Kembalinya Gea

Kembalinya Gea
Halaman = 50


__ADS_3

Bara masih menatapnya, iya ingin menghampiri Gea namun Adam mencegahnya. " Bar ingat walaupun itu Gea kamu sudah mengajukan permohonan perceraian dan kalian sudah tidak ada hubungan apa-apa. ucap Adam mengingatkan. Bara terdiam sejenak iya mengeluarkan ponselnya dari saku lalu iya mengirimkan pesan ke seseorang.


...Flash back On...


Di bulan ke 2 sejak kejadian hilangnya Gea Karisa menemui Bara di rumahnya dan menyuruhnya untuk tanda tangan surat pengajuan cerai. Iya membawa maps coklat dan pengacara agar Bara segera mengurus perceraian nya. Bara awalnya tidak langsung setuju, karena Gea belum juga ketemu . Namun Karisa bisa menyakinkan Bara dan Bara langsung setuju. Bara sudah tanda tangani surat cerai tersebut dan Karisa yang memegangnya.


...Flash back off...


Gea dan Aksan sudah selesai makan dan mereka mau pergi. Bara ingin cepat-cepat menyusul mereka namun mitting nya belum selesai. " Maaf saya harus ke belakang dulu. ijin Bara. Bara mempercepat langkahnya agar menyusul mereka " Tunggu" ucap Bara ingin menghentikan mereka, namun Gea dan Aksan terus berjalan dan langkahnya makin cepat. Bara agak sedikit berlari mengejar Gea, namun mobil Dahlan segera datang dan mereka segera masuk ke mobil. Bara tidak bisa mengejarnya, Sial !!. teriaknya.


Di mobil Gea melihat ke arah belakang, Gea melihat Bara sedang berdiri mematung melihat ke arahnya, manik matanya terlihat sedih, Aksan juga menoleh melihat ke belakang. Aksan menggenggam tangan Gea supaya Gea tau disisinya ada dirinya. Aksan berusaha agar Gea tidak mengingat Bara lagi " Setelah ke taman hiburan kamu ingin kemana?" tanya Aksan supaya Gea pokus sama tujuannya. Gea langsung menoleh ke arahnya. " Aku ikut aja. jawab Gea pendek sambil tersenyum terpaksa.


Gea merasa kasian sama Aksan melihat wajahnya sedih. iya pernah ada di posisinya seperti itu hatinya mulai tersentuh. Aksan selalu ada untuknya tapi dirinya malah memperhatikan Bara yang jelas-jelas suka nyakitin hatinya.


Gea menyenderkan kepalanya ke Aksan agar Aksan merasa nyaman didekatnya.


Tangan Aksan mengusap rambut Gea seperti seorang ibu yang menidurkan anaknya. Sentuhan Aksan membuat Gea merasa di perhatikan seperti papi nya dulu.


Aksan sebenarnya cemburu melihat Gea masih peduli kepada Bara. Dari raut wajahnya Aksan terlihat gusar. Aku tidak akan pernah biarkan siapapun mengambil kamu dari aku Ai. Gumam Aksan seraya mencium pucuk kepala Gea.


Tangan Aksan berhenti mengusap rambutnya, " Aku ingin seperti ini, apa kamu merasa pegal?" tanya Gea. Aksan malah senang Gea manja terhadapnya jarang ² Gea bersikap seperti itu. Dahlan merasa senang melihat Gea sudah mulai membuka hatinya untuk Aksan.


Aksan makin mendekap kedalam pelukannya.


Di mobil Bara masih berpikir dan mengingat kejadian 1 taun yang lalu bukti-bukti yang di berikan polisi jelas² itu barang ² Gea dari sepatu dan dompet, bahkan ikatan rambut juga. Sesekali Bara melihat ke arah jendela dan mengingat kalau Gea selalu patuh kepadanya.


" Dam, aku ingin kamu cari tau soal tunangan Aksan, kalau memang dia bukan Gea tapi kenapa wajahnya mirip, bahkan aku benar-benar yakin kalau dia itu Gea. kata Bara. Adam juga berpikir seperti itu.

__ADS_1


" Kalau memang itu Gea, kamu mau apa?, bukannya kamu sudah tunangan dengan Karisa dan sebentar lagi kalian akan menikah!. ucap Adam sedikit kesal. Bara langsung diam.


Adam bingung dengan sikap Bara yang sering ubah-ubah. Adam ingin mencari taunya tampa sepengatahuan Bara. iya mau diam². menyelidiki kasus tersebut.


Di tempat lainnya.


Karisa sibuk memilih gaun yang cantik beberapa kali iya masuk ke butik namun tidak ada yang cocok. Karisa merasa senang karena di pesta nanti iya ingin sekali menjadi pusat perhatian para tamu dan terlihat paling cantik dan tidak terkalahkan.


Ketika memasuki butik tersebut Karisa segera duduk, pelayan butik segera menghampirinya. Semuanya mengerti dan langsung memberikan serpis yang bagus. Karisa menyilang kan kakinya dan terlihat anggun. Sambil menjetikan tangannya iya bicara " Saya ingin gaun yang tidak ada duanya dan harus sore ini juga saya bawa!. mendengar itu semuanya melongo. Gimana bisa membuat gaun secepatnya itu. dipikiran para pelayan tersebut.


" Baik Nona saya usahakan!. jawab salah satunya. Dalam dua jam mereka sangat sibuk mengerjakan gaun yang di inginkan Karisa. Sambil menunggu gaun itu jadi Karisa memainkan ponselnya dan matanya melotot melihat gaun yang baru di update oleh butik ternama iya langsung suka. Karisa langsung pergi dari butil tersebut dan langsung pergi


Tidak lama Karisa sampai di butik tersebut, di dalamnya hanya ada 3 pembeli dan 2 pelayan 1 desainer sekaligus pemilik butiknya.. Salah satunya Jena . Karisa langsung menghampiri kasir butiknya seraya melewati beberapa orang disana. dengan gaya bicara yang sombong Karisa langsung bicara. " Saya ingin gaun in!i, berapapun harganya " sambil menunjukan foto di ponselnya matanya melirik ke arah perempuan yang sedang pilih² gaun tersebut . kasir tersebut itu langsung menjawabnya. " Nona mohon maaf gaunnya sudah dibeli " Dengan sopan.


Karisa mengebrak meja tersebut " Kamu tidak tau siapa saya??, aku tidak mau tau, gaun itu harus jadi milikku, akan aku bayar dua kali lipat " ucapnya dengan angkuh, matanya melotot sambil bertolak pinggang.


" Maaf bu, gaun tersebut sudah di bayar full" jawab kasirnya. desainer itu lalu minta maaf kepada Karisa tapi karisa malah menghinanya.


Desainer itu mulai kesal . " Saya tau anda itu siapa.. anda kan yang membuat istri pengusaha itu bunuh diri !!, atau jangan ² anda yang sudah membunuhnya karena anda ingin mengambil suaminya!!. kata desainer dengan ketus.


Karisa melotot mendengar jawaban desainer tersebut. itu adalah kenyataan. Semua orang melihat ke arahnya. Karisa langsung emosi hatinya mulai panas . " Jaga mulutmu itu!!, kalau kamu masih ingin berjualan, aku bisa saja meminta tunangan ku untuk membuat butikmu ini tutup paham!!. ucapnya sambil menatap tajam lalu iya melangkahkan kakinya keluar butik. salah satu orang disana berbisik membicarakan Karisa. Karisa menghentakkan kakinya menuju ke mobil dan iya membanting pintu mobil tersebut.


Sehabis ke taman hiburan Gea dan Aksan bergegas pulang Aksan mengantarkan Gea ke apartemennya. " Ai kamu hati-hati ya" kata Gea seraya tersenyum manis. Aksan mengangguk sambil mengacak-acak rambutnya iya hendak pergi tiba-tiba Gea memeluknya dari belakang. " Aku mencintaimu!. mendengar Gea bicara seperti itu Aksan senang dan langsung membalikkan tubuhnya. " Aku lebih dan lebih mencintaimu. Jawab Aksan lalu memeluknya dengan erat.


Aksan lalu melambaikan tangannya dan pergi. Tidak lama Aksan segera masuk kedalam mobil dengan raut wajah bahagia. Dahlan senang melihat bosnya bahagia. " Tuan muda, maaf kalau saya lancang gimana anda bisa bersatu dengan nona Gea kalau setatusnya masih menggantung?" mendengar Dahlan bicara seperti itu Aksan tersadar benar juga yang dibilangnya.


" Tuan muda tenang aja, aku dapat inpormasi dari Mia, kalau tuan Bara sudah menandatangani surat cerai itu dan tinggal Nona Gea saja yang belum. ucap Dahlan membuat mata Aksan berbinar. " Aku tidak ingin membuatnya sedih sekarang, Nanti malam aku ingin memberikan kejutan untuk nya ! kata Aksan sambil tersenyum.

__ADS_1


Di dalam apartemen, Setelah Gea mandi iya baru lihat ada bungkusan besar di ruang tengah, iya segera membukanya. " Apa ini?" ketika pitanya di tarik kado itu terbuka dan napaklah sebuah gaun yang sangat cantik dan sebuah buket bunga. Gea terkejut melihat nya dan langsung menutup mulutnya. Ada tulisannya mengantung di buket bunga tersebut . ( Untuk permaisuri ku yang paling cantik semoga kamu suka Ai, nanti malam dipakai ya.) itu tulisan dari Aksan. Gea memeluk bunganya dan terseyum



Asistennya merekamnya dan langsung mengirimkan ke Aksan..


Aksan terseyum melihat isi pesan tersebut. Tida lama ponselnya berdering Aksan segera mengeser tombol hijau nya.


Gea ... " Ai terimakasih gaunnya sangat indah"


Aksan.. " Apa kamu menyukainya?"


Gea... " Ya aku sangat menyukainya"


Aksan.. " Nanti malam aku jemput ya, kamu sudah harus siap"


Gea... " Oke, see you"


Aksan.. " See you to my love.


Aksan menutup telponnya dan menyederkan kepalanya. Dahlan hanya senyum-senyum sendiri melihat Aksan senang.


Sampai dirumah. Kali ini Bara benar-benar merindukan Gea. iya tidak langsung ke kamar namun iya duduk di sofa bawah sambil menyederkan kepalanya di sofa. tidak lama Bel rumahnya bunyi. Bara segera bangun lalu membukakan pintu. Dengan wajah kesal karisa main masuk kerumahnya. Bara hanya menghela nafasnya lalu menutup pintunya.


" Sayang aku ingin kamu menutup luna butik sekarang juga!. pinta Karisa Seraya duduk. Bara tidak menjawabnya iya malah ingin pergi ke kamarnya. " Sayang kamu mau kemana sih??, aku sedang bicara!. teriaknya. Bara tidak mendengar malah langsung ke atas naik. Karisa lagi² dibuat kesal.


*****

__ADS_1


Bersambung jika suka tolong bantu like dan VOTE terimakasih 🤗🤗🤗


__ADS_2