
Gea membuka matanya melihat disekelilingnya sudah ada di tempat tidur Gea memegangi pakaiannya masih sama seperti kemarin. Aku diaman?, Gea segera bangun lalu mengintip sedikit keluar.
Apa, jadi mereka menyekap ku disini, Gea gemetaran takut orang itu akan apa-apain dirinya.
Ponselnya malah ada di samping ranjangnya. Ia cepat-cepat ingin menghubungi Sila tapi Gea melihat pesan masuk dulu dan membacanya.
( Yakin gak mau minta bantuan saya?). Gea menghapus pesan itu lalu ia mencari nomor Sila. Gea merasa aneh kenapa tiba-tiba nomor Sila hilang di kontaknya.
Gea mencoba mengunci kamarnya dari dalam ia mendengar percakapan mereka diluar.
" kita giliran agar adil, kamu dulu habis itu aku?" Gea melotot mendengarnya. Tidak ada pilihan lagi Gea langsung membalas pesan Bara.
( Memangnya apa sarat nya tuan?). Tidak lama pesannya di balas.
( Mudah ko, saya hanya ingin kamu menuruti perintah saya, dan mematuhi apapun yang saya suruh). Gea tidak banyak waktu ia segera membalasnya lagi.
( Saya ingin tau sekarang juga, apa yang harus saya turuti??). Bara makin senang membacanya.
( Saya ingin kamu mendekati seorang pria sampai dia jatuh cinta sama kamu!). Gea langsung mengetik dengan cepat.
( Oke, saya setuju). Bara tersenyum senang dan langsung menghubungi Adam.
Gea masih di dalam kamar mendengar keributan diluar Gea ingin melihatnya namun ia masih takut karena orang-orang itu bisa saja melukainya.
__ADS_1
Gedoran pintu terdengar. Gea makin ketakutan.
" Nona, saya Adam suruhannya Tuan Bara!" Mendengar nama Bara Gea segera membukakan pintunya.
” Orang ² tadi kemana?".
" Mereka sudah di bawa sama polisi" . Gea bernapas lega. Adam segera memberikan kertas kepadanya.
" Anda harus tanda tangan nona?” Gea melotot.
" Untuk apa saya tanda tangan?". Adam menyeringai.
" Anda lupa dengan janji anda sama tuan Bara?". Gea langsung ingat.
" Mari ikut saya nona?". Gea menurut saja dan ikut bersama Adam. Di tempat lain orang-orang suruhan Bara menemuinya.
Bara senang rencananya berhasil membuat Gea takut dan menerima syarat nya.
" Kalian bisa liburan selama mungkin di luar negri, saya tidak ingin melihat kalian di sini lagi apa lagi wanita itu melihat kalian?".
" Baik tuan" jawab ke 3 pria itu. Mereka langsung pergi sebelum Gea dan Adam datang.
Gea datang lagi kerumah besar itu. Gea mengikuti Adam dari belakang lalu menemui Bara di ruangannya.
__ADS_1
" Tuan" Adam dan Gea datang menemui Bara. Gea dan Bara saling memandang.
" Selamat datang di rumah baru anda, apa anda siap dengan perjanjian yang kita sepakati?". Gea mengangguk sambil mendudukkan kepalanya.
Bara memberikan sebuah Poto pria. Gea melihatnya. " Dia itu Aksan Sjuman, dia seorang model dan pengusaha". Gea mendengarkan semuanya.
" Dia sangat tampan tuan, apa anda yakin dia akan tertarik sama saya?".
" Ha-ha-ha" Bara malah tertawa mendengarnya..
" Itulah tugas kamu, gimanapun caranya kamu harus buat dia itu jatuh cinta sama kamu!".
" Kalau saya gagal?,
" Kamu harus ganti rugi sebesar 6 M!" Gea melotot mendengarnya.
"Di perjanjian tidak ada tuan uang denda?" Bara mengeluarkan kertasnya.
" Kamu baca baik-baik dengan teliti!" Sekali lagi Gea membacanya matanya terkejut benar yang di katakan Bara barusan.
" Apa kamu sudah membacanya?". Gea menganguk.
" Kamu bisa istrhat dan tugasmu di mulai besok pagi” Bara segera pergi meninggalkan Gea sedang mematung di ruangannya. Adam tersenyum lebar.
__ADS_1
Bersambung Jika suka tolong bantu like dan VOTE terimakasih 🤗🙏