
” Nona, anda surat dari pengadilan!" Risma memberikan surat itu ke tangan Gea langsung. " Terimakasih mba" Gea segera membukanya. ” Panggilan untuk saksi?" Gumamnya.
Aksan keluar dari kamar mandi langsung menghampirinya lalu mencium bibir istrinya. " Apa itu sayang?" Gea langsung memberikan surat itu kepada Aksan. " Kenapa paman di penjara?" Aksan lupa tidak memberi tau Gea. " Sayang yang menculik kamu bukan hanya Karisa tapi pamanmu dan juga Jena!" Gea terkejut mendengar.
" Aku salah dulu membiarkan dia berkeliaran bebas, rupanya dia merencanakan hal yang jahat kepadamu sayang!" Aksan memeluknya istrinya.
” Ai aku siap jadi saksi, dan aku akan melawannya kali ini!" Aksan seneng mendengarnya. Aksan mulai mencium bibirnya, ciumannya makin panas dan tangannya kemana-mana. Gea tau gelagat suaminya ia pun mulai terbiasa dengan tingkah Aksan.
Aksan seneng sekarang Gea tidak malu² lagi mereka melakukan malam yang panjang.
Paginya....
Aksan tidak melihat Gea di sampingnya, Dengan suara kas baru bangun tidur Aksan memanggil istrinya. " Sayang.. sayang" Gea tidak datang juga. Aksan segera bangun dan memakai pakaiannya. Ia lalu turun ke bawah.
__ADS_1
" Nona kemana?" Tanya Aksan sama Risma. " Nona di dapur tuan!" Aksan segera ke dapur dan melihat istrinya sedang bergelut sama masakannya. Aksan melingkarkan tangannya di pinggang istrinya. Gea terkejut dan berbalik. Aksan tidak menyia-nyiakan kesempatan itu ia pun langsung menciumnya. Gea melotot lalu berusaha untuk menjauhkan tubuhnya dari Aksan.
" Jika kamu berusaha untuk menjauh, maka aku akan melakukannya di sini!" Mendengar ancaman Aksan, Gea langsung diam membiarkan Aksan sesuka hatinya. Risma yang ingin ke dapur langsung mundur dan pergi.
" Sayang ini di dapur, aku lebih suka di kamar!" Gea berusaha menghentikan kenakalan suaminya. Aksan langsung diam, " Oke, ayo" Aksan menarik tangannya. " Lalu masakan ku?" Gea berusaha agar Aksan tidak mengajaknya.
" Risma!" Panggil Aksan. Mendengar namanya di panggil Risma segera datang, " Ia tuan!" jawab Risma. " Kamu lanjutkan masakan nona!. Risma mengangguk tanda mengerti. Ia pun tertawa melihat keduanya. " Ini masih pagi tuan" Gumam Risma.
Gea pun pasrah Aksan tidak ada lelahnya ia selalu ingin melakukannya setiap hari!.
" Apa kamu menginginkannya juga?" Gea mengangguk. " Ai hari ini aku ingin kerumah Mama, apa aku boleh pergi?" Aksan meraup wajah istrinya. " Boleh donk sayang, aku antar kamu!" Gea langsung bicara. " Gak perlu Ai, aku mau sendiri, kamu kan sibuk, lagi pula kamu ada metteng, kamu lupa kemarin sudah membatalkannya?" Aksan terdiam.
Gea segera bangun, " Aku bisa jaga diriku ai, setelah kerumah Mama aku langsung menemuimu!" Aksan setuju. " Tapi kamu di antar supir!" Gea mengangguk sambil tersenyum dan pergi ke kamar mandi.
__ADS_1
Aksan segera menyusulnya.
Di bawah Dahlan sudah menuggunya cukup lama. Melihat Aksan dan Gea turun Dahlan segera berdiri. Gea mengantarnya sampai depan, ia pun segera pergi dengan supir.
" Lan, sebutkan jadwal ku hari ini!”.
" Hari ini anda ada metteng dengan pak Bimo untuk tanda tangan berkas kerjasama, siangnya ada pemotretan untuk ambasador, lalu"
" Udah cukup!, sore saya ingin ke kantor!" Aksan memotongnya. Dahlan hanya bisa menuruti keinginan Aksan.
Sampai dirumah Gea yang dulu, ia terlihat sedih ketika menginjakkan kakinya lagi dirumah itu. Mami, papi. Rumah itu sangat berbeda dari sebelumnya poto mereka tidak lagi menempel di dinding rumah itu. Gea naik ke lantai atas dimana ia dulu tidur dan menghabiskan waktunya. Gea membuka pintunya kamarnya, tetap sama hanya ada beberapa yang di ganti. Gea menitihkan air matanya.
Gea ingat dimana orang tuanya pernah bilang, tempat favorit mereka, Gea keluar dari kamarnya lalu pergi ke ruang tengah. Kursinya tetap sama ayunan kesukaan maminya sudah tidak ada lagi. Gea duduk lemas mengingat kembali masa kecilnya.
__ADS_1
Gea membuka laci meja ia merasa senang ketika albums masa kecilnya masih tersusun rapih. Sebagai ia masukan ke kantong.?. Aku sangat merindukan kalian, Gea menangis melihat poto orang tuanya.
Bersambung jika suka tolong bantu like dan VOTE terimakasih 🤗🤗