Kembalinya Gea

Kembalinya Gea
Halaman= 93


__ADS_3

Dahlan sudah menuggu Aksan diluar. Melihat Aksan datang Dahlan segera membukakan pintu mobilnya. ” Ko kamu disini?” Tanya Aksan. " Tuan, tuan Bara sekarang sudah ada di kediamannya dan kondisinya baik-baik saja" Jawab Dahlan.


Aksan bisa bernapas lega mendengarnya. " Oke, ayo kita jalan" Ajak Aksan. Dahlan segera masuk ke mobil lalu melajukan mobilnya. Aksan mengeluarkan ponselnya ia melihat poto Gea lalu tersenyum.


Dahlan memperhatikan mimik wajahnya. " Sepertinya tuan muda sedang bahagia ” Gumam Dahlan melihat Aksan di kaca spionnya.


Aksan melakukan video call.


Gea . " Iya Ai ".


Aksan. ” Kamu lagi ngapain?"


Gea. " Aku lagi mau buat makanan untuk kamu!”.


Aksan. " O yah, kamu buat apa sayang".


Gea mengarahkan kameranya ke arah masakannya, Aksan tersenyum melihatnya.


Aksan. " Sayang, kamu jangan capek-capek ia, kan nanti malam kita mau buat dede bayi lagi!"


Gea terkejut mendengar ucapan Aksan. Gea melihat ke arah Risma. Risma menahan tawanya mendengar Aksan bicara di telepon.

__ADS_1


Aksan sengaja menggoda istrinya. Gea cepet-cepet naik ke kamarnya.


Gea.. " Ai, kamu ini, tadi Risma denger tau, aku kan malu!".


Aksan.. " Kenapa harus malu, kamu itu kan istriku, dan aku suamimu"


Gea.. " Ia, ia, tuan muda, jangan lama-lama pulangnya"


Mendengar Gea menuggunya Aksan ingin cepat-cepat pulang kerumah.


" Lan, cancel pemotretan siang ini!, kamu dengar kan istriku memintaku pulang cepat" Gea terkejut mendengarnya, " Jadi dia mau pulang gara-gara aku bilang barusan" Batin Gea.


Aksan.. " Karena tuan putri yang meminta, maka aku pulang sekarang, I love you"


Aksan senyum-senyum sendiri. " Kamu dengar kan lan, istriku mau aku pulang cepat!" Dahlan hanya mengangguk sambil pokus mengemudi. " Perasaan nona tidak bilang seperti itu, tuan mudanya saja yang salah dengar" Batin Dahlan.


Gea menuruni tangga, melihat Sarah baru datang segera menghampirinya. " Ge, kenapa muka lo?" tanya Sarah. Gea menceritakan semuanya sama Sarah. Sarah malah tertawa terbahak-bahak mendengarnya.


" Kenapa lo ketawa?" tanyanya. Sarah segera menghentikan tawanya. " Lucu aja dengernya, lo tau Ge, Aksan pasti merasakan kenikmatan yang luar biasa karena lo. kata Sarah. Gea makin bingung.


" Harusnya lo seneng, pria seperti Aksan bertekuk lutut sama lo, apapun ucapan lo, pasti dia akan nurut, lo tau artinya apa?" Gea menggelengkan kepalanya. " Dasar oon!, soal komputer aja jago, tapi soal percintaan bodoh!" Sarah pun sadar, pernikahan pertama Gea yang dulu tidak seperti sekarang.

__ADS_1


Sarah melihat Gea bingung merasa kasian. " Ge, Aksan benar-benar cinta sama lo, apapun yang lo suruh Aksan selalu menuruti kemauan lo kan!, itu bedanya dengan Bara” Gea mengerti akhirnya.


” Lo benar Sar, Aksan selalu menuruti kemauan Gua, bahkan dia selalu ada disaat Gua susah!" Sarah memeluknya. ” Gua harap ini akhir dari penderitaan lo dulu, sekarang lo harus bahagia”.


Sarah segera pamit karena ia dipercaya untuk mengurus usaha Gea. Gea segera melanjutkan masaknya di dapur.


” Nona, anda tidak hanya cantik, tapi anda mempunyai paket komplit" Puji Risma. Gea terseyum tipis. ” Jangan terlalu memujiku Risma, nanti yang ada hidungku terbang" Risma dan Gea tertawa bareng.


Sampai dirumah Aksan dan Dahlan masuk, mencium aroma masakan istrinya. Aksan segera ke dapur melihat istrinya sibuk menyiapkan makanannya sendiri.


” Sayang kenapa kamu yang menyiapkan makanannya?, dimana yang lainnya?" tanya Aksan. " Ai, aku sengaja menyuruh mereka tidak membantuku, aku ingin mengurus mu sendiri tampa bantuan orang lain!" Aksan makin kagum sama istrinya.


Gea meraih tangannya lalu mengajaknya ke meja makan. ” Kamu duduk, aku buatkan krim sup untuk kamu!" Aksan menurut saja, Gea mulai memberikan sup itu. Aksan mencobanya. " Sayang ini enak banget, ini sup paling enak yang pernah aku makan!” puji Aksan. Gea senang mendengarnya.


" Syukurlah Kalau kamu suka!” Gea melihatnya seneng Aksan menyukai masakannya. " Sayang lain kali kamu harus ikut kalau aku metteng?" Gea bingung. " Kenapa aku harus ikut?” Jawab Gea. " Kamu tau tadi ada perempuan yang ingin menggoda ku, tapi aku tolak dia!" Kata Aksan sembari mengunyah makanannya.


" O yah!" Aksan mengangguk. ” Kamu ini jujur banget sih!" Gea mencubit hidungnya. Dahlan melihatnya senang. " Tuan muda anda bukan seperti Aksan Sjuman yang dulu, anda seperti orang asing!. Batinnya.


Di apartemen...


Bara melihat ke arah jendela. kondisinya membaik. Ia berniat untuk menjadi saksi di persidangan nanti.

__ADS_1


” Papa tidak pernah salah, ia memilihkan jodohku tapi. aku malah menyia-nyiakan jodoh dari papa.. Bara melihat poto pernikahannya. ” Aksan sangat beruntung bisa mendapatkan Gea, posisi itu harusnya untuk aku, bukan Aksan!. Ucapnya.


bersambung jika suka tolong bantu like dan VOTE terimakasih 🤗🤗🤗🤗


__ADS_2