
Melihat Bara tertawa lepas seperti itu hati Gea bahagia. Tuan anda orang baik, anda harus bahagia. Batinnya.
Mereka duduk di pasir putih, tempat itu sepi tidak banyak orang disana.
" Tau dari mana tempat ini?"
" Tau sendiri, sejak kematian mama dan papa, aku sering ketempat ini untuk melepaskan beban di hati. apa anda sudah merasa lega?".
" Ya" Jawabnya pendek. Bara menatap Gea yang lagi duduk si sampingnya.
" Apa kamu menyukai Aksan?" Gea langsung melirik ke arahnya. Gea tidak menjawabnya hanya diam.
" Tuan, ayo ikut saya?" Gea menariknya lagi. Mereka mencari bintang laut di pantai. Gea terlihat senang karena ia dulu suka mencari bersama papanya.
Saking senangnya Gea tidak melihat injakan kakinya dan hampir jatuh, tangannya di raih Bara.
" Kamu hati-hati! hampir saja jatuh" Bara terlihat hawatir kepadanya. Gea langsung mengangguk. Gea diam sembari melihat ke arah Bara. Ada sesuatu dihatinya.
Pulangnya Bara yang mengemudikan mobilnya. Gea tidak bicara lagi ia hanya diam.
Sampai dirumah Bara segera masuk, Gea jalan pelan ke arah rumah.
Gea tidur sembari tersenyum mengingat kejadian tadi di pantai.
Keesokannya..
Gea menuggu Bara di luar kamarnya.
" Pagi tuan, saya tidak bisa masuk karena kamarnya dikunci" Gea langsung mengajak Bara sarapan.
" Hari ini kamu tidak boleh kemana-mana!". Gea menganguk.
__ADS_1
Aku pikir dia akan marah atau menolaknya, bagus lah!. Gumam Bara.
Gea mangantar Bara keluar, kali ini Bara membalas lambaian tangannya. Gea terseyum senang.
Bara yang sadar langsung menurunkan tangannya dan segera menutup kaca mobilnya.
Gea masuk ke rumah dan segera merapikan tempat tidurnya.
" Nona, saya mau ijin hari ini saya mau jenguk sodara saya yang sakit".
" Apa kamu sudah ijin sama tuan?".
" Sudah nona, dan tuan sudah mengijinkan saya".
" Hati-hati iya mbak?".
" Ia Nona terimakasihโ. Gea melanjutkan pekerjaannya.
~~ Halo Aksan?.
~~ Aku lagi jalan ke arah rumah mu.
~~ Aksan aku minta maaf, kayanya aku tidak bisa pergi dengan mu sekarang.
~~ Kenapa?.
~~ Di rumah tidak ada siapa-siapa, aku di larang sama tuan keluar rumah.
~~ Oh Bara, jadi dia mulai melarang kamu?.
~~. Tidak, mungkin karena Mbak Susi pergi makanya aku yang jaga rumah..
__ADS_1
~~ . Ya sudah, besok-besok aku ajak kamu lagi ya?.
~~ .Oke.
Aksan memberhentikan mobilnya lalu memutar balik. Ia merasa kecewa karena hari ini tidak bisa ketemu dengan Gea. Aksan sudah membawakan bunga untuknya, di jalan Aksan memberikan bunga sama anak kecil di jalanan.
Di kantor..
" Tuan, cincinnya sudah jadi, ini untuk anda, dan ini untuk nona'. Bara memakainya.
" Lumayan" Ucapnya. Bara melihat gelang yang baru dia beli.
Bara mengambil ponselnya lalu menghubungi Gea.
~~. Halo Tuan?.
~~. Kamu di mana?.
~~. Saya di rumah, memangnya kenapa?.
~~. Saya mau pulang cepat hari ini, kita akan makan malam diluar, kamu siap-siap.
~~ . Baik tuan. Gea merasa senang karena di ajak makan malam. Sejak menikah baru kali ini Gea di ajak jalan sama Bara.
Adam mendengarnya langsung tersenyum tipis.
Gea yang merasa senang cepat-cepat mengeluarkan pakaiannya di lemarinya.
" Aku pakai baju apa ya?". Gea hampir mencoba beberapa pakaiannya. Huh, aku tidak punya baju. Gea langsung ingat dengan gaun yang pernah dibuat mamanya.
Gea tersenyum manis lalu segera bersiap pergi. Ini kencan pertama aku dan tuan. Gumamnya senang.
__ADS_1
Bersambung Jika suka tolong bantu like dan VOTE Terimakasih ๐๐๐๐