
Gea dan Aksan meninggalkan mereka berdua yang sedang bengong di depan butik.
" Maaf nona, tuan, apa kalian hanya akan terus berdiri di luar?" tanya pelayan butik tersebut. Sarah dan Dahlan segera sadar, wajah Sarah merah merona karena menahan malu. Mereka lalu masuk sama-sama.
Dahlan terseyum senang melihatnya. Ketika Sarah dan Dahlan masuk " Kalian terlihat sempurna yang satu cantik, dan satunya tampan!. puji desainernya. Dahlan dan Sarah melongo mendengarnya.
" Apa masih belum cukup memandanginya, hampir 20 menit lo" Ejek Gea.
Membuat Sarah dan Dahlan saling melihat, mereka segera pergi ke posisinya masing-masing. Gea tertawa geli melihatnya keduanya.
********
Di apartemen....
Jena yang sedang asik nonton flm romantis tiba-tiba mendengar suara ketukan pintu kencang. Matanya kebuka lebar mendengarnya. Jena buru-buru ke arah pintu dan segera membukanya. " Siapa. sih!!. Hampir aja Jena mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas. " Ayah?. Jena kaget melihat ayahnya datang tiba-tiba dan melihat raut wajahnya menyeramkan dari biasanya.
" Dasar anak tidak tau diri!!!. Pak Ripan sembari menaparnya. Jena kaget mendapati ayahnya langsung menampar pipinya dengan keras dan wajahnya terasa panas. Jena memegangi pipinya, hatinya sakit diperlakukan seperti itu sama ayah kandungnya. " Aku salah apa ayah" Dengan setengah menangis Jena berusaha bertanya. " Salahmu apa?!!, masih ingin tau salahmu apa hah!!. Pak Ripan benar-benar emosional.
Pak Ripan segera menutup pintunya takut ada orang yang mendengar percakapannya. Jena di seret masuk. " Dasar anak tidak berguna!!, pantas aja dari dulu kamu selalu kalah dalam hal apapun sama Gea!!. Mendengar dirinya di bandingkan sama Gea hati Jena makin sakit.
" Cukup ayah!!, ayah kenapa sih, datang² main asal tampar aku, dan sekarang ayah merendahkan aku bahkan ayah bandingkan aku lagi dengan Gea!!. Pak Ripan mengangkat tangannya tinggi dan mendaratkan di pipinya lagi. Satu tamparan lagi di pipinya lagi. Jena tidak bisa lagi menahan amarahnya. Jena bangkit dan hampir teriak mengusir ayahnya, namun Pak Ripan memutarkan suaranya yang sedang bongkar aip ayahnya.
" Ini yang bikin saya marah!!, apa kamu punya otak sebelum bicara soal rahasia ayahmu sendiri, sebelum bicara di cerna dulu makanya!!. Jena langsung melongo, dan memutar otaknya berusaha mengingat-ingat kembali. " Kamu tau karena ulah anak bodoh sepertimu ini ayah harus mengembalikan semua harta ayah sama anak sialan itu!!. dalam 3 hari ini kalau ayah tidak mengembalikannya maka aya akan di penjara. Nadanya suaranya mulai pelan.
Jena masih diam sambil memegangi pipinya, dia baru ingat kalau dia bicara itu kepada pacarnya saja!. " Apa dia penghianat!!. gumam Jena kesal.
Pak Ripan duduk lemas di sofa sambil memegangi kepalanya dan menundukkan wajahnya. Yang tadinya Jena emosi mulai simpatik sama ayahnya, gara-gara dirinyalah ayahnya harus menyerahkan hartanya itu. " Maaf yah" Ujarnya lirih. " Terlambat, kita akan jatuh miskin, perusahaan ayah akan ganti pemiliknya..
__ADS_1
Jena duduk di sampingnya lalu berusaha menenangkan ayahnya.
" Ayah aku ada ide!. Jena membisikkan sesuatu kepadanya. Pak Ripan langsung melihat kearah putrinya. Jena melupakan apa yang sudah ayahnya lakukan kepadanya barusan.
" Gimana?, apa ayah setuju?". Tanya Jena, Jena melupakan rasa panas di pipi akibat tamparan ayahnya tadi. " Ini salahku, aku harus menerimanya. Batin Sarah menahan sakit di pipinya.
Pak Ripan memeluknya. " Ayah minta maaf tadi sudah menampar mu!. Mendengar ayahnya minta maaf Jena Langsung luluh lagi hatinya. " Iya ayah gak apa-apa, Ayah aku harus menemui seseorang!, ayah disini dulu!. " Tapi nak pipimu merah?" Jena memegangi tangan ayahnya yang sedang di pipinya, Jena menggenggam tangan ayahnya dengan kedua tangannya. " Ini akan hilang dengan sendirinya, nanti aku kompres pake air dingin yah.. aku janji sama ayah, kita akan baik-baik saja!. Kata-kata Jena membuatnya pak Ripan sedikit tenang.
Jena segera ke dapur dan mengompres pipinya, setelah reda, Jena meraih tasnya dan keluar apartemen, Jena berusaha menghubungi pacarnya namun teleponnya tiba-tiba gak aktif. " Awas kamu Dafa!?. ujarnya sembari pokus mengemudi.
Jena bertanya kepada teman-temannya dan sodarinya, namun keberadaannya tidak di ketahui!. Jena mulai emosi dan menghubungi seseorang.
" Yah Nona".. Orang asing.
" Ada kerjaan bagus untuk mu!. Jena.
Jena segera menutup teleponnya lalu melajukan lagi mencari pacarnya.
******
Di butik..
Gea terlihat anggun dan cantik. Aksan sampai tidak menurunkan pandangan terus menerus melihat ke arahnya. " Apa ini cocok untukku?" Aksan mengangguk cepat. " Kamu sangat cantik sayang!. pujinya. Aksan mulai mendekatinya. " Aku gak sabar ingin segera menikah. Bisiknya. Mata Gea terbuka lebar. Aksan melihat wajahnya langsung merah. " Apa kamu masih malu?" Tanyanya. Gea menundukkan pandangannya kebawah.
" Hmmm, hmmm," Sarah pura² batuk agar Aksan tau kehadirannya.
Gea ada alasan untuk menghindarinya, Gea mengajak Sarah ke ruang ganti. " Ai, aku keruang ganti dulu!. Gea meninggalkan Aksan.
__ADS_1
Setelah fitting baju pengantin mereka pergi ke restoran. Gea duduk dengan Aksan berduaan, sedangkan Sarah memilih duduk dengan Dahlan di meja yang berbeda tapi tidak jauh dari mereka.
Sarah dan Dahlan tidak banyak bicara mereka hanya duduk terdiam sambil memainkan ponselnya masing-masing.
Setelah makan mereka memutuskan untuk pergi ke mall. langsung pergi ke toko berlian untuk memesan cincin pernikahannya.
" Selamat datang tuan!. Sapa para pelayan toko, semua sangat senang tokonya didatangi oleh Aksan. Salah satu pengunjung merasa kesal melihat Aksan dan Gea datang. dirinya jadi di cuekin pelayan toko.
" Saya ingin membuat cincin sesuai keinginan calon istriku!. ucap Aksan sembari melihatnya. Semuanya merasa iri melihatnya termasuk Karisa yang ingin menjual cincinnya.
Pelayan itu antusias dan segera memberikan katalog gambar cincinnya. " Nona kalau anda beekenang ini ada rekomendasi gambar dari kami, anda bisa melihatnya terlebih dahulu. Ucapnya dengan sopan. Gea mengambil lalu melihatnya satu-persatu padahal Gea sudah punya gambar cincinnya di ponselnya. Gea menghargai pelayan itu.
Aksan tidak tau kalau di toko yang sama ada Karisa sedang memperhatikan dirinya dan Gea. Sarah dan Dahlan menuggunya di luar toko sembari melihat orang-orang yang lalu lalang di mall tersebut.
" Sayang, aku ke toilet dulu!. Pamit Aksan kepada Gea. Gea mengangguk sambil tersenyum. Setelah Aksan keluar. " Hmm, kalian asal tau aja dia ini dulunya pelayan!!. Mendengar Karisa bicara Gea menoleh ke arahnya. Semua pelayan melongo mendengarnya.
" Dia ini pernah bekerja dirumah mantanku dulu, lalu dia menikahinya demi harta, dan sekarang dia menjerat tunanganku Aksan!! menjijikkan bukan, dasar wanita licik segala cara dilakukan agar bisa mendapatkan kemewahan!!. Karisa terus menerus bicara agar semua pelayan disitu tau wanita seperti apa Gea itu. Gea masih diam memegangi katalog di tangannya tubuhnya gemetar darahnya merasa mendidih.
Semua mata melihatnya, pengunjung lainnya mendelik tajam ke arahnya. " Memang benar saya dulunya pelayan, tapi saya menikahi tuan bukan karena hartanya, saya di minta papanya untuk menikah!. mungkin beliau tau wanita seperti apa dia ini!!. Bahkan semasa saya jadi istri tuan, wanita ini selalu datang dan menggodanya bahkan dia pernah Tinggal satu atap dengan kami tampa ada rasa malunya!!. Karisa tidak percaya kalau sekarang Gea bisa bicara.
" Kalian mungkin pernah mendengar atau melihat tentang peristiwa dulu di tv, itu semuanya benar, waktu itu saya mendapatkan pesan dan langsung pergi tampa berpikir yang gak² dan itu jebakan wanita licik ini!!. saya hampir kehilangan nyawa saya ulah wanita ini!!.
pengunjung langsung berubah padangannya yang awalnya kepada Gea sekarang ke arah karisa. Semuanya membicarakan Karisa dan Karisa mendengarnya. " O, iya dulu kan dia pernah tunangan dengan Bara pengusaha muda itu kan, tapi batal gara-gara ketahuan akal busuknya. ucap salah satu pengunjung.
Karisa melayangkan tangannya kearah Gea. Tangannya di cekalnya. " Udah cukup kamu membuat hidupku berantakan!!, kali ini tidak, saya tidak akan pernah membiarkan itu terjadi lagi. Gea menatapnya dengan tatapan tajam.
Bersambung jika suka tolong bantu like dan VOTE terimakasih 🤗🤗🤗
__ADS_1