
Sarah segera menghubungi Gea, tapi nomornya masih belum aktif. Sarah menghubungi Aksan niatnya ingin memberikan kabar soal kematian bodyguardnya.
" Halo Sar!" Aksan.
" Tuan, bodyguard yang menjaga dirumah kami mati karena dibunuh!!. Sarah.
Mendengar pembunuhan Mata Aksan terbuka lebar.
" Gea gak apa-apa kan??. Aksan..
Sarah melongo mendengarnya " Kenapa tuan Aksan malah bertanya kepada ku. Gumam Sarah.
" Sarah, jawab!!, Gea gak apa-apa kan??" Aksan..
" Tuan, bukannya Gea bersama anda??" Sarah
" Apa?, Gea tidak lagi bersamaku!!, semalam aku antarakan dia kerumah!!. Aksan.
Sarah makin bingung jelas-jelas Gea tidak ada bersamanya.
Aksan yang panik segera pergi kerumah Gea. " Tuan, ada apa, anda terlihat panik!!" Tanya Dahlan yang baru saja datang kerumahnya. Aksan menceritakannya.
Dengan sigap Dahlan segera mengeluarkan mobil dari garasinya. Mereka lalu pergi.
Sampai dirumah Gea...
__ADS_1
Aksan melihat banyak garis polisi dirumahnya, Aksan segera masuk kedalam rumah. " Sayang, sayang" Aksan memangil Gea. Sarah yang masih shock masih duduk di kursi tubuhnya gemetaran. " Sar, Gea dimana??.. Jawab??" Aksan bertanya sambil berteriak. " Tuan tenang, ada harus tenang" kata pak polisi. " Gimana saya bisa tenang dia calon istriku!!. Aksan menyemprot polisi juga. Dahlan segera melerainya dan membawa Aksan menjauhi polisi agar merasa tenang. ” Tuan saya mohon anda tenang dulu!. Dahlan mencoba bicara pelan dan berhasil.
Aksan segera minum dan duduk di sofa namun hatinya masih gelisah mendapati Gea tidak ada dirumah, jelas-jelas semalam dirinya masih bersama Gea
" Tuan, saya yakin, nona baik-baik saja! saya akan mencoba bicara sama Sarah!. Dahlan terus bicara yang baik-baik.
Aksan merasa frustasi mengetahui kalau Gea hilang.
" Lan kerahkan semuanya untuk mencari Gea, agar Gea segera di temukan, aku tidak mau terjadi apa-apa sama dia lan!!. Dengan tatapan tajam Aksan bicara.
Dahlan mengerti kalau Aksan sangat cemas. " baik tuan muda. Dahlan segera menghampiri Sarah. " Sarah gimana Gea bisa hilang?, jelas-jelas tuan mengantarnya tadi malam!!. tanya Dahlan. Sarah masih bengong.
" Sarah!. Dahlan membuat Sarah sadar. Sarah segera bangkit dari duduknya. " Tuan, bukannya di depan ada cctv, kita lihat tuan!. jawab Sarah. Dahlan tidak kepikiran soal cctv yang dia pasang dulu. " Ayo" Ajaknya. Dahlan segera memberi tahu Aksan agar dia bisa lihat kejadian yang sebenarnya.
Polisi mendengarnya segera ikut bersama mereka. Dahlan segera memutarkan rekaman itu. Semuanya merasa tegang melihat detik-detik kejadian malam itu. Dan benar saja ada seseorang yang masuk kerumah Gea sebelum Gea pulang. Pria itu memukul kepala bodyguardnya dengan sadis dan langsung terkapar seketika, setelah itu memindahkannya ke pos keamanan.
" Iya tuan, kami akan segera mengerahkan petugas kami untuk mencari tau soal pria itu, dan kami akan segera mengecek database kami dan mencocokkan DNA nya dengan pria itu. janji polisi.
" Tuan, apa nona punya musuh?" Tanya polisi. Aksan menggelengkan kepalanya. " Apa ada yang ada curigai?" Tanyanya lagi. Aksan tidak bisa konsentrasi dibenaknya hanya terlintas Gea dan Gea.
Polisi tidak mendapatkan keterangan yang lengkap dari Aksan yang masih shock. " Tuan besok pagi saya akan meminta keterangan darinya, saya permisi dulu untuk mengamankan barang bukti lainnya. ucap pak polisi kepada Dahlan. Dahlan mempersilahkan polisi untuk menyita barang buktinya.
Pihak polisi segera mengamankan barang bukti TKP dan memotretnya untuk barang bukti.
Sarah terduduk lemas mengetahui kalau Gea dalam bahaya, tidak menutup kemungkinan kalau Gea sekarang pasti sedang ketakutan dan sendiri. " Gea!!. Tangisnya pecah.
__ADS_1
Aksan juga sama merasa terpukul terlebih lagi Aksan melihat sendiri di cctv kalau Gea di culik. Dirinya merasa bersalah karena tidak bisa menjaganya. " Kalau terjadi apa-apa dengannya, maka aku tidak akan hidup. Janjinya.
Dahlan segera menghubungi seseorang untuk membantunya. Dahlan tidak bisa hanya mengandalkan polisi untuk mengusutnya.
Aksan segera berdiri dan bergegas pergi untuk mencarinya.. " Tuan anda mau kemana?" Dahlan mencoba mencegahnya namun Aksan tidak mendengarnya.
Aksan segera naik kedalam mobil. " Sayang, kamu dimana?. Aksan sangat terpukul hatinya begitu hancur dan tidak karuan. Tipis kemungkinan Gea masih hidup, kalau ingat kekejaman terhadap bodyguardnya sangat sadis. " Tuhan, saya mohon selamatkan calon istriku!!. Teriaknya frustasi.
Beritanya segera dimuat di tv, Bara yang sedang asik baca koran di bandara mendengar beritanya di tv, Ia segera membatalkan kepergiannya. Bara segera memesan Taksi.
Didalam Taksi Bara menghubungi ponsel Gea tidak ada jawaban. " Ge, kamu dimana?" Bara didalam taksi merasa cemas. Bara segera menghubungi Adam.
" Iya Bar"... Adam.
" Aku butuh mobil!. kamu antarakan mobilku ke alamat ini!. Bara
" Kamu gak jadi keluar negeri?" Adam.
" Dam, kamu lihat beritanya, mana bisa aku pergi sedangkan Gea sedang membutuhkan bantuan ku!!. Bara.
Adam segera melihatnya di tv.
" Oke, aku akan segera kesana!, kamu serlok. Adam.
*******
__ADS_1
Bersambung jika suka tolong bantu like dan VOTE terimakasih 🤗🤗🤗🤗