Kembalinya Gea

Kembalinya Gea
Halaman = 42


__ADS_3

Gea segera pergi mengunakan taksi online ke kantor Bara. Sampai di sana Gea merasa canggung dan grogi untuk kedua kalinya dia pergi kantor itu.


" Anda yang bisa kami bantu nona?". Tanya salah satu staf kantor.


" Saya mau menemui Tuan Bara. Jawab Gea.


" Maaf nona, saya tidak mengenali anda, anda pasti istrinya Tuan Bara, mari ikut saya. Stafnya langsung membungkuk mengantarkan Gea ke ruangan Bara.


Sebagain staf kantor kagum melihat perubahan di diri Gea yang tambah cantik dan berkelas. Gea tersenyum ke arah mereka. Mereka pun membalas senyumannya.


" Nona, anda di sini?" Tanya Adam sopan.


" Iya pak, Adam, apa tuan ada di dalam?, saya di suruh bawa makan siang untuk nya. Adam dan staf nya saling memandang. Mendengarnya merasa aneh karena Bara biasanya pesan makanan di restoran.


" Silahkan masuk nona, tunggu saja di dalam, sebentar lagi tuan balik ke kantor". Kata Adam.


Oh, jadi dia tidak ada di ruangannya. Batin Gea. Adam langsung menutup lagi pintunya.

__ADS_1


Di dalam Gea melihat² buku yang tersusun rapi di rak nya. fotonya juga tersusun rapih.


Sementara di flatnya Karisa, Bara sedang makan siang bersamanya sembari bercanda.


Di kantor Gea mulai bosan karena hampir 4 jam Bara tidak datang.


Tidak terasa hari sudah malam. Gea ketiduran dan melihat langit sudah gelap.


Aku ketiduran. Gea melihat ke sekilingnya tidak ada Bara. Gea keluar dari ruangannya.


" Pak, saya pamit pulang". Adam merasa kasian melihat Gea. Adam hanya mengangguk.


Gea melangkahkan kakinya masuk ke dalam. Bara dan Karisa lagi tertawa sambil nonton film dan kepala Karisa sedang bersandar di bahunya Bara.


" Rupanya anda di sini?". Mendengar suara Gea Bara menoleh. Karisa tidak membenarkan posisinya dia tetap seperti itu.


" Dari mana kamu?". Bara melihat tangan Gea menenteng tas isi makanan. Bara baru sadar kalau tadi menyuruhnya untuk membawa bekal ke kantornya.

__ADS_1


" Saya permisi dulu". Gea langsung pergi ke kamarnya. Hatinya merasa gusar melihat Karisa dan Bara terlihat bahagia. Gea langsung duduk di lantai dan menangis. Hatinya terluka lagi.


Aku tidak boleh sedih dia milik orang lain bukan aku. Aku hanya istri piutang. Batinnya.


Paginya.


Kebetulan hari itu hari libur, Bara tidak masuk kerja, iya pergi ke flat Karisa lagi.


Gea menuggu Bara turun dari kamarnya untuk sarapan, namun hampir satu jam Bara tidak turun-turun. Gea naik ke kamar hendak mengetuk pintunya. Pintunya tidak tertutup rapat. Dia membukanya sedikit kamarnya kosong. Gea mengeceknya ke kamar mandi di sana juga tidak ada Bara.


Dengan lemas Gea langsung turun dan sarapan sendiri. Dia tidak minta maaf atau sekedar basa-basi apa dia tidak punya hati. Gumamnya kesal.


Gea melihat ponselnya tidak ada pesan. Gea butuh seseorang, dia langsung menghubungi Aksan, namun tidak ada Jawaban juga.


" Dia kemana ya, tumben dua hari ini tidak ada kabar". Gea mengirimkan pesan ke Aksan.


Mendapati pesan dari Gea Aksan senang lalu membacanya. Aksan sedih lagi karena ia ingat sama janjinya sama Karisa. " Sial!!" Umpatnya kesal sembari ingin melemparkan ponselnya.

__ADS_1


Bersambung jika suka tolong bantu like dan VOTE terimakasih 🤗🙏.


__ADS_2