Kembalinya Gea

Kembalinya Gea
Halaman = 31


__ADS_3

Gea jalan-jalan bersama Bara keluar. Sebenarnya Gea tau Bara hanya ingin menghibur dirinya. Mereka menghabiskan waktu di luar negri jalan-jalan dan senang². Tampa Bara sadari Bara mulai sedikit melupakan Karisa wanita yang sangat ia cintai.


Jalan-jalan ke pantai mereka saling berpegangan tangan, lari kecil dan main pasir. Merasa capek mereka tiduran di atas pasir bersih sambil menikmati matahari.


" Tuan, apa cita-cita anda waktu kecil?".


" Saya ingin jadi penguasa di bumi ini!". Jawabnya asal sekaligus membuat Gea tertawa.


" Hahahhaha, bukannya anda sekarang sudah berkuasa tuan?". Ucap Gea.


" Tidak, kalau saya berkuasa mungkin Karisa yang ada di samping saya bukan kamu!". Deg Gea merasa sakit hati mendengarnya. Bara yang keceplosan langsung diam.


" Kalau kamu?". Tanya Bara mencair kan suasana. Gea diam cukup lama.


" Hey, apa kamu melamun?". Tanya Bara. Gea langsung sadar dan berusaha untuk tidak menunjukkan rasa sakit hatinya.


" Kalau saya, saya ingin menjadi penulis novel yang terkenal dan tulisan saya di baca seluruh dunia. Giliran Bara yang tertawan mendengarnya.

__ADS_1


" Memangnya kamu mau nulis kisah apa?".


" Tentang hidupku tuan, tentang semuanya yang pernah saya alami dan saya ketahui". Bara mendengarnya sedikit sedih.


" Mana ada yang tertarik sama kisah mu, kalau kamu artis terkenal baru semua orang akan tertarik!" Kata-kata Bara membuat nyali Gea ciut.


" Tapi saya yakin tuan suatu saat saya akan jadi penulis terkenal. dan nanti tulisan saya akan di flm kan!". Gea merasa optimis dan memacu dirinya sendiri. Bara kagum mendengar kegigihan yang di miliki Gea.


" Sepertinya mau hujan, ayo kita ke hotel!". Ajak Bara. Mereka langsung bangun dan jalan kaki menuju ke taksi.


Aksan tidak pokus pemotretan bersama Karisa, dia sering di tegur sama fotografer nya. Karisa merasa kesal karena harus mengulang-ulang.


Dahlan menghampiri Aksan dan memberi tahunya agar pokus, foto mereka sedang di nanti media.


" Aksan, gimana kalau kamu bayangin Karisa dengan wajah Gea, seolah-olah yang foto bersamamu Gea bukan Karisa" Ujar Dahlan. Aksan langsung berpikir agar sesi fotonya cepat beres ia harus melakukannya.


" Oke, ide mu bagus juga". Ujar Aksan lalu mulai memikirkan Gea. Aksan terus menyebutkan nama Gea di hatinya dan sugestinya kuat. Aksan langsung lancar menyelesaikan pekerjaannya. Karisa merasa senang karena Aksan memperlakukan tidak seperti biasanya.

__ADS_1


Aku yakin lama-lama kamu akan jatuh cinta kepadaku Aksan Sjuman!. Gumam Karisa sambil meminum air putih. Aksan langsung bersiap pergi. Dengan cepat Karisa menghampirinya.


" Kita lunch yu?". Ajaknya sambil memegangi tangan Aksan. Baru Aksan mau menjawabnya. Keburu Dahlan datang.


" Itu lebih baik agar semua orang tau kalau kalian benar-benar pacaran!". Saut Dahlan. Karisa tersenyum lebar mendapatkan dukungan penuh dari Dahlan.


Aksan hanya bisa menghela napasnya sambil jalan mengikuti Karisa. Dahlan tersenyum senang sambil menghubungi wartawan agar meliput mereka berdua.


Aksan merasa seperti boneka bukan seperti dirinya sendiri. Karisa terus saja bicara membuatnya tidak nyaman. Aksan mulai memikirkan Gea agar suasana hatinya membaik.


" Kita makan dimana?" Ujar Karisa sambil melihat makanan yang enak.


" Terserah kamu say.." Kata-katanya tidak di lanjutkan karena dia bukan Gea. Aksan merasa kecewa. Tapi tidak buat Karisa dia sangat senang mendengarnya.


" Kamu gak usah malu-malu, aku denger ko yang barusan kamu ucapkan!" Ujar Karisa sambil memegangi tangan Aksan.


Bersambung jika suka tolong bantu like dan VOTE terimakasih.

__ADS_1


__ADS_2