
Bara mendengar nya langsung ke sulut emosi. ingin sekali Bara mencekiknya namun bukan itu tujuan awalnya iya ingin tahu yang sebenarnya. Bara mendengarnya langsung menyesal sudah membiarkan Gea pergi dari hidupnya.
Di perjalanan menuju rumah. Bara memutar kembali pengakuan Karisa Bara mulai ingat kejadian di kantornya dan ponselnya mati. " Jadi itu kebenarannya dan aku sangat bodoh sudah mencintai wanita iblis seperti nya!. kata Bara menyesal.
Sampai dirumah Bara tidak langsung ke kamarnya. Iya masuk ke kamar bekas kamar Gea dulu. Bara membuka pintunya melihat Gea sedang memeluk guling dan tertidur pulas di atas ranjangnya. " Gea kamu udah balik" ketika Bara ingin menyentuhnya tubuh Gea menghilang, jelas itu hanya bayangannya. Bara tambah sedih harus menerima kenyataan pahit dalam hidupnya lagi. Bara duduk di bawah ranjangnya. Tangannya menyentuh benda kecil di bawah rajang. Bara segera mengambilnya dan melihatnya. " Ini buku siapa?" Batinnya sambil membuka buku itu.
Bara mulai membacanya. Perlahan-lahan dadanya mulai sesak dan hampir saja Bara menitihkan air mata membaca Isi buku yang Gea tulis. " Selama ini aku sudah keterlaluan dan membuat kamu sedih. Batinnya. Bara menyesal sudah membuat Gea sakit hati selama ini. Bara melanjutkan Baca bukunya lagi. Di bagian tulisan terakhir Bara sedikit lega dan iya langsung senang membacanya.
*******
Pagi nya. Gea membuka matanya dan langsung melihat dua asisten pribadi sedang berdiri di hadapannya. Gea terkejut dan langsung bangun. " Kalian ngapain disini?!" Tanya Gea panik. Kedua asisten itu langsung membungkuk. " Maaf nona, tuan muda yang menyuruh kami untuk membantu anda mandi dan yang lainnya. Gea mengerenyitkan keningnya. " Tapi saya bisa sendiri ko!. Jawab Gea. " Tolong Nona biarkan kami bantu kalau tidak kami akan di pecat!. ucap salah satu asistennya. Gea menghela nafasnya. Akhirnya Gea menerimanya.
Gea diperlakukan seperti ratu dirumah Aksan . " Aku sangat beruntung dicintainya, tapi ini sangat keterlaluan sih. Batin Gea. Di bawah Aksan sedang asik baca koran di ruang tengah. " Ai" sapa Gea di ikuti dua asistennya dari belakang!. " Pagi sayang!. Jawab Aksan sembari tersenyum lebar melihat Gea sudah cantik. Gea duduk di hadapan Aksan. " Ai aku ingin bicara penting!, dan hanya berdua!. pinta Gea serius. Aksan langsung menyuruh kedua asistennya pergi. Dan mereka langsung pergi.
" Ai, aku gak mau mereka membantuku, apa lagi kalau aku kemana-mana mereka ikut juga!. Kata Gea. Aksan langsung tersenyum " Dia memang beda. Batin Aksan. " Apa mereka melakukan kesalahan?. tanya Aksan " Tidak Ai, aku merasa tidak pantas aja di perlakukan seperti itu!. kata Gea. Aksan segera berdiri dan membungkuk di hadapan Gea. " Ai ngapain kamu di bawah situ!. Gea berniat membantu Aksan untuk duduk di atas lagi. Namun Aksan menggelengkan kepalanya. " Aku tidak mau kamu kenapa-kenapa sayang" Ujar Aksan seraya memegangi tangan Gea.
" Ai jangan seperti ini!, ayo berdiri sebelum ada yang lihat!. Kata Gea sembari melihat ke arah samping takut orang-orang melihatnya. " Dengan satu syarat, kamu harus menerima mereka gimana?" Tawar Aksan. Mau gak mau Gea harus menerimanya dari pada orang-orang melihat Aksan seperti itu. " Oke tuan muda Aksan!. Jawab Gea sambil tersenyum terpaksa. Aksan langsung cemberut. " Ko Aksan bukan sayang" Kata Aksan pura-pura marah. " Iya sayangku" Ujar Gea membuat Aksan langsung tersenyum lagi. " Ayo kita sarapan bersama!" ajak Aksan seraya mengandeng pinggang Gea.
********
__ADS_1
Bara baru kebangun dan melihat sekelilingnya. " Aku ketiduran di kamarnya. Ucapnya seraya bangun dan segera mandi.
Selesai mandi Bara segera turun dan hendak pergi. " Paket tuan" ucap pengantar paket di depan rumah Bara. Bara segera mengambilnya dan langsung membukanya. Ketika Bara melihatnya matanya kebuka lebar. " Sial, ini tidak boleh terjadi!!. ucapnya sambil membuang kartu undangan pernikahan Gea dan Aksan.
******
Di Hotel. Karisa menggeliat dan langsung membuka matanya. " Dimana aku!!" ucapnya kaget. Matanya terbuka lebar melihat pria sedang tidur di sampingnya. Karisa melihat tubuhnya terkejut karena tidak memakai pakaian sehelai pun. " Apa!!, aku tidur dengan pria yang baru aku kenal semalam!. Karisa merasa kesal iya segera bangun dan mandi setelah itu Karisa langsung pergi dari kamar itu.
Deril langsung bangun dan tersenyum!. " Dasar wanita licik!!. Ucapnya sambil tersenyum jahat.
Sampai di apartemen Bara segera menghampiri kamar Gea. Bara mengendor pintunya beberapa kali namun tidak ada yang membukanya. " Diana, apa kamu di dalam" Teriak Bara dari luar. Seseorang menghampirinya " Tuan maaf, sudah 3 hari ini Nona Diana tidak kesini!. ucap tetangganya. Bara mengangguk dan segera meninggalkan kamar itu.
Di studio. Aksan mengecek apartemen Gea, dan benar saja Aksan melihat Bara lewat CCTV di ponselnya. " Dahlan benar kalau Bara akan makin gencar menemui Gea kalau dia tau kami akan segera menikah. batin Aksan. Ponselnya berdering.
" Tuan muda gawat saya dapat informasi kalau Tuan Bara mengambil surat cerai itu dari nona Karisa. Dahlan.
" Apa!!, bukannya surat itu sudah ada di pengadilan!. Aksan
" Belum tuan, Nona Karisa yang tidak mengajukan permohonan surat itu!. Dahlan.
__ADS_1
" Jemput aku sekarang juga!. Aksan.
" Baik Tuan muda" Dahlan.
Aksan menutup telponnya. Aksan langsung menghubungi rumahnya.
" Halo dengan kediaman Aksan Sjuman. Asistennya
" Halo, Bi kasih tau ke semuanya kalau ada telepon menanyakan Nona bilang tidak tau, dan satu lagi kalau Nona ingin keluar lapor ke saya!, kamu paham kan!!. Aksan.
" Baik tuan muda!. Jawab asisten rumah tangga.
" Maaf tuan, tuan Bara memaksa untuk bertemu anda!. ucap asisten yang berada di studio " Gea dimana?" tanya Bara langsung pada intinya. " Apa maksud mu?" tanya balik Aksan. " Udahlah kamu jangan pura-pura aku tau ko Diana itu Gea!, dan aku ada buktinya!. Kata Bara. Aksan langsung diam. " Apa buktinya??. pinta Aksan. " Kamu ingat waktu kamu lihat aku di restoran waktu itu?. Itu aku yang mengirimkan email kepadanya dan dia langsung ada di restoran tempat aku dan Gea janjian. Dan aku sudah mengeceknya kalau email itu dikirim dari apartemen Gea makanya aku tau Diana itu Gea. Mendengar itu Aksan tidak bicara lagi.
" Ingat Kamu tidak bisa menikahinya Karena Gea masih status istriku!!. Bara langsung pergi.
Tubuh Aksan langsung lemas seketika mendengar Bara tau kalau Diana itu Gea. Baru semalam iya merasakan senang namun siang ini seperti ke sambar petir. " Tuan muda anda tidak apa-apa" tanya Dahlan hawatir. Aksan menceritakannya kepada Dahlan kalau Bara sudah tau Diana itu Gea. Dahlan terkejut mengetahuinya.
Bara tau kalau Aksan tidak akan memberi tahu Gea dimana. Makanya iya meninggalkan tempat kerjanya Aksan. Sebelum aku menemuinya aku akan memberi pelajaran dulu sama Risa!!. Kata Bara.
__ADS_1
*******
Bersambung jika suka tolong bantu like dan VOTE terimakasih 🤗🤗🤗🤗🤗