Kembalinya Gea

Kembalinya Gea
Halaman = 40


__ADS_3

Gea keluar dari kamar mandi tidak melihat Bara di kamarnya, Ia menarik napasnya sembari jalan ke arah cermin.


Di kamar lain. Bara mondar-mandir merasa tidak nyaman dengan kejadian tadi.


Selesai memakai pakaiannya dan merias wajahnya Gea segera keluar dari kamarnya. Gea langsung ke arah kamar Bara tampa melihat ke arah kolam renang.


Gea mengangkat tangannya lalu mengetuk pintunya.


" Tuan, apa anda di dalam?". Bara langsung gugup dan segera duduk di sofa sembari menyalakan tv.


" Hmmmm". Jawabannya.


" Apa saya boleh masuk?".


" Iya!".


Gea segera masuk dan jalan ke arah Bara. Bara langsung gugup melihat Gea sedang jalan menghampirinya, dengan gaya rambut baru Gea makin cantik auranya keluar. Kejadian tadi membuat Bara tidak bisa tenang.


" Tuan, apa anda butuh sesuatu?".


" Tidak!" Jawabannya.


" Lalu tadi anda ke kamar saya mau ngapain?".


" Suka-suka saya mau ke kamar siapa, ini rumah saya kan!". Mendengar jawaban Bara yang ketus, Gea langsung pamit keluar. Bara bisa bernapas lega setelah Gea pergi.


" Dasar manusia aneh, ditanya baik-baik jutek!. Gea langsung ke kolam renang.


Gea terkejut bunganya hilang. Gea cepat-cepat menghampiri Susi.


" Mba, ko bunganya lain lagi?, lalu bunga saya mana?.


" Bunga yang tadi sudah di buang nona, dan ini gantinya.

__ADS_1


" Mba buang kemana bunga itu?". Gea langsung kesal. Mendengar suara berisik Bara melihatnya dari atas.


" Maaf nona sudah di bawa sama mang sampah".


" Mba kenapa gak nanya saya dulu??".


" Saya yang menyuruhnya!". Saut Bara dari atas balkon. Gea langsung melihatnya ke atas.


Gea tidak bicara apa-apa, dia langsung diam mematung memandangi bunga lili yang Bara bawa.


Bara segera masuk ke dalam kamarnya. Gea mendengus kesal.


Di tempat lainnya. Aksan melihat Karisa berdiri di pinggir balkon flatnya.


Aksan cepat-cepat turun dari mobil lalu naik ke atas. Karisa tau Aksan sedang naik ke atas ia pura² sedih dan ingin lompat.


" Risa!, kamu apa-apaan sih!!". Aksan bicara sambil menghampirinya.


" Aku mau bunuh diri!!". Ancamannya.


" Saya akan turun, tapi kamu harus janji??". Ancam Karisa.


" Apa?, saya harus apa?".


" Jauhi gadis itu Aksan!". Aksan langsung diam tidak menjawabnya. Karisa makin kesal melihat Aksan hanya diam.


" Baik, selamat tinggal Aksan". Aksan melotot mendengarnya.


" Risa!, saya janji saya akan menuruti semua keinginan kamu, asal kamu turun!" . Pinta Aksan. Mendengar Aksan bicara seperti itu karisa senang.


" Kamu janji?".


" Iya". Dengan lemas Aksan mengulurkan tangannya. Karisa langsung senang dan langsung turun. Karisa memeluk Aksan dengan erat.

__ADS_1


" Aku sayang banget sama kamu". Aksan tidak membalas memeluknya.


Malam harinya.


Bara menuruni tangga, iya melihat jam di dindingnya pukul 11 malam.


Bara menyalakan tv nya, namun iya penasaran ingin melihat Gea di kamarnya. iya langsung ke kamar Gea, Bara takut kalau Gea masih kebangun dan salah paham kepadanya.


"Apa alasan aku kalau dia belum tidur dan sampai nanya. Bara bicara sendiri.


Tangannya memegangi handle pintu. Perlahan Bara membuka pintunya. di hatinya ada rasa takut.


Namun ketika iya melihat Gea sedang memeluk guling, Bara tau kalau Gea sudah tidur. Bara mulai mendekatinya dan melihat ke wajahnya. matanya rapat itu tandanya Gea sudah terlelap.


Cukup lama Bara memandangi wajahnya, ingin sekali di hatinya menyentuh wajahnya namun ragu. Bara mengurungkan niatnya. tampa Bara sadari Bara terseyum senang.


******


Paginya.


Gea kebangun dan langsung menggeliat. Iya langsung teriak melihat Bara tidur di sampingnya.


Bara segera menutup mulutnya dengan tangan. " Cabe!!" ujarnya. Gea sangat terkejut melihat Bara tidur di sampingnya.


Perlahan Bara mulai melepaskan tangannya dari mulut Gea" Tuan kenapa anda tidur di kamarku?" Gea mengecek pakaiannya masih utuh. Bara segera menekan keningnya dengan telunjuk tangan " Kamu pikir aku apa?. Ucap Bara lalu turun dari ranjangnya.


Bara segera keluar dari kamar Gea. Bara menengok kebelakang ke arah Gea yang sedang panik. lalu Bara tersenyum senang. Hari yang menyenangkan. ucap Bara seraya melangkahkan kakinya menuju ke atas.


Gea merasa kesal dengan sikap Bara yang tidak menjawab pertanyaannya. Gea segera bangun dan langsung mandi.


Bara hanya senyum ² sendiri sambil memegangi bibirnya dan tertawa senang sambil bercermin di depan wastafel.


...***********...

__ADS_1


Bersambung Jika suka tolong bantu like dan VOTE 🤗🤗🤗🤗🤗


__ADS_2