Kembalinya Gea

Kembalinya Gea
Halaman = 33


__ADS_3

Karisa menatap mobilnya sudah jauh, dia tidak menyangka Aksan akan meninggalkan dirinya. Hatinya sedih karena sikap Aksan tidak seperti biasanya.


Di jalan Aksan langsung sadar dan muter balik, dia balik lagi ke restoran, benar saja Karisa masih di luar dan berdiri di depan restoran. Aksan cepat-cepat turun dari mobil lalu menghampiri Karisa.


" Maaf Sa" Ujarnya lirih.


" Tidak masalah, ayo kita pergi!". Jawab Karisa sambil jalan ke arah mobil. Aksan langsung melajukan mobilnya. Karisa tau Aksan sedang memikirkan hal yang lain, buktinya dia tidak sadar kalau sudah pergi tampa dirinya.


" Sa, apa aku boleh minta sesuatu?”. Karisa langsung menyentuh tangan Aksan.


" Tentu boleh yang". Jawab Karisa senang.


" Gimana kalau kita seperti dulu lagi dan juga Bara ". Karisa langsung melepaskan tangannya.


" Ayolah Sa, sepenuhnya bukan salah dia, aku juga yang salah!". Ujar Aksan. Karisa diam cukup lama dia tidak menjawabnya.


" Sa, apa kamu marah?".


" Tidak, beri aku waktu untuk melupakan yang dia lakukan kepadaku!". Jawab Karisa.


Aksan hanya mengangguk sambil pokus mengemudi.


" Yang, setelah aku pikir² ide kamu boleh juga, tapi ada syaratnya?".


" Apa syaratnya?". Karisa merangkul tangan Aksan.


" Nanti aku kabari besok!". Aksan hanya tersenyum tipis sambil melihat ke arah depan.


Di luar Negeri. Bara memutuskan untuk pulang besok pagi Gea bersiap merapikan pakaiannya.


" Tuan,. Jam berpa kita pulang?" Tanya Gea sambil merapikan pakaiannya.

__ADS_1


" Jam 5 pagi" Jawab Bara sambil pokus ke arah laptopnya..


Paginya Bara dan Gea langsung ke bandara, Bara merasa waktu begitu cepat.


Sampai di bandara Adam sudah menuggu mereka datang.


" Selamat pagi tuan, nona Gea?".


" Pagi juga" Saut Gea menyapa Adam. Mereka masuk ke mobil dan langsung menuju ke rumah.


Gea bernapas lega akhirnya sampai di negaranya. Gea langsung masuk ke kamarnya yang ada di bawah.


Sedangkan Bara langsung istrhat di kamarnya di atas. Bel berbunyi. Susi membuka pintunya.


"Nona Karisa, silahkan masuk Non?". Kata Susi.


" Saya dengar, Bara baru datang ya dari luar negeri?". Susi mengangguk.


Karisa langsung ke atas ke kamarnya Bara. Gea yang sedang merapikan pakaiannya terkejut melihat Karisa langsung naik.


Bara menolah ke arah pintu. " Risa?". Karisa langsung duduk di tempat tidur.


" Kamu Jahat, pulang dari luar negeri tidak ngabarin aku". Karisa langsung cemberut. Bara bingung dengan sikap Karisa.


" Mana oleh-oleh nya?". Ujar Karisa sembari mengulurkan tangannya.


" Maaf Risa, aku tidak bawa apa-apa" Jawab Bara. Di balik pintu Gea mendengar percakapan mereka.


" Oke, sebagai hukumannya, kamu harus telaktir aku di restoran, dan kamu boleh ajak istri kamu!".


" Maaf Risa aku". Belum selesai Bara bicara, Karisa memotongnya.

__ADS_1


" Aku tidak mau dengar!, kalau kamu mau maaf dari aku, kamu harus telaktir aku oke!" Karisa mencari Gea di ruangan Bara namun tidak ada.


" Dimana istrimu?". Bara mulai gugup.


" Hmmm, dia".


" Saya di sini suamiku" Saut Gea sambil jalan masuk ke dalam Kamar. Bara terkejut mendengarnya.


Karisa merasa tidak senang mendengarnya.


" Oke, jangan lupa yah, nanti makan siang bareng, awas kalau kamu gak datang!”. Ujar Karisa sambil jalan melewati Gea begitu saja. Karisa tersenyum licik sambil menuruni tangga.


Karisa menghubungi Aksan di ponselnya.




~~~ Halo yang, aku sudah menepati janjiku untuk ke rumah Bara. dan kita sudah baikan. giliran kamu tempati janjinya yah?. Karisa



~~~. Memangnya aku janji apa?.. Aksan.



~~~. Bukannya kemarin kamu menyuruhku untuk baikan sama Bara, apa kamu lupa?. Aku tunggu siang ini di restoran, dan aku akan kasih tau syarat yang harus kamu lakukan oke. Karisa langsung menutup teleponnya.



Aksan hanya diam sambil berpikir. Karisa merasa senang karena rencananya berhasil. Aku sudah putuskan akan aku jauhkan kalian berdua dari wanita licik itu. Gumam Karisa.

__ADS_1



Bersambung jika suka tolong bantu like dan VOTE terimakasih.


__ADS_2