
Sarah takut jika ia keluar melihat Aksan sedih mendengar Gea akan menunda pernikahannya, ia memilih diam di dalam kamar untuk sementara waktu.
Gea melihat Aksan sudah duduk di kursinya, asistennya menarik kursi untuknya. " Ayo sayang kamu makan yang banyak agar kondisimu pulih kembali" Gea terdiam melihat Aksan tidak makan. " Apa kamu tidak suka sama masakannya?” Gea menggelengkan kepalanya.
" Aku akan makan jika kamu makan juga!. Mendengar Gea berkata seperti itu Aksan diam lalu menyuruh pelayanan mengambilkan makanan untuknya.
Suasana hening.
Selesai makan. ” Ai aku ingin bicara 4 mata?" Aksan mengangguk dan menyuruh asistennya pergi.
” Aku takut kamu akan menunda pernikahan ini, aku takut!. Batin Aksan.
" Ai, aku ingin besok pagi kita menikah bisa kan?" Aksan melongo mendengarnya. " Setelah menikah aku dan kamu merawat tuan sama-sama sampai dia sembuh, apa kamu setuju?" mendengarnya Aksan langsung tersenyum. Ia segera berdiri Gea dan Aksan saling berpelukan.
" Terimakasih sayang!, aku akan lakukan apapun demi kamu!. Gea merasa lega mendengarnya.
__ADS_1
Sarah terseyum melihatnya. " Aku bahagia melihat kalian bahagia, aku akan menyiapkan semuanya untuk besok. Gea dan Aksan melihat ke arah Sarah.
” Ai, kita menikah sederhana dulu, setelah tuan sembuh total kita melangsungkan resepsi pernikahannya!. Aksan setuju lalu menciumnya dengan lembut. Sarah buru-buru pergi.
” Sayang aku bahagia mendengarnya, aku pikir kamu akan meninggalkan aku!. Gea merasa sedih jika tadi ia menundanya gimana perasaan Aksan, mungkin saja ia akan menangis.
Aksan mengumpulkan semua orang di ruang tengah sembari menggenggam tangan Gea. " Karena saya sedang bahagia, kalian akan mendapatkan bonus dua kali lipat, dan kalian harus mempersiapkan semuanya malam ini juga. karena besok pagi kami akan menikah!. Ujar Aksan sembari menatap ke arah Gea.
Semuanya merasa bahagia mendengarnya. " Siap tuan muda!. Semuanya serentak bicara. " Tunggu apa lagi kalian bisa melakukan dari sekarang" Kata Aksan.
Semuanya langsung bubar. " Sayang aku akan pesankan gaun untuk mu besok pagi. Kamu istrhat dulu di dalam kamar dulu ia. Gea mengangguk. Aksan mengantarkan Gea ke dalam kamar. " Love you" Bisiknya. Gea hanya tersenyum.
Gea menahannya sekuat tenaga agar tidak sedih. " Tuan aku minta maaf, aku harus melakukan ini!. Gea buru-buru menghapus air matanya lalu bersiap untuk tidur.
Aksan menemui Sarah. " Sar" Panggilnya. Sarah menoleh dan menghentikan pekerjaannya. " Thanks ia?" Sarah terdiam sejenak sambil berpikir. " Untuk apa?” Tangannya. " Aku tadi mendengarnya” Sarah langsung diam.
__ADS_1
” Aku tidak siap jika Gea pergi dari hidupku!, kamu tau Gea lah yang sudah mengubahku seperti ini!. Sarah mendengarnya. " Ia tuan, bahagiakan dia!. Aksan mengangguk. " Itu pasti!".
Di rumah sakit Dahlan tersenyum senang mendengarnya.
" Selamat tuan muda, besok pagi kalian sah menjadi suami istri. Batin Dahlan.
Bara melihat Dahlan terseyum senang merasa penasaran. " Ada apa?, apa Gea baik-baik saja?" Tanyanya. ” Nona baik tuan, tuan muda akan menjaganya seperti menjaga nyawanya!. Bara langsung kesal mendengar jawabannya.
" Apa besok pagi dia mau ke mari?” Dahlan diam sejenak " Apa aku beri tau dia aja, tapi jika dia tau takutnya malah membuat suasana menjadi keruh. Gumam Dahlan. " Apa kou tuli!!. Mendengar Bara marah Dahlan tidak kesal karena suasana hatinya sedang senang.
" Saya tidak tau tuan!" Jawabnya. " Tolong belikan aku ponsel dan kartu!. pinta Bara. Dahlan mengangguk lalu keluar dari ruangannya.
" Maaf tuan, sampai nona dan tuan menikah saya tidak akan memberikan ponsel kepada anda. Gumam Dahlan.
Bara teringat dengan Gea, hatinya mulai gusar. " Aku belum siap kehilangan kamu Gea dan aku putuskan akan mengambil mu darinya". batin Bara.
__ADS_1
******
Bersambung jika suka tolong bantu like dan VOTE terimakasih 🤗