan mencintai gadis yang sudah jadi istrinya.


" Aku tau, kalian nikah bukan karena cinta kan?, karena terdesak dan ingin menunjukkan ke Risa?. Giliran Bara sekarang yang tersudut.

__ADS_1


" Bar, Risa bukan anak kecil lagi yang harus merayunya terus-menerus, dia sudah dewasa bukan anak-anak lagi. Bara masih diam, ia sendiri bingung sama perasaannya.


Bara segera pergi dari rumah Aksan, ia langsung pergi ke apartemen Karisa.


Sampai di apartemen Karisa. Bara masih terngiang-ngiang kata-kata Aksan kepada-nya.


Apa benar Karisa bisa melewati ini semua?. Apa dia tidak butuh aku lagi?. Bara belum masuk ia masih diluar gedung apartemen mewah Karisa.


Bara tidak jadi masuk, ia langsung pergi dari sana. Bara langsung pergi ke kantor.


Di kantor Bara malah ingat sama Gea bukan sama Karisa. Kenapa jadi mikiran dia, Risa yang butuh aku saat ini bukan gadis bodoh itu. Hardik nya.


" Dam, menurut mu, apa ucapan Aksan benar kalau saya berlebihan sama Karisa?". Bara menceritakan kejadian semlam dan tadi pagi dirumah Aksan.


Di rumah Gea tidak bersemangat seperti biasanya ia merasa lemas, makanan di depannya hanya di liat saja tidak di makannya.


Tuan, anda di mana, saya hawatir sama anda. Gea bicara sembari melihat makanan.


" Nona, Kenapa makanannya tidak dimakan?". Gea tersadar dari lamunannya, ia segera memakannya.


Gea pergi ke halaman untuk menenangkan hatinya. Ia melihat cincin dijari manisnya.

__ADS_1


Ponselnya berdering Gea tidak mambawa ponselnya ia sengaja meninggalkannya di kamar.


Aksan terus menghubungi Gea, beberapa kali dia menghubungi nya tidak di angkat juga.


Dia kemana?, apa Bara menyakitinya?. Aksan langsung bergegas pergi menuju rumah Bara.


Aksan menekan Bel rumah Bara. Susi segera membuka pintunya.


" Tuan Aksan, tuan Bara tidak ada di rumah?".


" Tidak mbak, saya tidak cari Bara tapi saya cari Gea".


Susi bengong mendengarnya.


" Apa nona ada di dalam?”.


" Nona ada di taman tuan" Aksan langsung masuk dan pergi ke taman.


Aksan melihat Gea sedang bersantai di kursi santai.


Sehari saja aku tidak bisa tampa melihatnya. Gumam Aksan sembari melihat Gea.

__ADS_1


Susi segera memberi tau Bara soal kedatangan Aksan kerumahnya. Bara terkejut.


Bersambung Jika suka tolong bantu like dan VOTE terimakasih 🤗🤗🤗🙏


__ADS_2